University of Santo Tomas, Universitas Tertua di Asia

Anak Rantau, apakah kamu pernah terpikir di manakah institusi pendidikan tinggi tertua di dunia? Iya, dengan berbagai perubahan sosial yang terjadi, maka munculnya suatu institusi pendidikan dapat kita tarik sejarahnya hingga berabad-abad silam. Akan tetapi, kalau kita membicarakan universitas tertua di Asia, maka University of Santo Tomas adalah jawabannya.

Sekilas tentang University of Santo Tomas

anakrantau-universitas-asia-tertua.jpg
Sumber: pinterest

University of Santo Tomas (UST) memiliki nama panjang The Pontifical and Royal University of Santo Tomas, The Catholic University of the Philippines. Terkenal sebagai salah satu universitas tertua di Asia karena telah berdiri sejak 28 April 1611. Kala itu, UST didirikan oleh Miguel de Benavides, Uskup Besar Manila yang ketiga.

Kala itu, Benavides datang ke Filipina dengan membawa Misi Dominika pada tahun 1587. Ia menjadi uskup untuk Nueva Segovia dan kemudian diangkat menjadi Uskup Besar Manila pada tahun 1601. Permintaan pendirian institusi pendidikan awalnya telah dikirimkan ke Raja Phillip III pada tahun 1609, dan baru sampai izinnya pada tahun 1611.

Awalnya, institusi ini memiliki nama The Colegio de Nuestra Senora del Santisimo Rosarion. Baru kemudian pada tahun 1645, Paus Innosensius X mengangkat status institusi ini menjadi universitas dan menjadikannya sebagai Colegio de Santo Tomas.

UST sekarang: menjadi bagian dari Big Four Universities di Filipina

Dengan usianya yang mencapai 4 abad, UST berhasil bertahan dan juga bersaing dengan universitas lain di Filipina. Bah, UST berhasil disebut-sebut sebagai bagian dari Big Four Universities di Filipina bersama dengan University of Philipinnes, Ateneo de Manila Universiy, dan De la Salle University.

Bagi UST yang merupakan universitas katolik, maka universitas ini menjadikan Thomas Aquinas sebagai panutan. Tak heran apabila nilai-nilai inti Thomasian seperti Competence, Commitment, dan Compassion menjadi napas bagi UST.

Apa yang ditawarkan oleh UST?

anakrantau-universitas-asia-tertua-3
sumber: inarock.com

Dengan sejarah yang begitu panjang, UST telah berhasil hadir sebagai institusi pendidikan yang mumpuni. Hingga sekarang, UST menawarkan berbagai program di jenjang yang berbeda, mulai dari 63 program sarjana hingga 40 program pasca sarjana.

Setidaknya, terdapat 7 klaster ilmu yang ditawarkan, yakni: Accountancy, Business, and Management; Health; Humanities and Social Science; Music, Art, and Design; Physical Education and Sports; Sacred Sciences; dan Science, Technology, Engineering, and Mathematics. Yang menarik, Faculty of Sacred Theology menjadi salah satu program yang ditawarkan pertama kali UST, yakni pada tahun 1611. Sehingga, fakultas ini memiliki usia yang sama dengan UST sendiri.

Thomasians: sebutan warga UST

Orang-orang yang menjadi bagian dari UST, baik sebagai siswa, staf, maupun admin dikenal sebagai “Thomasians”. Beberapa nama besar seperti Jose Rizal, pahlawan nasional Filipina, menempuh studi kedokteran di universitas ini dan melanjutkannya ke University of Madrid, di Madrid, Spanyol. Kemudian, ternyata, UST juga menghasilkan empat orang yang berhasil duduk di kursi pemerintah tertinggi Filipina, yaitu Manuel L. Quezon, Sergio Osmena, Jose P. Laurel, dan Diosdado Macapagal.

Tentu tidak mudah bagi UST terus bertahan dalam menghadapi berbagai perubahan zaman. Sebagai universitas tertua di Asia, UST harus berusaha mempertahankan nilai-nilainya dan menyesuaikannya dengan berbagai modernitas yang terjadi. Akan tetapi, UST tetap hadir sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi yang mumpuni. Jadi, tak heran apabila UST patut dipertimbangkan menjadi pilihan kalau kamu ingin melanjutkan sekolah di Filipina.