Bosan dengan Perkotaan, 3 Desa Bak Negeri Dongeng Ini Wajib Kamu Kunjungi!

Siapa di antara kamu yang waktu kecil-sampai sekarang-masih suka membaca atau mendengarkan dongeng?

Dongeng bagi sebagian orang memang meninggalkan daya magis tersendiri di dalam imajinasi. Baik itu yang diceritakan orang lain, ada di buku, atau melalui film. Hutan yang teduh, peraiaran yang jernih, susunan rumah yang hangat, perbukitan yang hijau, dan nuansa alam indah lainnya seringkali menjadi tempat yang digambarkan di dalam dongeng. Tapi, tahu ga, kalau ternyata tempat-tempat tersebut bisa ditemukan di dunia nyata lho!

Mari kita intip satu-persatu Fairytale Destinations ini!

1. Menikmati gemerlapnya Inggris dari sisi yang berbeda – English Countryside, The Cotswolds.

Sumber: McCarthy & Stone

Rangkaian perbukitan yang membentang sepanjang 145 km di barat daya dan tengah Inggris melewati Gloucestershire, Oxfordshire, Wiltshire, Somerset, Worcestershire, dan Warwickshire seringkali dijuluki Area of Outstanding Natural Beauty karena keindahannya yang sudah masyur semenjak 300 tahun silam.

Dilansir dari thecitysidewalks, The Cotswolds didominasi dengan kota tua bersejarah, pedesaan dengan ragam bangunan batu bewarna coklat kekuningan, kawasan perkebunan, serta ternak domba penghasil wool kualitas bagus semenjak abad pertengahan ini patut kamu masukkan ke dalam daftar perjalanan. Kapan lagi kan menikmati pedesaan di pinggiran Inggris yang terkenal indah ini?

2. Rother ob der Tauber, kota dengan nuansa abad pertengahan.

Sumber: glocke-rothenburg.de

Kota yang dijuluki paling romantis seantero Jerman ini terletak di wilayah Franken, di negara bagian Bayern atau Bavaria, di dekat sungai Tauber. Tembok dan gerbang batu kuno serta jalan bebatuan menambah kesan abad pertengahan di kota ini. Ada enam gerbang masuk menuju Rothenburg odT, Burgtor, Galgentor, Klingentor, Kobolzeller Tor, Roedertor, dan Spitaltor.

Rumah-rumah khas abad pertengahan dibangun dengan kayu penyangga beraneka warna yang berjejer rapi di sepanjang gang, museum sejarah, serta beberapa café dan toko souvenir yang dibangun dengan gaya abad pertengahan juga.

3. Menyusuri warna-warni keindahan desa Itali kuno di sepanjang Cinque Terre.

Sumber: Calgary Herald

Cinque Terre merupakan kawasan yang terdiri dari lima desa di sepanjang pantai Riviera Italia dan sudah terdaftar sebagai salah satu situs warisan dunia UNESCO. Saking tenangnya, pedesaan di tebing Riviera ini hingga tahun 1960-an hampir tidak dikenali oleh turis karena moda transportasi yang diandalkan hanya perahu.

Desa-desa ini akan membawa kamu ke Itali di masa lalu. Ada Monterosso, desa paling utara, capuran kota kuno dan modern dengan kawasan perhotelan yang memadai untuk para turis. Vernazza yang terkenal dengan bangunan rumah warna-warninya, Corniglia yang disebut-sebut sebagai desa paling tenang dan kecil, Manarola dengan pemandangan matahari tenggelam yang paling indah, dan menikmati selsar pantai di desa paling selatan, Riomaggiore.

Kira-kira, dari tiga destinasi di atas, desa mana yang akan kamu kunjungi terlebih dahulu?