China sedang membangun Titanic II yang akan berlayar dari Dubai pada tahun 2022

Replika kapal Inggris terkenal yang tenggelam ke laut, RMS Titanic, sekarang sedang dibangun China dengan jadwal pelayaran perdananya pada tahun 2022.

Proyek tersebut, yang dinamai “Titanic II,” bertujuan untuk menjadi replika yang tepat dari kapal orisinilnya dengan beberapa tambahan penting, seperti navigasi modern dan peralatan radar.

“Titanic II” adalah gagasan dari miliarder Australia Clive Palmer – seorang taipan pertambangan dan pemilik perusahaan pelayaran Blue Star Line – yang pertama menggagaskan ide tersebut pada 2012.

RMS Titanic merupakan kapal terbesar pada masanya dan sempat dianggap “tidak dapat tenggelam” sebelum ironisnya tenggelam juga pada malam 15 April 1912.

Insiden itu merenggut lebih dari 1.500 nyawa, dan menjadi salah satu bencana maritim paling mematikan sampai menginspirasikan beberapa adaptasi film di media.

Konstruksi “Titanic II” macet setelah konflik antara Palmer dan CITIC Limited China pada 2015. Namun, penyelesaian akhirnya dicapai pada 25 September dan pekerjaan telah berjalan kembali.

“Titanic II,” yang membutuhkan biaya pembangunan $500 juta akan menampung 835 kabin dan menampung 2.435 penumpang bersama dengan lebih dari 500 awak.

Pelayaran perdananya diharapkan mulai pada tahun 2022, dan akan berlayar dari Dubai ke Southampton sebelum mengulangi perjalanan yang sama dari Atlantik ke New York seperti pendahulunya.

© Daily Echo / Southampton

“Kapal akan mengikuti perjalanan aslinya, membawa penumpang dari Southampton ke New York, tetapi ia juga akan mengelilingi dunia, menginspirasi dan memikat orang-orang sambil menarik perhatian, intrik dan misteri yang tak tertandingi di setiap pelabuhan yang ia kunjungi,” kata Palmer mengutip CNN.

Penumpang dapat membeli tiket kelas satu, dua, dan tiga, seperti di liner aslinya. Harga belum diumumkan.

Menariknya, “Titanic II” bukan satu-satunya replika yang dibuat di China. Sebuah perusahaan swasta sedang mengerjakan “Titanic Baru,” bedanya ini akan hanya merapat di reservoir lokal untuk dijadikan sebagai objek wisata.