Yuk Disimak! Toilet Tips Ketika Traveling Agar Kamu Tidak Canggung

Perihal ‘panggilan alam’ aka ke toilet memang menjadi salah satu hal yang paling krusial bagi traveler ketika mengunjungi suatu negara. Terlebih jika melancong ke negara yang serba maju dan praktis, masalah tidak ada air alias toilet kering, hingga closet yang terlalu canggih atau negara yang toilet umumnya justru bikin malas menuntaskan hajat. Emang mau jalan-jalan sambil nahan BAK dan BAB?

Nah, tulisan ini kita dedikasikan khusus untuk para traveler di luar sana, baik solo maupun group, terutama untuk para perempuan. Karena pada umumnya, perempuan membutuhkan waktu yang lebih pribadi dan lama dalam menggunakan toilet.

Jika kamu salah satu traveler perempuan yang akan melancong ke luar negeri, tips bertoilet ria ini mudah-mudahan bisa membantu kamu ya!

1. Pastikan kamu membawa pouch berisi perlengkapan tempur pribadi ke manapun.

Sumber: CEEQ.ID

Tidak semua negara menyediakan tisu toilet sendiri dan sabun pencuci tangan. Akan lebih baik kamu membawa tisu toilet berukuran kecil, tisu basah, hand sanitizer, serta pembalut maupun pantyliner untuk berjaga-jaga di dalam sebuah pouch ketika traveling. Kan repot kalau air gak ada dan tisu juga lupa bawa.

2. Menggunduh aplikasi pencarian toilet terdekat.

sUMBER: LINE Today

Nah lho, nyari toilet umum ada aplikasinya ternyata! Beberapa aplikasi pencari toilet dapat kamu unduh di smartphone dengan ratusan ribu toilet tersebar di deluruh dunia yang sudah terdata. Aplikasi ini akan membantu kamu untuk menemukan lokasi toilet terdekat lengkap dengan petunjuknya.

3. Menyiapkan uang kecil untuk membayar toilet umum.

Sumber: MSN.com

Banyak toilet umum yang membutuhkan tip dari penggunanya setelah selesai digunakan. Ada baiknya kamu menyiapkan alokasi dana dalam bentuk nominal pas untuk membayar biaya toilet umum. Selain mempersingkat waktu kamu juga bisa terhindar dari drama membongkar dompet di tempat umum. Bisa juga dengan mempersiapkan saldo pada aplikasi uang elektronik untuk beberapa toilet dengan sistem yang lebih canggih lagi.

4. Pelajari bahasa setempat untuk menanyakan lokasi toilet terdekat.

Sumber: KRJogja

Travelling ke berbagai negara kamu harus tahu bahasa setempat yang digunakan oleh warga lokal untuk menanyakan dimana lokasi toilet umum berada. Jika ragu dalam pengucapan, tidak ada salahnya kamu mempersiapkan tulisan dalam kertas kecil atau note di smartphone di saat yang mendesak.

Kadang-kadang kamu juga harus menghadi dimana ingin ke toilet tapi tidak ada toilet sama sekali, misalnya berwisata ke alam terbuka. Persiapkan saja sebuah syal lebar untuk menutupmu, jika keadaan terdesak, dan terakhir pastikan tetap membuang sampah tisu toilet, tisu basah, atau pembalut pada tempatnya.

Kenyatannya, cerita mengenai adaptasi toilet ini pasti menjadi oleh-oleh atau kenangan tersendiri bagi traveler. Toilet dengan suasana baru memang suka bikin canggung ya, hehehe.