fbpx

Kenaikan Kasus COVID-19 di Lingkungan Universitas Inggris Akibat Pesta Ilegal

Para siswa di sejumlah universitas di Inggris harus menjalani isolasi mandiri karena adanya kenaikan kasus COVID-19. Kenaikan kasus tersebut disebabkan oleh pengadaan pesta penyambutan mahasiswa baru secara ilegal yang dilakukan oleh para mahasiswa.

Tidak hanya satu universitas

Kenaikan kasus COVID-19 di lingkungan universitas di Inggris
Sumber: scotsman.com

Dilansir dari The Guardian, setidaknya ada tujuh universitas di Inggris yang menghadapi kenaikan kasus COVID-19 di antara para mahasiswa. Empat mahasiswa di University of St. Andrews terkonfirmasi positif dan 40 lainnya sedang menjalani isolasi setelah melakukan pesta ilegal di salah satu asrama kampus seminggu sebelumnya.

Kemudian, terdapat kasus lainnya pula di universitas lain, seperti Edinburgh Napier, Glasgow, Stirling, Oxford Brookes, Bath, dan Manchester Metropolitan. DIkhawatirkan, kenaikan jumlah kasus COVID-19 ini terus meningkat kala para mahasiswa betul-betul telah sampai di kampus dan memulai semester baru.

Keadaan serupa sebelumnya telah dialami oleh universitas-universitas yang ada di Skotlandia. Awal semester baru di Skotlandia memang relatif lebih cepat dibandingkan dengan institusi Inggris lainnya. Akan tetapi, para pimpinan universitas telah mengupayakan untuk menekankan jumlah infeksi dan menerapkan aturan yang cukup restriktif bagi para mahasiswa.

Pesta ilegal

Kenaikan kasus COVID-19 di lingkungan universitas di Inggris
Sumber: filmdaily.co

Dalam satu pernyataan yang dikeluarkan oleh University of St. Andrew, disebutkan bahwa kasus COVID-19 baru ini memang berhubungan dengan penyelenggaraan pesta di salah satu asrama kampus. Lebih dari 40 mahasiswa sekarang ini dipaksa untuk melakukan isolasi secara mandiri. 

Secara fakta tentu penyelenggaraan pesta tersebut telah melanggar hukum dan juga aturan kesehatan yang dibuat oleh University of St. Andrew. Akan tetapi, yang harus digarisbawahi adalah, insiden tersebut memberikan konsekuensi bagi seluruh pihak.

Keadaan serupa juga terjadi di Edinburgh Napier University. Laporan terakhir menyebutkan bahwa setidaknya ada 20 kasus positif yang telah dilaporkan. Penyebabnya pun sama, yakni pengadaan pesta penyambutan mahasiswa baru secara ilegal.

Di universitas lainnya, seperti Glasgow University terdapat sembilan kasus positif dan sejumlah mahasiswa di Manchester Metropolitan University (MMU) diminta untuk melakukan isolasi mandiri setelah terdapat kasus terkonfirmasi di Kampus Birley.

Sebelumnya, The Manchester Evening News melaporkan terdapat pesta yang melibatkan 100 siswa pada minggu sebelumnya. Hal ini mengakibatkan terjadinya penyebaran kasus COVID-19.

Insiden di atas pada akhirnya mendorong pihak pimpinan universitas semakin mengetatkan aturan yang ada. Sosialisasi secara menyeluruh mengenai risiko penyebaran COVID-19 pun harus terus digalakkan kepada mahasiswa. Dengan demikian, anjuran supaya perkuliahan dilakukan secara daring terus ditekankan.

“Setiap harinya, pemerintah dan pimpinan universitas harus saling bahu-membahu dalam mencegah datangnya gelombang kedua dari COVID-19. Maka dari itu, hal ini bukanlah tentang perkara bisnis saja,” ujar Jo Grady, Sekretaris Jenderal dari university and College Union.

Baca juga informasi mengenai kesulitan pelajar internasional yang ingin masuk ke Inggris.

For Your Information

Megapa terjadi kenaikan kasus COVID-19 di Inggris?

Hal ini disebbakan oleh adanya pesta penyambutan mahasiswa baru yang diadakan di lingkungan kampus.

Apa langkah yang diambil oleh otoritas terkait untuk menghadapi insiden ini?

Yang pasti, para mahasiswa diminta untuk melakukan isolasi mandiri. Selengkapnya dapat kamu baca di artikel ini.

Ingin mengetahui cerita lain di Glasgow?