fbpx

Mengupas Tuntas Jurusan PPE: Philosophy, Politics & Economics

Banyak pelajar Indonesia yang memutuskan untuk mengambil jurusan Philosophy, Politics & Economic (PPE) di universitas ternama di luar negeri. Memangnya, apa sih yang dipelajari di jurusan ini? Apakah kamu akan mempelajari 3 bidang ilmu itu secara bersamaan ketika kamu menjalani kuliah?

Berikut penjelasan mengenai jurusan yang satu ini.

Apa itu Jurusan Philosophy, Politics & Economics (PPE)?

anakrantau-jurusan-ppe
University of Oxford. Sumber: unsplash.com

Philosophy, Politics & Economics (PPE) merupakan jurusan untuk jenjang sarjana maupun pasca sarjana dengan mengombinasikan ketiga disiplin ilmu tersebut. Institusi pertama yang menawarkan jurusan PPE adalah University of Oxford pada tahun 1920.

Kala itu, diyakini bahwa dengan mempelajari pemikiran sosial, politik, maupun filsafat modern dapat menghasilkan efek transformatif pada kehidupan masing-masing individu. Alhasil, diharapkan juga akan berdampak pada masyarakat secara keseluruhan.

Ketika kamu berkuliah di jurusan ini, maka kamu diperbolehkan untuk memilih jalur mana yang kamu inginkan. Di Oxford, kamu bisa memilih dua peminatan di akhir tahun pertama, atau bahkan lanjut untuk mempelajari ketiganya.

Pada tahun 1980-an, University of York mulai membuka jurusan PPE-nya sendiri. Diikuti oleh King’s College London, University of Warwick, dan juga University of Manchester. Sedangkan, di Amerika Serikat, ada dua universitas Ivy Leagues yang menawarkan jurusan ini, yakni University of Pennsylvania dan Yale University.

Apa yang dipelajari?

anakrantau-jurusan-ppe-3.jpg
Sumber: oxbridgeprograms.com

Berdasarkan pemaparan di atas, jelas bahwa jurusan PPE ini melihat bahwa untuk mengkaji fenomena sosial dibutuhkan suatu pendekatan yang terdiri dari berbagai kerangka analisis. Kajian filsafat dianggap penting karena kajian ini dapat membekali siswa dengan kemampuan bernalar secara logis.

Kemudian, kajian politik dibutuhkan untuk memahami tata kelola yang ada di masyarakat. Nantinya, diharapkan siswa dapat berkontribusi untuk memecahkan masalah melalui serangkaian aksi kolektif. Terakhir, kajian ekonomi menjadi vital karena di dunia yang modern ini, banyak kebijakan-kebijakan politik yang mempengaruhi keadaan ekonomi, begitu pula sebaliknya.

Universitas yang tawarkan jurusan PPE

Selain universitas-universitas yang telah disebutkan di atas, ternyata jurusan PPE ini juga ditawarkan oleh universitas-universitas di negara lain, lho. Sebagai contoh, di Kanada, kamu bisa mempelajari jurusan ini di Queen’s University dan University of Western Ontario.

Australian National University, University of Adelaide, dan University of Otago bisa menjadi pilihan kalau kamu ingin mempelajari jurusan ini di Kawasan Oseania. Kemudian, kalau kamu ingin mempelajarinya dengan perspektif Asia, maka kamu bisa memilih National University of Singapore (NUS), Tsinghua University, maupun Waseda University.

Bagaimana dengan karir?

Setelah lulus dari jurusan PPE, kamu tidak perlu khawatir karena PPE akan memberikan persiapan yang baik untuk banyak sekali jenis pekerjaan. Kebanyakan, para lulusan PPE akan bekerja di bidang perbankan dan keuangan, politik, jurnalistik, hukum, pekerja sosial, akuntansi, manajemen bisnis, maupun pemerintahan.

anakrantau-jurusan-ppe-2.jpg
Malala Yousafzai dan murid lainnya di PPE, University of Oxford. Sumber: standard.co.uk

Jurusan PPE ini nyatanya memang berhasil menghasilkan nama-nama besar seperti Aung San Suu Kyi, David Cameron, Benazir Bhutto, dan juga Tony Abbott. Untuk jurusan PPE dari University of Oxford sendiri, mereka mendapatkan perhatian lebih lanjut pada tahun 2017 karena peraih Novel Perdamaian, Malala Yousafzai berhasil mendapatkan tempat di jurusan ini.

Itulah hal-hal yang harus kamu tahu tentang jurusan Philosophy, Politics, and Economics (PPE). Jurusan ini memang sangat unik dan akan memberikan kamu perspektif yang tidak biasa ketika mengkaji suatu fenomena sosial yang terjadi. Sangat menarik, bukan?

For Your Information

Apa yang dimaksud dengan jurusan PPE?

Philosophy, Politics & Economics (PPE) merupakan jurusan untuk jenjang sarjana maupun pasca sarjana dengan mengombinasikan ketiga disiplin ilmu tersebut. Institusi pertama yang menawarkan jurusan PPE adalah University of Oxford pada tahun 1920.

Apa yang akan saya pelajari di jurusan PPE?

Berdasarkan pemaparan di atas, jelas bahwa jurusan PPE ini melihat bahwa untuk mengkaji fenomena sosial dibutuhkan suatu pendekatan yang terdiri dari berbagai kerangka analisis, mulai dari filsafat, politik, hingga ekonomi.

Apa yang bisa saya lakukan dengan kuliah jurusan PPE?

Baca artikel ini untuk menemukan jawabannya.

Ingin mengetahui cerita lain di London?