fbpx

Apa Sebetulnya Perbedaan Antara PhD dan Program Doktor?

Dear, Kawan Rantau. Tidak ada salahnya untuk menempuh pendidikan dan mendapatkan gelar setinggi-tingginya. Termasuk dengan menempuh pendidikan pascasarjana. Akan tetapi, terkadang ada beberapa orang yang belum memahami perbedaan antara PhD dan program Doktor. Maka dari itu, dalam artikel ini, kami akan membahas lebih lanjut mengenai perbedaan dari keduanya.

Apa itu PhD?

Perbedaan PhD dan program doktor
Sumber: gsas.columbia.edu

Pada dasarnya, Program PhD merupakan program pascasarjana yang bisa diambil selama tiga sampai empat tahun. Untuk program paruh waktu, kamu bisa menyelesaikan program ini dalam waktu enam sampai tujuh tahun.

PhD merupakan kependekan dari Doctor of Philospohy. Gelar yang satu ini merupakan gelar akademis yang berfokus pada penelitian asli, analisis data, dan juga evaluasi teori.

Tiap tahunnya, banyak akademis yang menempuh gelar ini dalam rangka memeunhi persyaratan mendasar untuk berkarir di bidang akademis.

Salah satu persyaratan utama untuk bisa mendapatkan PhD adalah penciptaan pengetahuan baru. Dengan bekerja secara langsung dengan pembimbing, maka mahasiswa PhD akan diminta untuk melakukan penelitian secara independen.

Pelaksanaan perkuliahan program PHD akan berbeda-beda. Ada sejumlah program yang meminta kamu untuk terlibat dalam penelitian, tapi ada pula yang meminta kamu mengajar mahasiswa sarjana.

Akan tetapi kamu tidak perlu khawatir. Ada banyak sekali bidang yang dapat ditempuh dalam program PhD, mulai dari ilmu agrikultur, kedokteran gigi, hingga biologi evolusi.

Apabila kamu tertarik untuk melanjutkan kuliah untuk mendapatkan gelar PhD, maka banyak institusi yang mensyaratkan kamu memiliki gelar magister dan juga sarjana sebelumnya. Pada dasarnya untuk program doktoral persyaratan tersebut juga serupa. Akan tetapi, beberapa intitusi terkadang ada yang tidak menerapkan persyaratan tersebut.

Apa itu program Doktor?

Perbedaan PhD dan program doktor
Sumber: northeastern.edu

Program doktor merupakan jenjang yang lebh berfokus pada subjek yang vokasional seperti kedokteran, pendidikan, dan juga teknik.

Dibandingkan berfokus pada penelitian yang lebih berat, program doktor ini lebih merujuk pada pengajaran dan didesain untuk para pekerja progesional di sektor publik maupun privat.

Maka dari itu, banyak para pekerja profesional yang memiliki pengalaman praktis lebih memilih untuk menempuh program Doktor.

Format penempuhan program Doktor akan berbeda dengan PhD karena kamu akan diharapkan mempelari sejumlah modul tertentu dan mengikuti pelatihan penelitian.

Sejumlah program Doktor profesional yang biasa diambil adalah, Doctor of Business Administration (DBA), Doctor of Education (EdD). Doctor of Nursing Practice (DNP), dan Doctor of Public Health (DrPH).

Apabila kamu telah menyelesaikan masa perkuliahan dalam program ini, maka kamu akan mendapat gelar “Dr.” atau doktor.

Demikianlah ulasan kami mengenai perbedaan antara PhD dan Program Doktor. Semoga bisa membantu kamu ke depannya, Kawan Rantau.

Baca juga perbedaan dari jurusan kedokteran dan kesehatan masyarakat.

For Your Information

Apa itu Program PhD?

PhD merupakan kependekan dari Doctor of Philospohy. Gelar yang satu ini merupakan gelar akademis yang berfokus pada penelitian asli, analisis data, dan juga evaluasi teori.

Apa itu Program Doktor?

Program doktor merupakan jenjang yang lebh berfokus pada subjek yang vokasional seperti kedokteran, pendidikan, dan juga teknik

Apa perbedaan dari PhD dan Program Doktor?

Baca pembahasan lengkapnya di artikel berikut ini.

Ingin mengetahui cerita lain di Worldwide?