fbpx

Apa Perbedaan dari Jurusan Sosiologi dan Pekerja Sosial?

Halo, Anak Rantau! Apakah kamu sering memperhatikan jurusan-jurusan yang ditawarkan di Fakultas Ilmu Sosial di universitas luar negeri? Terkadang, mereka akan menawarkan jurusan Sosiologi dan Pekerja Sosial (Social Worker). Akan tetapi, apa sih sebetulnya perbedaan jurusan sosiologi dan pekerja sosial? Bukankah keduanya sama-sama mempelajari tentang manusia?

Berikut merupakan sedikit penjelasan mengenai keduanya.

Apa yang dipelajari di jurusan Sosiologi dan Pekerja Sosial?

anakrantau-jurusan-sosiologi-pekerja-sosial-2.jpg
Sumber: unsplash.com

Meskipun memiliki fokus kajian yang sama, pada dasarnya Sosiologi dan Pekerja Sosial memang dua disiplin ilmu yang berbeda. Jurusan Sosiologi akan lebih berfokus pada pemahaman tentang interaksi manusia dan melihat perbedaan dari kelompok dan budaya. Dapat dibilang bahwa Sosiologi merupakan bagian teoretik yang perlu kamu pelajari dan terapkan sebagai pekerja sosial. Teori sosial, statistika, perbandingan politik, hingga antropologi menjadi beberapa mata kuliah yang harus kamu dalami ketika berkuliah di jurusan Sosiologi.

Sedangkan, Pekerja sosial lebih banyak berhubungan dengan pemaknaan dan penemuan metode baru yang dapat mempengaruhi tinkah laku serta interaksi manusia. Hal ini ditujukan untuk menyelesaikan masalah yang ditemui.

anakrantau-jurusan-sosiologi-pekerja-sosial-3.jpg
Sumber: unsplash.com

Kerap kali, jurusan Pekerja Sosial salah diartikan sebagai Sosiologi terapan. Padahal, kajian dalam jurusan ini lebih banyak bermain pada masalah-masalah individu dan isu-isu seperti, anak muda dan kesehatan mental; perkembangan anak; kemiskinan; pengembangan komunitas, dan lainnya. Tak hera apabila jurusan Pekerja Sosial akan banyak menggabungkan pengetahuan dari berbagai disiplin ilmu, termasuk psikologi, ekonomi, sosiologi, dan juga etika.

Dengan begitu uniknya kedua jurusan ini, lalu di manakah universitas terbaik untuk mempelajari masing-masing jurusan?

Jurusan-jurusan Sosiologi Terbaik di Dunia

Menurut QS World University Rankings by Subject 2019, Harvard University masih menjadi universitas terbaik bagimu untuk mempelajari Sosiologi. Harvard menjadi satu-satunya universitas yang mencapai nilai sempurna di 3 dari 4 indikator yang ada. Berikut merupakan 10 universitas yang menawarkan jurusan Sosiologi terbaik sedunia.

anakrantau-sosiologi-dan-pekerja-sosial.jpg
Sumber: cisomag.com
  1. Harvard University
  2. University of Oxford
  3. University of California Berkeley (UCB)
  4. The London School of Economics and Political Science (LSE)
  5. Stanford University
  6. University of California, Los Angeles (UCLA)
  7. University of Cambridge
  8. University of Chicago
  9. Yale University
  10. The Australian National University (ANU)

Untuk di ANU sendiri, disiplin ilmu Sosiologi memang telah menjadi salah satu pilar akademik sejak ANU berdiri. Ketika kamu berkuliah di The ANU School of Sociology, maka kamu akan mendapatkan berbagai macam pembahasan menarik dalam teori sosial, budaya, dan feminis; pendidikan; kesehatan; sosiologi digital; risiko dan konsumsi; serta metode penelitian sosial.

Jurusan-jurusan Pekerja Sosial terbaik di dunia

Mempelajari disiplin ilmu pekerja sosial dapat kamu lakukan di mana saja. Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada menjadi beberapa negara tujuan favorit bagi para pelajar yang ingin mendalami ilmu ini. Berikut merupakan beberapa universitas yang menawarkan jurusan Pekerja Sosial terbaik di dunia.

anakrantau-jurusan-sosiologi-pekerja-sosial.jpg
University of Georgia. Sumber: pinterest.com
  1. Rutgers University
  2. University of Georgia
  3. New York University
  4. University of California Berkeley (UCB)
  5. The University of Edinburgh
  6. The University of Nottingham
  7. Curtin University
  8. University of New South Wales
  9. University of Toronto
  10. York University

Nah, apabila kamu sudah menyelesaikan studimu, maka jenjang karir yang akan kamu temui pun berbeda. Apabila kamu merupakan lulusan jurusan Sosiologi, maka kamu bisa menjadi dosen, peneliti sosial, maupun development officer. Sedangkan, apabila kamu menempuh jurusan Pekerja Sosial, maka kamu bisa menjadi pekerja sosial, pekerja pendukug keluarga, atau bahkan terapis.

Itulah perbedaan antara jurusan Sosiologi dan Pekerja Sosial. Menarik bukan untuk dipelajari lebih lanjut?