fbpx

Mengapa Jadi Sulit Berkonsentrasi Selama Pandemi COVID-19?

Sudah berapa lama kita berada di rumah saja dan menjalani perkuliahan daring? Merasa tak punya motivasi dan sulit berkonsentrasi menjadi permasalahan utama selama pandemi COVID-19. Apakah ada penjelasan yang spesifik mengapa kita jadi sulit berkonsentrasi selama pandemi?

Emosi negatif melingkupi diri kita

Sumber: pexels.com

Salah satu penjelasan utama mengenai mengapa jadi sulit berkonsentrasi berhubungan dengan emosi yang kita rasakan. Ketika kita memiliki emosi negatif, terkadang emosi tersebut mengambil alih pikiran kita. Hal ini menyebabkan kita terus merasa kurang nyaman saat melakukan suatu hal dan pada akhirnya konsentrasi kita pun terpecah.

Pada otak manusia, amigdala akan cepat teraktivasi dan merespons stimuli sosial yang dibawa oleh emosi negatif. Di masa pandemi seperti ini, rasa takut dan cemas akan sering menghampiri. Hal ini menjadikan pemikiran-pemikiran negatif menjadi sulit dihindari.

Ketidakpastian yang disebabkan oleh pandemi COVID-19 memang membuat semua orang tidak tahu harus berbuat apa. Sulitnya mengetahui keadaan telah aman atau tidak, seberapa besar kemungkinan tertular, dan lainnya menjadi concern sebagain besar orang.

Bagaimana cara untuk lebih fokus saat menjalani kuliah daring?

Sumber: pexels.com

Menjalani perkuliahan daring bagi beberapa orang memang tidak mudah. Emosi negatif lebih mudah menghinggapi dan membuat seseorang tidak bisa fokus. Akan tetapi, bukan berarti seseorang tidak bisa berusaha untuk memfokuskan diri.

Salah satu hal yang bisa kamu lakukan adalah berusaha mengalihkan emosi negatifmu. Luangkan waktu untuk istirahat sejenak di sela-sela perkuliahanmu. Kamu juga bisa tetap menjalin komunikasi dengan temanmu untuk meredakan emosi negatif yang kamu miliki.

Kemudian, kamu harus mampu untuk mencari motivasi dalam menjalani perkuliahan secara daring. Tentu, motivasi seseorang akan berbeda-beda. Carilah motivasi kuat yang bisa meyakinkan kamu untuk menyelesaikan seluruh perkuliahan tanpa sia-sia.

Kita memang tidak tahu sampai kapan kita harus menjalani perkuliahan secara daring. Akan tetapi, bukan berarti kita sekadar membiarkan kesulitan kita untuk fokus saat pandemi. Maka dari itu, tetaplah semangat, Kawan Rantau.

Apapun yang kamu kerjakan sekarang, pada akhirnya akan menuntun kamu pada masa depan kamu nantinya. Jadi, tetaplah berusaha sebaik mungkin.

Baca juga hal-hal yang bisa kamu lakukan ketika kesulitan mengikuti perkuliahan daring.

For Your Information

Apakah wajar kita mengalami gejala cemas dan panik saat pandemi?

Sangat wajar, Kawan Rantau. Terus berada di rumah ditambah dengan membaca berbagai berita yang kurang menyenangkan bisa menyebabkan hal itu terjadi.

Mengapa kita sulit berkonsterasi selama pandemi?

Kamu bisa membaca jawabannya di artikel berikut ini.

Ingin mengetahui cerita lain di Worldwide?