3 Alasan Perempuan Harus Berkecimpung di Bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Math)

Sumber: glamour

STEM merupakan singkatan dari Science, Technology, Engineering, dan Mathematics. Di Indonesia sendiri kita lebih mengenal bidang ini sebagai jurusan teknik, mulai dari jurusan arsitek, teknik sipil, pertambangan, perminyakan, informatika, teknik fisik, farmasi, teknik kelautan dan bidang lainnya.

STEM merupakan bidang jurusan/pekerjaan yang populer karena bidang yang ditekuni membutuhkan pemikiran yang mumpuni, persaingan yang sengit, dan gaji besar yang menanti. Bidang STEM merupakan bidang yang banyak digeluti oleh laki-laki karena tantangan yang membutuhkan banyak waktu dan usaha.

Hanya 30% perempuan yang berkecimpung dalam dunia STEM. Hal ini utamanya disebabkan oleh stereotype dari masyarakat yang menganggap bidang ini tidak sesuai dengan perempuan dan hanya bisa dipahami oleh lelaki. Penyebab lainnya adalah minimnya informasi bahwa perempuan sebenarnya mampu dan bisa belajar di bidang STEM.

Mengapa perempuan perlu mengambil pendidikan/bekerja di bidang STEM?

1. Membawa Perspektif Wanita

Sumber: newsweek

Ada beberapa sudut pandang yang hanya bisa dimiliki oleh perempuan yang tidak dimiliki oleh laki-laki. Contoh nyatanya ketika seorang arsitek adalah seorang perempuan, maka ia akan membawa perspektif wanita dalam desain yang akan diwujudkan nantinya. Zaha Hadid merupakan arsitek perempuan pertama yang memenangkan Pritzker Architecture Prize (2004), pandangannya yang visioner dan berbeda menjadikan bangunan yang ia rancang sebagai inspirasi dan dikenal di seluruh penjuru dunia.

2. Membantu Keluarga untuk Lebih Mapan

Bekerja dan berkeluarga bukanlah hal yang saling bertolak belakang, malah sebaliknya saling mendukung. Kultur yang terbentuk di Indonesia saat ini mentabukan perempuan untuk bekerja karena kodratnya yang hanya mengurus rumah tangga. Padahal perempuan yang bekerja nantinya mampu membantu sang pasangan dalam memenuhi kebutuhan finansial, terutama jika bekerja di bidang STEM. Mengingat tingginya peluang mendapatkan gaji tinggi dalam bidang STEM hingga dua kali lipat dari pekerjaan biasa.

3. Memberikan Dampak Baik terhadap Negara dan Perusahaan

Sumber: undispatch

Perempuan yang bekerja tidak hanya memberi dampak baik terhadap keluarga tetapi juga terhadap perusahaan bahkan negara. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Mckinsey mengungkapkan semakin banyak keterlibatan perempuan di perusahaan dapat meningkatkan produktivitas perusahaan hingga 20-30%, hal ini disebabkan lingkungan kerja yang akan semakin dinamis dan menghasilkan ide-ide baru. Berdasarkan riset yang dilakukan oleh McKinsey juga, didapatkan bahwa perempuan yang bekerja dapat menaikan pendapatan negara hingga 15% pada tahun 2025.

Jadi apa yang anda tunggu lagi? Tidak ada lagi istilah yang namanya “laki-laki teknik” karena setiap perempuan juga bisa menempuh pendidikan di bidang STEM, bahkan melebihi laki-laki dalam beberapa hal. Selamat berjuang!