fbpx

Sejumlah Universitas di Amerika Putuskan Memotong Biaya Perkuliahan

Setidaknya terdapat dua puluhan universitas di Amerika yang memutuskan untuk memotong biaya perkuliahan, khususnya untuk semester musim gugur. Hal ini sebagai upaya pihak universitas dalam mencari jalan tengah antara ketidakpuasan para siswa, nilai-nilai pendidikan, dan risiko finansial selama pandemi COVID-19.

Pemotongan sekitar 10-15%

Princeton University. Sumber: princeton.edu

Pemotongan biaya perkuliahan ini mencapai sekitar 10-15%. Kabar baiknya, universitas yang termasuk ke dalamnya terdiri dari berbagai institusi, mulai dari universitas negeri, swasta, bahkan Ivy Leagues.

Princeton University menyatakan bahwa pihaknya akan mengurangi biaya perkuliahan dari $53.890 menjadi $48.501. Bagi Princeton, pemotongan ini merupakan bentuk komitmen Princeton untuk menyediakan pendidikan yang terjangkau bagi seluruh siswa. Apalagi, pada saat-saat yang penuh ketidakpastian sekarang ini.

Sebelumnya, para mahasiswa di Amerika Serikat bersatu dan mengajukan lebih dari 100 gugatan hukum secara nasional. Hal ini juga dilengkapi dengan sejumlah petisi yang mengungkapkan bahwa pihak universitas telah gagal memberikan kualitas dan manfaat terbaik saat menjalankan perkuliahan daring.

Pengurangan terbesar di University of Maryland Baltimore County 

UMBC. Sumber: pinterest.com

Dari seluruh universitas yang ada, UMBC merupakan universitas dengan pengurangan biaya terbesar. Setidaknya, pengurangan biaya perkuliahan yang dilakukan oleh UMBC mencapai 22% untuk semester musim gugur.

Sayangnya, pengurangan tersebut berakibat pada sejumlah fasilitas yang menjadi tidak bisa dinikmati oleh mahasiswa. Sebagai contoh, para mahasiswa di UMBC tidak akan bisa mendapat layanan parkir dan fasilitas untuk kegiatan ekstrakurikuler.

Sejak sebelum COVID-19 melanda, UMBC telah mengembangkan teknologi yang berguna untuk melacak progres setiap mahasiswa. Dengan adanya pandemi ini, staf pengajar UMBC menyatakan bahwa pihaknya akan mengadopsi model perkuliahan daring menggunakan teknologi yang serupa.

Sebelumnya, banyak universitas yang berniat untuk membuka kembali kampus pada semester musim gugur ini. Akan tetapi, pada akhirnya niat tersebut diurungkan karena upaya pemerintah Amerika Serikat yang tidak memuaskan dalam menanggulangi pandemi.

Selain sejumlah universitas yang memotong biaya perkuliahan, universitas lainnya di Amerika menjamin tidak akan ada penaikan biaya perkuliahan untuk beberapa tahun ke depannya. Kemudian, ada juga universitas yang melakukan penilaian individu terhadap masing-masing mahasiswa untuk menentukan besaran biaya yang dibayarkan.

Pandemi COVID-19 ini memang berimbas ke berbagai lini, Kawan Rantau. Pertimbangkan baik-baik apabila kamu bermaksud untuk melanjutkan kuliah di tengah pandemi ini, ya. Semangat!

Baca juga keputusan universitas di Korea Selatan yang akan mengembalikan sebagian biaya perkuliahan.

For Your Information

Mengapa universitas di Amerika putuskan untuk memotong biaya perkuliahan?

Hal ini sebagai upaya pihak universitas dalam mencari jalan tengah antara ketidakpuasan para siswa, nilai-nilai pendidikan, dan risiko finansial selama pandemi COVID-19.

Seberapa besar pemotongan yang dilakukan?

Sekitar 10-15%, Kawan Rantau.

Apakah pemotongan ini berlaku di semua universitas di Amerika?

Tidak semua, Kawan Rantau. Selengkapnya dapat kamu baca di artikel ini.

Ingin mengetahui cerita lain di Baltimore?