fbpx

Kisah Mahasiswa PhD yang Lakukan Sidang Disertasi Secara Daring

Pandemi COVID-19 tak hanya berdampak pada pelaksanaan perkuliahan yang berubah menjadi pembelajaran jarak jauh. Pelaksanaan ujian serta sidang akhir pun juga dilaksanakan secara daring. Nah, berikut sejumlah kisah mahasiswa PhD yang lakukan sidang disertasi daring untuk pertama kalinya di berbagai universitas.

Xie Wenwen, Tsinghua University

Sumber: twitter.com/Tsinghua_Uni

Salah satu universitas yang pertama kali menggelar sidang disertasi pertama kali secara daring adalah Tsinghua University, yakni pada 29 Februari 2020. Universitas terbaik di China ini menggelar sidang disertasi daring untuk Xie Wenwen. Xie merupakan mahasiswa PhD di School of Aerospace Engineering.

Xie Wenwen menjalani sidang disertasinya dari kota asalnya di Shanxi. Sidang tersebut melibatkan lima orang profesor dari Tsinghua University, Peking University, dan Nanjing University of Aeronautics & Astronautics.

Anjali Bisaria, Stanford University

Sumber: news.stanford.edu/Anjali Bisaria

Pada 17 Maret 2020, Anjali Bisaria salah satu mahasiswa PhD Stanford University menjalani sidang disertasinya melalui video conference. Pertemuan daring tersebut diikuti oleh kurang-lebih 60 orang, mulai dari pembimbing, teman, hingga keluarga.

“Tentu saya agak khawatir,” ujar Bisaria. “Saya khawatir upaya saya dalam menampilkan presentasi tidak bisa berjalan dengan maksimal karena kemungkinan adanya gangguan jaringan”.

Selama kuliah, Bisaria mendalami kajian kimia dan sistem biologi di Stanford School of Medicine. Ia juga merupakan anggota dari Tobias Meyer Lab.

Samineh Bagheri, Universiteit Leiden

Sumber: universiteitleiden.nl

Samineh Bagheri menjadi kandidat PhD pertama yang melakukan sidang disertasi daring di Universiteit Leiden. Sidang tersebut dilaksanakan pada 8 April 2020. Duduk di belakang komputer, Samineh siap menjawab pertanyaan dari peguji.

“Semuanya mengalami lockdown, jadi saya beruntung bisa menyewa ruang konferensi di TH Köln, tempat saya bekerja. Jaringan internet di sini jauh lebih baik daripada di rumah,” ujar Samineh melalui akun instagram resmi Universiteit Leiden.

Sidang daring selama 45 menit tersebut ditutup dengan ucapan selamat kepada Samineh. Membuat kue sendiri menjadi salah satu agenda Samineh untuk merayakan kelulusannya.

Pada akhirnya, para mahasiswa ini enggan membiarkan pandemi COVID-19 menunda kelulusan mereka. Kalau kamu sendiri bagaimana, Kawan Rantau? Bagaimana kabar perkuliahanmu sejauh ini?

Baca juga sejumlah universitas tangguhkan persyaratan tes SAT/ACT untuk tahun ajaran 2020/2021.

For Your Information

Apakah pandemi COVID-19 berdampak pada kelulusan mahasiswa?

Tentu akan berdampak. Akan tetapi, pelaksanaan sidang secara daring dipilih supaya kelulusan tetap dapat berjalan.

Apakah universitas di luar negeri menyelenggarakan sidang secara daring?

Kalau kamu ingin tahu jawabannya, silakan baca artikel berikut ini.

Ingin mengetahui cerita lain di Beijing?