fbpx

Panduan Kesehatan Mental untuk Kawan Rantau Hadapi COVID-19

Penyebaran COVID-19 telah berdampak di banyak tempat di dunia. Tak dapat dihindari bahwa penyebaran virus ini menjadi salah satu sumber stres di skala global. Bagi para pelajar internasional, tentu kondisi ini mendatangkan ketidakpastian. Kemungkinan kembali ke Indonesia bisa jadi sangat kecil dan banyak halangan. Maka dari itu, berikut sejumlah panduan kesehatan mental untuk Kawan Rantau yang sedang berada di luar negeri.

Batasi membaca berita

Sumber: pexels.com

Bukan, kok. Bukannya melarang kamu membaca berita. Akan tetapi, akan lebih baik apabila kamu mampu menyaring sumber berita apa saja yang cukup terpercaya untuk kamu baca. Apalagi, di keadaan seperti ini, banyak sekali misinformasi yang terjadi.

Maka dari itu, pilihlah sumber berita yang memang terpercaya, sebagai contoh dari World Health Organization (WHO) atau dari pemerintah. Hal ini akan memungkinkan kamu untuk mendapatkan berita terbatu dan cukup reliabel.

Kemudian, untuk mengurangi tingkat stres dan juga kepanikan, kamu juga bisa mulai membatasi aksesmu terhadap media sosial. Tidak dapat dipungkiri bahwa media sosial bisa menjadi salah satu sumber misinformasi terbesar.

Kamu tidak sendirian

Sumber: pexels.com

Dengan adanya kebijakan lockdown di berbagai tempat, maka otomatis kamu tidak dapat bersosialisasi seperti biasa. Akan tetapi, hal ini bukan berarti kamu melakukan eksklusi sosial. Cobalah untuk terus berkomunikasi dengan keluarga atau temanmu melalui chat atau Skype.

Sangatlah penting untuk tetap berhubungan dengan orang lain di saat seperti ini. Berhubungan dengan orang lain bisa jadi meningkatkan mood yang kamu miliki dan mampu membantumu mengurasi rasa kesepian.

Rasa kesepian wajar terjadi di tengah kebijakan lockdown seperti ini. Apalagi bagi seorang ekstover yang membutuhkan sosialisasi. Terkadang, mereka akan merasa kelelahan saat karena tidak bisa mendapatkan energi dari bertemu dengan orang.

Buat kegiatan rutin

Sumber: pexels.com

Untuk mengurasi rasa stres, sangat disarankan bagimu untuk membuat jadwal kegiatan rutin. Di dalam daftar tersebut, kamu bisa memasukkan berbagai macam aktivitas, seperti olahraga, menonton film, membaca buku, bekerja, belajar, dan lainnya.

Dengan demikian, kamu tetap berada dalam situasi yang positif di tengah kebijakan lockdown. Coba manfaatkan waktu ini dengan baik. Bagaimanapun, kamu harus tetap menjaga kesehatan mentalmu sendiri.

Yang perlu kamu ingat adalah, kamu harus tetap berusaha untuk hidup senormal mungkin meski minim komunikasi dan interaksi. Tetap jaga kesehatan, tak hanya fisik, tapi juga mental.

Demikian sekelumit panduan untuk menjaga kesehatan mental bagimu selama masa lockdown COVID-19 berlangsung. Tetap semangat ya, Kawan Rantau.

Baca juga tentang cara melakukan social distancing yang benar.

For Your Information

Saya merasa sendirian saat kebijakan lockdown, apa yang bisa saya lakukan?

Kamu bisa menghubungi teman atau keluargamu di saat seperti ini.

Mengapa kebijakan lockdown berdampak pada pelajar internasional?

Para pelajar internasional menghadapi ketidakpastian karena tidak semua bisa kembali ke rumah masing-masing.

Apa saja panduan untuk tetap menjaga kesehatan mental selama masa lockdown?

Baca artikel ini untuk tahu jawaban lengkapnya.