4 Langkah Berikut, Bantu Kalian Temukan Universitas Impian di Luar Negeri

Jika membayangkan suatu saat bisa bersekolah, khususnya melanjutkan kuliah di luar negeri, kira-kira kalian ingin berkuliah di kampus apa? Oxford, Harvard, atau Stanford University? Eh, jadi ingat sama Maudy Ayunda, duh.

Berbagai negara memiliki kampus atau universitas yang beragam dengan program jurusan yang tidak sedikit. Tak heran, pemilihan universitas yang tepat bagi kalian merupakan tantangan yang membingungkan. Kampus yang tepat menentukan bagaimana sebuah ilmu disampaikan, diproses, dan membentuk pola pikir kalian ke depan nantinya. Tidak bisa sembarangan apalagi seperti membeli kucing dalam karung.

Kepada pembaca semua, dilansir dari youtuber-Refaldo Fanther-menyampaikan beberapa tips dan hal-hal yang harus kalian pertimbangkan dalam rangka pemilihan kampus yang tepat. Yuk, kita bahas!

4. Pastikan jurusan yang ingin kalian ambil sesuai dengan minat dan potensi yang ada

Dalam menyusun perencanaan untuk melanjutkan studi ke luar negeri tentunya kalian harus segera memutuskan jurusan apa yang akan digeluti nantinya. Misalnya, ketika S1 kalian menempuh jurusan Hubungan Internasional maka untuk melanjutkan studi ke jenjang S2 kalian harus memiliki gambaran tujuan ke depannya seperti apa. Bisa saja nanti kalian memutuskan untuk fokus kepada Studi Pembangunan.

Pilihlah jurusan dengan tepat sesuai dengan tujuan, ambisi, dan target yang ingin diperoleh ke depannya.

3. Perhatikan rangking dan akreditasi kampus di luar negeri berdasarkan sumber yang terpercaya

Rangking dan akreditasi kampus akan menentukan fasilitas, pengajar, sarana dan prasarana, serta kompetensi yang dimiliki oleh mahasiswa dan alumnusnya. Daftar rangking dan akreditasi kampus ini dapat kalian cek melalui website topuniversities.com. Meski tak sepenuhnya, namun hal ini juga menentukan bagaimana ilmu dan pengetahuan serta penelitian yang akan dilakukan nantinya.

2. Pengajar yang memiliki keahlian tertentu atau penelitian yang sudah diakui

Di dalam website universitas biasanya tersaji info yang lengkap terkait pengajar di semua jurusan. Di sini kalian bisa menentukan pengajar seperti apa yang diinginkan dan dibutuhkan. Biasanya informasi tersaji berupa latar belakang pendidikan, bidang keilmuan utama, jurnal atau buku yang telah diterbitkan, serta penelitian-penelitian yang telah dilakukan.

1. Tulislah list kampus yang diinginkan jika sudah melalui tiga hal di atas

Setelah beberapa langkah di atas, kalian boleh menyususn 10 daftar kampus yang akan menjadi bahan pertimbangan. Dari 10 tersebut, difokuskan menjadi dua atau tiga yang pasti akan kalian kirimi berkas pendaftaran untuk diajukan mengikuti tes. Tak harus sama, kampus dapat dipilih dari berbagai negara yang berbeda. 

Menentukan pilihan jurusan dan kampus tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. Carilah informasi sebanyak-banyaknya, baik dari media internet atau orang-orang dekat yang sudah berpengalaman. Semangat ya, walaupun jalan tidak pernah mudah sebenarnya ☺