fbpx

Kesadaran Keadilan Ras Dorong Universitas Mengubah Nama Gedung Kampusnya

Dewasa ini, kesadaran akan keadilan ras telah banyak berkembang di universitas. Hal ini mendorong sejumlah universitas mengubah nama gedung di wilayah kampusnya untuk menghargai para golongan minoritas, seperti warga kulit hitam dan lainnya. Berikut merupakan sejumlah universitas yang mengubah nama gedung kampus mereka sebagai bentuk penghargaan terhadap keadilan ras.

Indiana University

Kesadaran keadilan ras universitas - Indiana University
Sumber: abcnews.go.com

Pada awal Oktober 2020, dewan pengurus dari Indiana University menyetujui penghapusan nama David Starr Jordan dari salah satu gedung Biologi di universitas tersebut. Jordan sendiri merupakan rektor ke-7 dari IU dan terkenal akan upayanya dalam mengembangangkan penelitian. Sayangnya, ada sisi gelap dari peninggalan Jordan.

“David Starr Jordan merupakan pemimpin dari gerakan eugenika,” ujar Alexandra Minna Stern, profesor dari University of Michigan. “Ia terlibat dalam sejumlah organisasi kunci yang meletakkan eugenika dalam pemetaan ilmiah dan profesional.”

Eugenika sendiri pada dasarnya dapat diartikan sebagai konsep tentang upaya perbaikan mutu spesies manusia dengan perkawinan selektif di antara orang-orang dengan ciri genetik tertentu yang dianggap bagus. Konsep ini jugalah yang pernah digunakan oleh Pasukan Nazi untuk membenarkan tindakan holocaust. 

Karena peran Jordan yang cukup signifikan tersebut lah, maka pada akhirnya nama Jordan dihapus dari gedung biologi IU. Tidak hanya itu, nama Jordan juga dihapuskan dari tempat parkir dan juga nama sungai, yang sering disebut sebagai Campus River.

Stanford University

Sumber: universitytour.blogspot.com

Sama seperti IU, Stanford University juga akan mengubah nama sejumlah gedung mereka yang memakai nama David Starr Jordan. Stanford juga berkomitmen akan memberikan pandangan yang lebih lengkap mengenai sejarah kompleks dari Jordan yang tidak hanya terkenal sebagai pendiri Stanford, tapi juga kepemimpinannya dalam mempromosikan Eugenika.

Kemudian, Stanford University juga akan merelokasi patung dari mentor Jordan, Louis Agassiz, yang berada di depan Jordan Hall.

Keputusan ini merupakan tindakan lanjutan dari perbincangan antar dewan pengurus Stanford pada musim panas ini. Sejumlah rekomendasi diajukan oleh Rektor Marc Tessier-Lavigne, mulai dari menghapuskan nama Jordan dari sejumlah gedung dan bangunan di Stanford, pemindahan patung Agassiz, hingga memberikan informasi selengkapnya mengenai sejarah Jordan di Stanford.

Columbia University

Kesadaran keadilan ras universitas -  Columbia University
Sumber: forum.skyscraperpage.com

Kemudian, pada bulan Agustus 2020, Columbia University mengeluarkan pemberitahuan mengenai penggantian nama asrama mahasiswa kedokteran yang sebelumnya dinamakan sebagai Bard Hall. Nama tersebut pada dasarnya didedikasikan untuk Samuel Bard, seorang dokter dari George Washington dan pendiri dari Vagelos College of Physicians and Surgeons dari Columbia University.

Pada dasarnya, Bard memiliki banyak sekali kontribusi terhadap dunia kedokteran. Ia merupakan pioner di bidang kebidanan dan perawatan difteri. Akan tetapi, ternyata Bard juga memiliki masa lalu yang cukup gelap. Ia juga pernah memiliki budak yang tercatat dalam sensus pertama tahun 1790.

Columbia University menyatakan bahwa mereka memahami perlunya pembentukan lingkungan, baik secara simbolik maupun fisik, yang nyaman untuk ditinggali. Maka dari itu, mereka memutuskan untuk mengganti nama gedung asrama tersebut.

University College London

Sumber: medics.cs.ucl.ac.uk

Sebelumnya, pada bulan Juni 2020, University College London memutuskan untuk mengganti nama gedung perkuliahan yang sebelumnya menggunakan nama Francis Galton dan Karl Pearson.

Pada 19 Juni 2020, UCL mengumumkan bahwa Galton Lecture Theater akan berganti nama menjadi Lecture Theatre 115, Pearson Lecture Theater berganti nama menjadi Lecture Theatre G22, dan Pearson Building menjadi North-West Wing.

Penggantian nama tersebut berhubungan dengan peran Galton dan Pearson dalam isu eugenika. Bahkan, Francis Galton merupakan orang pertama yang menggunakan terminologi eugenika. 

Profesor Michael Arthur sebagai rektor dari UCL menyatakan bahwa tindakan ini merupakan langkah penting bagi universitas untuk menyadari hubungan historis dengan gerakan eugenika. Ia menambahkan bahwa sejarah yang bermasalah dapat memberikan dampak yang signifikan bagi komunitas yang ada. Hal ini dapat mempengaruhi kehidupan dari para staf maupun pelajar.

Princeton University

Kesadaran keadilan ras universitas - Princeton University
Sumber: wikimedia.org

Kemudian, pada bulan Juli 2020, Princeton University memutuskan untuk menghapus nama Woodrow Wilson dari School of Public Policy mereka. Hal ini disebabkan oleh adanya pemikiran dan kebijakan rasis yang pernah diambil oleh Woodrow Wilson pada masa pemerintahannya.

Dengan menghapus nama Wilson, maka sekolah kebijakan publik Princeton akan berganti nama menjadi Princeton School of Public and International Affairs. Mulanya, penggunaan nama Wilson telah menjadi perhatian dari mahasiswa sejak tahun 2019. Hal tersebut kemudian tersuarakan dalam pertemuan dewan pengawas Princeton dan berakhir dengan keputusan untuk menghapuskan nama Wilson dari Princeton.

Pada dasarnya, dewasa ini berbagai universitas di dunia semakin menyadari pentingnya keadilan ras. Mengambil langkah untuk mengubah nama sejumlah tokoh yang memiliki sisi hitam dalam bidang ras bisa menjadi upaya universitas meningkatkan kesadaran akan pentingnya keadilan ras. 

Baca juga mengapa menangani isu rasisme harus menjadi prioritas dari universitas.

For Your Information

Apa akibat meningkatnya kesadaran keadilan ras di universitas?

Banyak universitas yang mengubah nama gedung-gedung kampus yang sebelumnya didedikasikan untuk sejumlah tokoh tertentu.

Universitas mana saja yang mengubah nama gedung mereka?

Temukan jawaban lengkapnya di artikel ini.

Ingin mengetahui cerita lain di California?