fbpx

Universitas di Manchester Alihkan Perkuliahan Menjadi Daring Akibat COVID-19

Dua universitas besar di Manchester putuskan untuk mengalihkan perkuliahan menjadi daring setelah melaporkan adanya lebih dari 1.600 kasus COVID-19 yang terjadi. 

Sejak 21 September 2020, University of Manchester melaporkan adanya 1.061 kasus positif di wilayah kampusnya. Dua puluh orang di antaranya merupakan staf.

Di sisi lain, Manchester Metropolitan University melaporkan adanya 544 kasus pada 14-27 September. Tiga belas staf juga termasuk ke dalam angka tersebut. Pihak Manchester Metropolitan menyatakan akan segera mengumumkan jumlah terbaru minggu ini.

Keputusan bersama

University of Manchester alihkan perkuliahan menjadi daring akibat meningkatnya kasus COVID-19.
University of Manchester. Sumber: commons.wikimedia.org

Akhirnya, kedua universitas bertemu dengan otoritas kesehatan umum dan juga Pemerintah Kota Manchester. Hal ini dilakukan setelah jumlah kasus COVID-19 di kedua wilayah kampus tersebut meningkat secara signifikan.

Dalam sebuah pernyataan bersama, dikatakan sejumlah hal sebagai berikut, “Hasilnya, kami setuju untuk meningkatkan tingkat pembelajaran daring untuk kebanyakan program dan akan mulai berjalan pada Rabu, 7 Oktober 2020. Perubahan ini akan berlaku hingga 30 Oktober 2020.”

“Kampus kami tetap terbuka dan kami akan terus memastikan supaya seluruh aktivitas di kampus dapat berjalan seaman mungkin. Kami akan terus mendukung staf dan para mahasiswa.”

Pembelajaran tatap muka hanya akan dilakukan untuk program profesional dan terakreditasi, pembelajaran di laboratorium, dan pengajaran berbasis praktik.

Tanggapan pemerintah

David Regarn selaku direktur dari dinas kesehatan Manchester menyatakan, “Ini adalah hal paling tepat yang dapat kita lakukan dan mendukung upaya untuk mengurangi kemungkinan infeksi lebih lanjut. Pelaksanaan perkuliahan daring lebih banyak dapat melindungi staf, mahasiswa, dan juga komunitas yang lebih luas. Hal ini merupakan suatu hal yang kita inginkan dan butuhkan.”

Pemerintah Kota Manchester menyatakan bahwa telah terdapat 2.740 kasus COVID-19 baru per 1 Oktober 2020. Kebanyakan, penderita berada dalam rentang usia 17-21 tahun.  Saat ini, kasus di Manchester mencapai lebih dari 500 per 100.000 orang.

University of Sheffield juga mengambil langkah yang sama

Mengambil langkah yang sama dengan Manchester, University of Sheffield juga jalankan perkuliahan daring.
University of Sheffield. Sumber: sophiawellbelovedpoetry.wordpress.com

Di sisi lain, University of Sheffield juga melaporkan adanya 589 kasus. Hal ini mendorong University of Sheffield untuk memindahkan perkuliahan menjadi daring dari 9-10 Oktober 2020.

Juru bicara dari University of Sheffield menyampaikan pernyataan sebagai berikut: “Sebagai respons terhadap meningkatnya kasus COVID-19 di Sheffield, para pelajar disarankan untuk menjalani isolasi mandiri. Kami telah mengambil langkah pencegahan dengan menunda sementara pembelajaran tatap muka (kecuali untuk pembelajaran klinis) antara 9 sampai 18 Oktober. Pembelajaran tatap muka akan kembali dilaksanakan pada 19 Oktober 2020.

“Keselamatan dari para pelajar dan staf menjadi prioritas utama kami dan kami akan terus meninjau aturan keamanan dan metode pengajaran yang ada untuk tetap sesuai dengan aturan keamanan dan kesehatan.”

Pada waktu yang sama, universitas-universitas di Inggris menerbitkan checklist untuk memastikan bahwa mereka secara tepat mendukung para mahasiswa untuk melakukan isolasi mandiri. Hal ini berarti memastikan akses makanan dan kebutuhan personal selama isolasi. Kemudian, diharapkan pula adanya teknologi yang memadai untuk menjalani perkuliahan daring, tentunya hal ini diharapkan dapat dipenuhi di seluruh wilayah, termasuk di Manchester.

Baca juga meningkatnya kasus COVID-19 di lingkungan universitas Inggris akibat pesta ilegal.

For Your Information

Mengapa perkuliahan di Manchester dialihkan menjadi daring?

Hal ini disbebakan oleh meningkatnya jumlah kasus COVID-19 di wilayah tersebut.

Apa tanggapan dari pemerintah setempat?

Temukan jawabannya di artikel ini.

Ingin mengetahui cerita lain di Manchester?