Cara Pemuda Asal Pekanbaru Dapat Kerja Di Google Amerika

Di Indonesia terdapat banyak ‘expat’ luar negeri yang bekerja di perusahaan multinasional dengan ketrampilan tinggi. Ternyata Indonesia memiliki expat di luar negeri yang kontribusi ketrampilannya ke perusahaan-perusahaan besar di dunia. Contohnya Hamdanil Rasyid, pemuda asal Pekanbaru, Riau yang bekerja di kantor pusat Google di Mountain View, Amerika Serikat.

Hamdanil bercerita tentang pengalamannya bekerja di Google selamat 5 tahun.”Saya sekarang di tim payments. Beli sesuatu di Google kan usernya bayar tuh, nah yang bikin sistem pembayaran dari tim saya,” katanya.

“Proyeknya ganti-ganti, karena produk Google kan nambah terus. Juga kalau ada negara baru di mana produk diluncurkan,” tambah Hamdanil yang sebelumnya bekerja di sebuah perusahaan di Singapura ini.

Kisah Hamdanil

Ketika kecil, Hamdanil telah menang beberapa olimpiade kimia nasional dan internasional. Ketika masuk kuliah, Hamdanil bercerita kalau dia memang suka bila dihadapkan dengan berbagai rumus dan kalkulasi dibidang kimia, tetapi tidak begitu suka tahap praktek. Maka dari itu Hamdanil memutuskan untuk mengambil komputer sains dan ternyata menyukai bidang tersebut.

“Memang suka di bidang ini, dan yang enak di Google ini sistem manajemennya santai. Nggak terlalu diatur, modelnya obyektif kamu apa, kira-kira kapan selesai, perlu kolaborasi sama siapa,” terangnya.

Cara Kerja

Seperti sudah disebutkan, banyak yang ingin bekerja di Google, yang diterima sangat sedikit. “Kalau di bidang IT, interview mereka lumayan ketat. Jadi kayak pelajaran algoritma, pelajaran structure yang di kuliah itu dia bakal mengajukan pertanyaan yang sulit banget,”

Ujian Aplikasi Kerja

“Jadi ketika saya mau interview itu rasanya seperti mau ujian lagi. Istilahnya itu seperti soal ujian semester dengan tingkat paling tinggi,”.

Mengingat tingkat kesulitannya, Hamdanil sangat serius ketika mempersiapkan diri mengikuti ujian masuk Google. Hasilnya pun memuaskan, dia bisa menjadi satu dari sedikit orang Indonesia yang bekerja di Google.

“Jadi saya belajar dulu. Setiap weekend saya minjem buku buat belajar. Karena kalau nggak gitu nggak bakal bisa jawab. Soal-soal ilmu komputernya tingkat tinggi,” imbuh Hamdanil. 

Kerja di Google

Sehari-harinya, Hamdanil pulang pergi ke kantor Google kebanyakan memakai sepeda. Atau mobil jika tidak sedang macet. Setahun sekali, tak lupa ia pulang ke Indonesia menjumpai keluarganya. Biasanya saat Lebaran, ia mengambil cuti sekitar sebulan.

Untuk mengetahui proses pengalaman wawancara lengkapnya, simak video dibawah ini!