Cara 5 Fotografer Pro Mengambil Gambar Travel Mereka

Buat kamu yang sedang merencanakan liburan selanjutnya, ada bagusnya belajar dengan lima travel fotografer profesional untuk berbagi tips & tricks mendapatkan shot yang sempurna ketika sedang jalan-jalan.

5. Kirsten Alana

Kamera Favorit: Bagi saya, kamera favorit saya tergantung pada situasinya. Biasanya saya menggunakan full-frame Sony A7 RII, tetapi dengan lensa dan segalanya, cenderung sedikit berat. Untuk sesuatu yang lebih ringan, saya lebih suka bodi kamera Fuji atau Olympus.

Tips & tricks: Seluruh rangkaian program Adobe Lightroom, bagi saya telah menjadi game-changer terbesar dalam hal menjaga pengeditan dengan cepat ketika sedang di rumah ataupun saat bepergian. Baik Apple dan Adobe memiliki haters masing-masing, tetapi bagi saya kemitraan itu bekerja dengan mulus.

4. Jeff Bartlett

Kamera Favorit: Baru-baru ini saya meningkatkan ke Sony A7R III dan kualitasnya luar biasa. Ini adalah peningkatan yang substansial dari A7 RII, yang sebenarnya tidak saya duga. Akhirnya cocok dengan kinerja yang saya kangen sejak beralih menggunakan DSLR seperti – FPS, battery life, dan kecepatan auto-focus.

Tips & tricks: Ketika sedang di jalan, gampang sekali bagi kita untuk kewalahan dengan jumlah foto yang diambil. Saran saya untuk sisihkan sedikit waktu setiap harinya untuk mengimpor foto-foto ke Lightroom dan sortir sesuai koleksi dan delete foto-foto yang kurang baik. Menjadi teratur berarti kamu bisa mengambil laptop dan mulai ngedit foto-foto terbaikmu bila sedang di bandara Asia Tengah atau dalam kereta di Eropa. Ketika edit, cari ruangan dengan cahaya yang seimbang – jauhi jendela.

View this post on Instagram

Easy like Sunday Morning… . Leica Q

A post shared by Pete Halvorsen (@petehalvorsen) on

3. Pete Halvorsen

Kamera Favorit: Saya tukar menggunakan Leica kamera sejak 4 tahun lalu dan gak pernah ganti lagi. Dengan jumlah travel saya dan ukuran kamera/lens yang saya selalu bawa-bawa, saya sadar perlu adanya perubahan. Ukuran dan ketajaman Leica memberikan saya kemampuan untuk mempersingkat workflow dan tidak tampil seperti “tourist photographer” ketika jalan-jalan.

Ketika jalan-jalan melewati bandara, bis, kereta atau sekedar berjalan kaki keliling kota, kemampuan untuk bisa selalu siap dengan kamera sangat penting agar bisa capture momen yang tepat. Leica favorit saya adalah Q, dengan lensa 28mm yang cukup lebar untuk motret landscape tapi cukup dekat untuk foto jalanan atau portrait.

Tips & tricks: Pergi keluar kamar hotel. Saya cuma tidur 4-5 jam setiap malam ketika traveling. Segala petualangan ada di luar sana tapi kamu harus mencarinya! Saya suka edit di restoran, bar atau cafe – dikelilingi energi sangat mempengaruhi cara kita edit gambar tersebut.

Kamu juga dapat menemukan tips tempat-tempat foto atau makan karena keluar dan ngobrol dengan penduduk lokal. Back up foto-foto setiap hari. Bila hotel mempunyai wifi yang kuat, saya unggah file mentah ke Amazon Photos semalaman. Kalau engga, saya mempunyai tiga backup untuk proteksi foto-foto saya: SD Card, external hard drive, dan versi lain di iPad atau Laptop. Terakhir tips saya adalah ABC: Always Be Charging.

View this post on Instagram

Amsterdam seriously doing its thing @klm

A post shared by Charissa Fay (@charissa_fay) on

2. Charissa Fay

Kamera Favorit: Untuk kerja, saya pakai Nikon D750. Untuk personal travel, saya bawa kamera Sony A7RII mirrorless karena sangat ringan dan kecil. Di paling atas daftar beli saya adalah Nikon Z7 mirrorless, yang bisa menggantikan Sony dan menjadi backup Nikon D750 saya.

Tips & tricks: Lakukan sedikit research untuk mendapatkan gambaran destinasinya tapi setelah itu eksplorasi sendiri ke jalanan-jalanan pinggiran yang lokal. Untuk mendapatkan foto tanpa orang-orang, pergilah ketika matahari terbit. Untuk mendapatkan cerita travel yang lengkap, coba mengambil gabungan gambar landscape/cityscape, portrait, makanan, interior dan arsitektur, dan detil kecil lainnya untuk mendapatkan suasana tempat tersebut.

1. Eric Ward

Kamera Favorit: Kamera favorit saya ketika sedang bepergian adalah Sony A7 RIII dan Sony A7 III, dengan Sony RX100V, yang merupakan kamera compact untuk travel vlog.

Tips & tricks: Kapanpun saya traveling, saya selalu mengingatkan diri untuk mengambil lebih banyak gambar selain landscape lokasi tersebut. Apapun tipe fotografi yang kamu lebih suka, saya mendorong semua orang untuk mengambil suasana daerahnya melalui pemandangan dan orang-orang yang kamu temui di jalanan, dan juga yang traveling bersamamu.

Pada akhirnya, ingat bila kamu jalan-jalan untuk mengalami sesuatu yang baru, jadi terkadang simpan dulu kameranya dan rasakan momen disekelilingmu. Percaya aja, foto-foto yang kamu ambil akan ada rasa yang lebih istimewa bila kamu juga mengingat momen-momen pengalaman traveling kamu dijalanan.

Baca Juga 5 Hal Tentang Greenland dan Kenapa Kamu Harus Berlibur Kesana