fbpx

Oxford Centre for Islamic Studies, Belajar Islam di Inggris

Belajar tentang suatu perkembangan agama Islam tidak melulu di negara mayoritas muslim. Kamu dapat mempelajarinya di Oxford Centre for Islamic Studies, Inggris. Ada beasiswanya juga, loh!

Oxford Centre for Islamic Studies atau disebut dengan Pusat Studi Islam Oxford adalah pusat independen yang diakui dari Universitas Oxford. Pusat pembelajaran ini didirikan pada tahun 1985 untuk mendorong studi ilmiah tentang Islam dan dunia Islam.

Sumber: http://www.oxcis.ac.uk/

Tempat ini menyediakan titik pertemuan bagi dunia pembelajaran Barat dan Islam. Di dalam Oxford, jurusan ini berkontribusi pada studi multi-disiplin dan lintas-disiplin dari dunia Islam, sementara di luar Oxford, banyak jaringan kontak akademik internasional yang siap untuk diajak berdiskusi. Keren, kan!

Beasiswa Oxford Centre for Islamic Studies (OCIS)

Sumber: unsplash.com

Pusat Studi Islam Oxford membuka jalur pendaftaran melalui beasiswa Oxford Centre for Islamic Studies (OCIS) untuk jenjang full-time Master dan DPhil Courses. Beasiswa ini tergolong penuh 100% dengan cakupan di antaranya yakni biaya kursus dan hibah untuk biaya hidup minimal £ 15.009.

Beasiswa dari universitas bergengsi di dunia ini biasa dibuka saat akhir hingga awal tahun, yakni sekitar Desember hingga Januari. Lalu, beasiswa ini memiliki masa berlaku yang berbeda, tergantung jurusan yang didaftarkan.

Persyaratan Umum

Sumber: Pexels.com
  • Warga lokal Inggris dan dari komunitas Muslim (dengan preferensi diberikan kepada mereka yang berasal dari keluarga yang kurang beruntung secara finansial).
  • Masyarakat internasional yang memiliki banyak penduduk muslim dan biasanya tinggal di salah satu negara di Asia dan Afrika. Indonesia termasuk salah satunya.
  • Awardee harus kembali ke negara asal setelah menyelesaikan kuliah.
  • Panitia beasiswa OCIS akan menilai kemampuan para pendaftar berdasarkan prestasi akademis.
  • Awardee harus berniat untuk melakukan studi di bidang yang berasal dari atau yang relevan dengan tradisi Islam, atau yang relevan dan / atau bermanfaat bagi pengetahuan muslim. Maka dari itu, cantumkan kerangka penelitian saat mendaftar beasiswa OCIS.
  • Beasiswa ini tidak terbuka untuk kandidat yang melamar program pascasarjana atau diploma pascasarjana, kursus paruh waktu atau kursus non-matrikulasi. Ingat, beasiswa ini hanya dibuka untuk full time Master dan DPhil Courses. Lihat jurusan dan model pembelajaran di tautan ini.
  • Persyaratan dokumen kemampuan diri seperti esai dapat berbeda di setiap jurusan.
  • Bagi calon mahasiswa yang lolos seleksi beasiswa OCIS, akan tetapi keberangkatan tahun 2020-2021 ditunda atau ditangguhkan, maka tidak akan dipertimbangkan lagi dalam proses seleksi beasiswa Oxford yang akan datang. Perhatikan dengan seksama himbauan dari Universitas Oxford mengenai pelaksanaan kuliah di tengah pandemi Covid-19.

