Tips dan Trik Memilih Jurusan yang Tepat di Luar Negeri

Halo, Anak Rantau! Apakah kamu sedang mengalami kegalauan karena ingin kuliah di luar negeri tapi tidak tahu harus memilih jurusan apa? Dengan begitu banyaknya jurusan yang tersedia, ditambah dengan kenyataan bahwa tidak semua jurusan ada padanannya di Indonesia, kerap kali membuat seseorang yang ingin kuliah di luar negeri bingung mau menentukan jurusan mana yang paling tepat. Berikut merupakan tips memilih jurusan yang tepat di luar negeri.

1. Pilih universitas yang kamu mau

Tips memilih jurusan di luar negeri
Sumber: gouniaboard.com

Salah satu hal yang paling penting ketika kamu ingin kuliah di luar negeri adalah memilih universitas yang kamu minati. Hal ini menjadi krusial karena masing-masing universitas memiliki ciri khas masing-masing. Mulai dari reputasinya, jejaring mereka dengan industri, dan preferensi pribadimu.

Sebagai contoh, kamu memilih Nanyang Technological University (NTU) karena reputasi mereka di bidang teknik, atau memilih University of Oxford karena kajian ilmu sosialnya merupakan salah satu yang terbaik di dunia.

Apalagi, memilih universitas di luar negeri berarti menentukan juga negara mana yang kamu pilih. Mencari tahu informasi dari masing-masin universitas di situs resmi mereka merupakan hal mutlak yang harus kamu lakukan.

2. Tentukan peminatan

Pada dasarnya, menentukan peminatan yang ingin kamu pilih juga berhubungan dengan universitas mana yang kamu pilih. Sebagai contoh, tidak semua Fakultas Ilmu Sosial di satu universitas menyediakan jurusan Sosiologi. Belum lagi, di dalam jurusan tersebut juga masih ada program peminatan yang beragam.

Cara menentukan peminatan ini bisa kamu lakukan dengan mencari tahu kurikulum dari jurusan yang kamu mau. Apakah kamu berminat pada mata kuliah yang ditawarkan dan bagaimana kamu bisa mengambil manfaat lebih lanjut dari peminatan tersebut.

3. Durasi perkuliahan

anak-rantau-jurusan-kuliah-luar-negeri-2.jpg
Sumber: thestudyaboardportal.com

Setiap program perkuliah di universitas luar negeri akan berbeda-beda. Sebagai contoh, untuk jenjang S2 di Inggris, kamu hanya perlu satu tahun untuk menyelesaikan perkuliahanmu. Sedangkan, di beberapa negara lainnya, kamu membutuhkan waktu 2 tahun. Hal ini pun juga dipegaruhi oleh jurusan yang kamu pilih.

4. Jenjang karir

Terakhir, yang harus kamu pikirkan ketika akan memilih jurusan di luar negeri adalah sejauh mana jurusan tersebut dapat membantu kamu menentukan karirmu ke depan. Apalagi kalau universitas yang kamu tuju telah menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan tertentu. Hal itu akan membuat kamu lebih mudah meneruskan karirmu.

5. Biaya perkuliahan

anak-rantau-jurusan-kuliah-luar-negeri-3.jpg
Sumber: timeshighereducation.com

Salah satu hal yang harus menjadi pertimbanganmu ketika memilih jurusan di luar negeri adalah biaya perkuliahan yang harus kamu bayarkan. Mengapa ini penting? Karena biaya perkuliahan dari masing-masing jurusan akan berbeda. Biaya untuk kuliah jurusan Kedokteran dan Hukum biasanya lebih tinggi daripada jurusan ilmu sosial dan lainnya.

Kamu harus menentukan apakah kamu akan memilih berkuliah menggunakan biaya sendiri atau beasiswa. Beberapa universitas atau pemerintah negara ada yang secara khusus memberikan sejumlah beasiswa untuk para mahasiswa asing. Seperti Stipendicum Hungaricum yang diberikan oleh Pemerintah Hungaria dan LEXs yang diberikan oleh Leiden University.

Demikianlah tips untuk memilih jurusan yang tepat di luar negeri. Memilih jurusan pada dasarnya merupakan suatu hal yang kompleks sehingga harus memperhatikan berbagai faktor. Jadi, semangat, ya, untuk terus mencari jurusan yang paling tepat.

Oh, ya, mendapatkan Letter of Acceptance termasuk persiapan pendaftaran yang harus kamu pikirkan ketika memilih jurusan di luar negeri. Mari simak juga 3 Kiat Jitu Mendapatkan LoA (Letter of Acceptance) berikut ini.