4 Tips Sukses Menimba Ilmu di Bidang STEM

Bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) merupakan kelompok bidang yang menjadi tonggak utama perkembangan peradaban dari dahulu. Mulai dari revolusi industri penemuan mesin uap, roket yang bisa mengantar manusia ke bulan, sampai kepada penemuan internet yang bisa membawamu untuk membaca tulisan ini.

Berkecimpung di bidang STEM berarti mau untuk belajar secara logis dengan segala proses yang ada. Bagi kamu yang mau masuk ke jurusan kuliah yang berkisar di bidang STEM, ada setidaknya 4 hal yang perlu kamu lakukan agar berhasil:

1. Belajar untuk Berpikir Secara Sistematis

Jawaban dari segala permasalahan di bidang STEM tidak bisa muncul begitu saja secara tiba-tiba apalagi dalam bentuk opini. Semua permasalahan harus dijawab melalui serangkaian proses berpikir yang baik. Proses berpikir yang baik itu berarti jawaban yang runtut. Artinya dalam menjelaskan suatu fenomena kita perlu mengamati serangkaian kejadian yang mungkin pernah terjadi sebelumnya untuk mendapatkan pola di masa depan. 

Berpikir sistematis juga  berarti harus berpikir holistik, artinya berpikir dengan memperimbangkan jawaban dari segala sisi/angle. Misalnya dalam kasus kemacetan kita tidak bisa hanya menyalahkan angkot yang berhenti tiba-tiba di samping jalan, tetapi kita juga harus mempertimbangkan berapa lebar jalannya, seberapa besar tarikan orang-orang yang datang ke tempat itu, bahkan sampai mengetahui preferensi berpergian masing-masing individu.

2. Paham Substansi

Jika kamu berkeinginan menjadi seorang arsitek, maka kamu harus mulai mengarahkan perhatian kamu untuk hal-hal yang berkaitan dengan desain. Sudah saatnya kamu mengganti bahan bacaan kamu dari novel-novel remaja jadi majalah-majalah tentang bangunan yang memiliki arsitektural yang luar biasa. Mulailah kebiasaan untuk mengetahui topik yang ingin kamu dalami, jika kamu ingin menjadi seorang sarjana dari jurusan teknik kelautan, mulailah menonton video TedTalk tentang pelabuhan. Pendidikan saat ini tidak hanya bisa diperoleh melalui jalur konvensional, sudah saatnya kamu juga berinisiatif mencari ilmu pengetahuan tersebut.

4. Cakap dalam Mengoperasikan Hal Teknis

Keilmuan STEM membutuhkan orang-orang yang bisa mengoperasikan program komputasi dari ilmu yang dipelajari. Contohnya seorang sarjana teknik sipil harus bisa merancang jembatan dari komputer yang dimiliki, tidak lagi melalui pulpen dan kertas. Atau jika kamu ingin menjadi seorang sarjana di bidang perencanaan tata kota maka kamu harus bisa mengoperasikan program pemetaan dengan mahir. Tidak semua keahlian itu diajarkan di kelas nantinya, oleh karena itu kamu sudah harus mulai mencoba memahami bagaimana mengoperasikan program yang kamu butuhkan.

4. Mencari Peluang Kolaborasi

Walaupun banyak waktu orang-orang di bidang STEM dihabiskan sendiri untuk meneliti, kamu perlu untuk berkolaborasi dengan teman-teman satu keilmuan yang lain. Tujuannya untuk saling berbagi pertanyaan dan jawaban satu sama lain. Kalau kamu baru masuk kampus, jalan ini bisa kamu dapatkan dengan mengikuti himpunan jurusan. Nantinya tidak hanya kamu diajarkan skill untuk berorganisasi, tetapi juga materi keilmuan yang berdampak kepada masyarakat. 

Jadi jika kamu memang ingin menimba ilmu di bidang STEM, pastikan kamu benar-benar bersiap mulai dari pola berpikir, ketertarikan terhadap topik yang kamu inginkan, keahlian teknis yang dibutuhkan, dan kemauan untuk berjejaring dengan orang lain yang tinggi.