Kamboja, Surganya Destinasi Tradisonal Nan Magis

Cambodia atau yang lebih dikenal dengan nama Kamboja barangkali belum terlalu akrab dijadikan sebagai destinasi liburan, baik yang dilakukan secara solo maupun bersama. Tetapi seiring perkembangannya, Kamboja berbenah diri terlebih semenjak maraknya istilah travel blogger dan backpacker-an muncul. Negara Kamboja mulai didatangi oleh beragam wisatawan dari berbagai negara.

Tidak kalah dengan negara Asia Tenggara lainnya, Kamboja menawarkan berbagai macam destinasi yang modern hingga kental dengan nilai sejarah dan budaya serta adat istiadat setempat. Meskipun Kamboja masuk ke dalam daftar negara yang dijuluki “Hell of Earth” atau “Neraka Dunia” sakibat dari pembantaian yang menewaskan 2 juta orang yang tak bersalah pada era rezim Khmer Merah yang menjadi nilai historikal tersendiri dalam perjalanannya sebagai sebuah negara yang bebas dan merdeka. Ada banyak tempat wisata, makanan, dan kuliner yang Kamboja tawarkan untuk kamu, pengunjunya. Di antaranya seperti yang kita ulas berikut ini.

Destinasi Wisata Legendaris; Angkor Wat

Kamu yang sering bolak-balik mempelajari destinasi wisata di berbagai negara tentu sudah tidak asing dengan yang satu ini. Tidak hanya kaya dengan nilai sejarah, Angkor Wat juga masuk ke dalam deretan monumen keagamaan terbesar di dunia. WOW!

Angkor Wat disanjung karena kemegahan dan keselarasan arsitekturnya yang merupakan perpaduan dari rancangan candi gunungan dan candi berserambi. Bidangnya dihiasi dengan relief dangkal serta sosok Dewata yang terukir pada temboknya dengan tiga undakan bangunan serambi serta dikelilingi parit sepanjang 5 km.

Penangkal Sial dari Kamboja; Tato Sak Yant

Keunikan lainnya, seni mengukir tubuhpun jadi penangkal sial bagi beberapa kepercayaan di Kamboja. Adalah Sak Yant, merupakan bagian dari tradisi suku Khmer, yang dianggap memiliki kekuatan magis yang ditorehkan pada kulit prajurit agar terhindar dari bahaya. Konon kabarnya, kulit pemilik Tato Sak Yant ini kebal dari torehan pisau atau anak panah.

Sak Yant diukir dengan berbagai desain, seperti pola geometris, fauna, atau barisan tulisan. Mengukir tubuh dengan tato Sak Yant ini tentu tidak dilakukan oleh sebarang orang. Hanya dilakukan oleh biksu dengan iring-iringan perayaan tertentu.

Jangan salah paham. Tato Sak Yant tak akan berlaku jika pemakainya tida mentataati beberapa aturan seperti dilarang berbuat jahat, mencuri, membunuh, dan lain sebagainya. Bagaimana, kamu tertarik untuk mengukir Sak Yant di tangan misalnya?

Tak Hanya di Bulan Januari, Warga Lokal Kamboja Juga Memperingati Tahun Baru di Bulan April

Setiap tanggal 13 hingga 15 April, masayarakat lokal Kamboja disibukkan dengan perayaan Chaul Chanam Thmey atau disebut jugan dengan tahun baru Khmer. Sepanjang waktu tersebut, masyarakat lokal akan membersihkan rumah, menyiapkan hidangan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Biksu, memberikan sumbangan kepada kuil, dan anak-anak akan meminkan permainan tradisional.

Setiap daerah memang memiliki festival tradisional nya masing-masing, termasuk Kamboja dengan perayaan Chaul Chanam Thmey-nya. Sudah selayaknya kamu menjadikan Kamboja sebagai salah satu destinasi wisata. Nilai sejarah, seni mengukir tubuhnya, hingga perayaan tradisional yang memiliki nilai magis. Jangan khawatir, khusus Kamboja alat alat transaksinya bisa menggunakan dollar, tidak hanya riel Kamboja.