fbpx

7 Negara yang Menerima Mahasiswa Tanpa Skor TOEFL dan IELTS!

Ternyata tak semua negara mewajibkan mahasiswanya untuk memiliki skor TOEFL atau IELTS agar bisa bersekolah di sana, seperti yang terjadi di Amerika Serikat atau Inggris. Bagi kamu yang belum memiliki sertifikat TOEFL atau IELTS, jangan sedih karena kamu masih bisa melajutkan sekolah dengan sertifikat bahasa di beberapa negara. Untuk itu, mari kita simak 7 negara yang menerima mahasiswa tanpa skor TOEFL dan IELTS.

Korea Selatan

Sumber: unsplash.com/@yokeboy

Di negara ini, kamu tidak harus pandai berbahasa Inggris atau memiliki sertifikat bahasa Inggris karena yang sebenarnya kamu butuhkan adalah TOPIK. TOPIK adalah tes yang digunakan untuk mengukur seberapa besar tingkat pemahamanmu terhadap bahasa Korea.

Bila kamu ingin mendaftar beasiswa ini, pastikan juga bahwa usia kamu tidak lebih dari 25 tahun untuk beasiswa S1 dan 40 tahun untuk beasiswa S2/S3. Kamu juga harus memiliki IPK minimal 3.0.

China

Sumber: unsplash.com/@linglivestolaugh

Bila kamu ingin melanjutkan studi ke China, kamu perlu memiliki sertifikat HSK (Hanyu Shuiping Kaoshi) level 6 atau mengikuti pembekalan bahasa Mandarin selama satu tahun yang diadakan oleh kampus tujuanmu.

Perancis

Sumber: unsplash.com/@heytowner

Bagi kamu yang ingin melanjutkan kuliah ke Perancis, kamu perlu memiliki sertifikat DELF atau mengikuti pembekalan bahasa Perancis selama 1 tahun untuk mengasah kemampuanmu berbahasa Perancis.

Rusia

Sumber: unsplash.com/@dotzero

Negara ini juga memberikan kesesmpatan bagi kamu yang tidak pandai berbahasa Inggris ssebab kamu akan mendapatkan kelas persiapan bahasa Rusia saat tahun perkuliahan kamu dimulai. Jadi, jangan khawatir bila kamu merasa kamu tidak jago berbahasa Rusia.

Jerman

Sumber: unsplash.com/@romankraft

Jerman merupakan salah satu negara yang diminati oleh para pemburu beasiswa mengingat biaya studinya murah karena instansi pendidikan di Jerman dibiayai oleh pemerintah setempat.

Bagi kamu yang ingin kuliah di Jerman, kamu bisa memilih kelas dengan bahasa pengantar Jerman atau kelas dengan bahasa pengantar Inggris.

Turki

Sumber: unsplash.com/@adliwahid

Calon mahasiswa di Turki akan membutuhkan sertifikat YOS yang terdiri dari tes IQ dan Matematika. Jadi, bagi kamu yang tidak memiliki sertifikat TOEFL atau IELTS yang cukup, negara Turki bisa menjadi pertimbangan bagi kamu untuk melanjutkan studi.

Malaysia

Sumber: unsplash.com/@azlanbaharudin

Kamu tidak harus memiliki sertifikat TOEFL atau IELTS untuk bisa berkuliah di Malaysia. Satu hal yang paling penting, kamu memenuhi syarat minimum IPK sebesar 3,2. Selain itu, kamu juga harus bisa menggunakan Bahasa Melayu dengan baik.

Itu dia 7 negara yang bisa kamu pertimbangkan untuk melanjutkan studi bila kamu tak memiliki sertifikat TOEFL atau IELTS.

Selain negara-negara tersebut, ada pula beberapa beasiswa yang bisa kamu lamar tanpa harus memiliki sertifikat TOEFL atau IELTS, lho! Jadi, kira-kira ke mana kamu akan melanjutkan studi?