10 Kota Paling Multikultur di Dunia

Jakarta merupakan kota besar dengan warga penduduk yang mempunyai latar belakang beragam. Tetapi terdapat 10 kota lainnya di dunia ini yang tidak kalah bahkan lebih multikultur dibandingkan Ibukota kita. Apa saja kotanya? Simak daftar berikut:

10. Amsterdam

Terkenal sebagai kota yang ramah terhadap imigran dan pencari suaka, Amsterdam merupakan kota terbesar Belanda. Dengan kira-kira 178 kultur budaya yang berbeda, kamu bisa bertemu warga yang belum bisa berbicara bahasa belanda (banyak murid Indonesia di Belanda tidak bisa berbicara Belanda).

9. London

Seperti Amsterdam, London merupakan kota terbesar di Inggris. Dari India, Jamaica sampai Ghana, kamu bisa ketemu orang dari berbagai belahan dunia. Kira-kira satu per tiga warga London lahir di luar negeri. Terdapat sekitar 200 bahasa yang digunakan, ini bisa dilihat dari berbagai jenis makanan yang kamu bisa cicipi di jalanan kota London.

8. Los Angeles

Terletak di California Selatan, warga Los Angeles berasal dari sekitar 140 negara yang berbeda, dengan 86 bahasa yang berbeda. Dengan peraturan imigran yang terbuka, tempat ini populer bagi orang yang ingin mempunyai kehidupan baru di Amerika Serikat. Bisa dilihat saja dari tata kotanya dengan komunitas seperti Koreatown, Little Tokyo, Boyle Heights (warga Latino), Chinatown dan lainnya.

7. Paris

Walaupun imigrasi sedang menjadi bahan pembicaraan yang hot di Perancis, tidak bisa dipungkiri jika Paris mempunyai salah satu komunitas yang paling multikultural di dunia. Sebuah survey independen menempatkan warga negara asing yang tinggal di Paris sekitar 14%-20%, dengan majoritas residen bersasal dari luar Uni Eropa. Contohnya adalah Belleville, sebuah komunitas multikultural dengan etnis Asia, Afrika dan Yahudi.

6. New York

Salah satu kota paling metropolitan dan yang sering masuk film-film, New York sungguh merupakan melting pot dunia. Daerah Queens memiliki populasi paling beragam dengan warga yang berasal dari India, Korea dan Brazil. Pada tahun 2017, dilaporankan bahwa Queens merupakan tempat dengan berbagai bahasa yang paling banyak diucapkan di seluruh dunia. New York juga membuka kantor dengan program khusus untuk mengurus imigran yang baru pindah ke kota ini.

5. San Francisco

Sebuah kota lain di California, San Francisco lebih kecil dibandingkan beberapa kota yang telah disebutkan, tetapi sama kosmopolitannya juga. Banyak imigran yang berasal dari China. Negara lain termasuk Jerman, Italia, Meksiko dan India. Salah satu pesta paling heboh adalah perayaan festival dan parade Tahun Baru Imlek.

4. Sao Paulo

Terletak di timur selatan Brasil, Sao Paulo, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sampa oleh penduduk lokal, adalah salah satu kota paling multikultural di Amerika Selatan. Ini disebabkan dengan gelombang imigrasi pada tahun 1870. Dari Italia hingga Lebanon, banyak negara datang ke kota ini yang juga bisa di lihat dari kuliner, lingkunan dan agama yang bervariasi. Kamu bisa ke Bela Vista untuk merasakan suasana Italia atau ke Liberdade yang merupakan komunitas Jepang.

3. Singapura

Buat kamu yang pernah berlibur ke Singapura, pasti bisa melihat sendiri keragaman negara tetangga ini. Walaupun majoritas residen kota ini merupakan keturunan China, banyak etnik grup lainnya seperti Melayu, India, dan Eurasia. Ada juga minoritas kecil penduduk asal Amerika Serikat, Kanada dan dari beberapa negara Eropa. Singapura mempunyai 4 bahasa resmi: Inggris, Melayu, Mandarin dan Tamil.

2. Sydney

Kota yang terletak di tepi pantai timur Australia, Sydney mempunyai 250 bahasa yang diucapkanmulai dari Vietnam, Filipina, Italia dan berbagai macam lokasi internasional. Salah satu event adalah Living in Harmony, festival satu bulan yang merayakan warisan multikultur kota tersebut dengan berbagai macam acara dan festival.

1. Toronto

Dengan hampir setengah populasi Toronto lahir di luar negeri, kota ini seringkali disebut sebagai kota paling multikultur di dunia. Terletak di Kanada, kota ini mempunyai 200 etnis dan 140 bahasa yang diucapkan. Terdapat orang dari Inggris, Irlandia, China dan Italia. Komunitas lebih kecil ada dari Belanda, Nepal dan Romania. Kota ini juga banyak komunitas internasional seperti Chinatown, Greektown, Roncesvalles Village (Polandia), Little Italy dan Little India.