Pedoman Mendaftar Beasiswa Oxford Centre for Islamic Studies (OCIS)

Sumber: Pexels.com

Supaya kamu menjadi bagian kandidat terpilih, maka lakukan langkah-langkah di bawah ini saat mendaftar:

  • Ketika cek jurusan, pilih full time, lalu course level Master’s atau Doctoral, kemudian masukkan kata kunci ‘Oxford Islamic Centre’. Gulirkan kursor ke bawah, maka kamu akan menemukan beragam course Islam yang masuk ke Faculty of Oriental Studies. Bagi Doctoral, pilih Theology and Religion yang masuk ke Faculty of Theology and Religion.
  • Centang kotak untuk Oxford Centre for Islamic Studies (Pusat Beasiswa Studi Islam Oxford) di bagian Beasiswa Universitas Oxford dari formulir aplikasi lulusan universitas.
  • Kirimkan dokumen pendaftaran untuk studi pascasarjana. Pada pengalaman sebelumnya, biasanya batas waktu pendaftaran ialah Januari. Lihat halaman kursus yang relevan untuk batas waktu yang berlaku untuk program studi Anda; dan
  • Lengkapi Pernyataan Pendukung Beasiswa Pusat Studi Islam Oxford (OCIS Supporting Document) dan unggah bersamaan dengan formulir serta dokumen aplikasi pascasarjana atau doktoral sesuai batas waktu yang ditentukan.

Himbauan Universitas Oxford di Tengah Pandemi Covid-19

Sumber: Pexels.com

Inggris menjadi negara kedua dengan korban Corona Virus terbanyak di dunia. Hal ini tentu saja memiliki dampak yang sedikit atau banyak terhadap mahasiswa internasional atau calon awardee yang telah lolos seleksi beasiswa. Dalam menjawab beragam pertanyaan, Universitas Oxford telah membuat ulasan jelas di situs resminya. Ada dua bagian, yakni Coronavirus (COVID-19): advice for applicants and offer holders dan sub page Coronavirus (COVID-19): advice and support for students.

Dilansir melalui situs resminya, pihak universitas berkomitmen penuh untuk memberikan pengalaman akademik yang luar biasa kepada siswa nya dengan tetap mempertahankan keselamatan dan kesejahteraan seluruh komunitas Oxford.

Pengajaran tatap muka dan pengawasan penelitian akan dilengkapi dengan aktivitas online berkualitas tinggi jika diperlukan. Kuliah daring akan disampaikan oleh staf akademik terkemuka di dunia. Pihak Oxford University sekaligus memanfaatkan sumber daya yang sangat kaya yang tersedia melalui perguruan tinggi, laboratorium, perpustakaan, dan koleksi penelitian dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Pengaturan untuk pengajaran dan / atau penelitian akan disesuaikan pada kondisi yang berlaku pada saat itu dan selalu memprioritaskan kesehatan serta keselamatan siswa dan staf.

Unduh Dokumen di Sini!

Itulah informasi mengenai jurusan Islamic Studies di Oxford serta beasiswanya. Kini, kamu dapat memperluas wawasan agama Islam di universitas bergengsi di dunia. Bagikan informasi bermanfaat ini ke temanmu, ya!

For Your Information

Apa itu Oxford Centre for Islamic Studies?

Oxford Centre for Islamic Studies atau disebut dengan Pusat Studi Islam Oxford adalah Pusat Independen yang diakui dari Universitas Oxford. Didirikan pada tahun 1985 untuk mendorong studi ilmiah tentang Islam dan dunia Islam.

Apakah ada beasiswa untuk jurusan keagamaan di Universitas Oxford?

Pusat Studi Islam Oxford membuka jalur pendaftaran melalui beasiswa penuh Oxford Centre for Islamic Studies (OCIS) untuk jenjang full-time Master dan DPhil Courses.

Apa yang dipelajari di Oxford Centre for Islamic Studies?

Tempat ini menyediakan titik pertemuan bagi dunia pembelajaran Barat dan Islam. Di dalam Oxford, jurusan ini berkontribusi pada studi multi-disiplin dan lintas-disiplin dari dunia Islam, sementara di luar Oxford, perannya diperkuat oleh jaringan kontak akademik internasional.

Apa saja Jurusan Islam di Oxford Centre for Islamic Studies?

Ada beberapa jurusan Islam yang tergabung di Faculty of Oriental Studies untuk jenjang master, sedangkan bagi doktoral jurusan agama masuk ke Faculty of Theology and Religion.

Ingin mengetahui cerita lain di London?