4 Tips Belajar Bahasa Korea Secara Otodidak

Semakin digital, industri K-Pop turut berinovasi untuk memperpanjang umur. Inovasinya melahirkan warna baru di budaya Asia, termasuk bahasa. Kamu pasti sudah tidak asing dengan kata seperti “Sarangheyo” atau “Kamsahamnida” yang sudah umum diucapkan di mana-mana. Jika kamu telah mengetahui ungkapan dasar bahasa Korea, maka tingkatkan terus levelmu dengan belajar. Mempelajari bahasa secara otodidak dapat menjadi hobi yang asik jika tekniknya tepat, loh! Simak ulasannya di bawah ini!

1. Menulis Bahasa Indonesia dengan Huruf Korea

Korea memiliki 24 huruf yang terdiri dari 14 konsonan dan 10 vokal. Cara ini merupakan langkah praktis untuk menguji kemampuan kamu dalam menulis hangul (abjad korea). Sebagai permulaan, cobalah menulis nama teman-temanmu ke dalam hangul. Coba terus langkah sederhana itu sampai kamu mampu untuk tidak melirik daftar aksara korea.

2. Belajar dari Aplikasi dan K-POP

Sumber: Pexels

K-Pop menjadi wadah paling mudah ditemukan untuk belajar Bahasa Korea secara otodidak. Setelah kamu hafal susunan abjad korea, cobalah untuk melancarkan cara baca. Langkah tersebut dapat kamu coba dengan menyanyi lagu korea bertempo pelan (ballad). Tempo lambat bukan hanya membuatmu dapat mengoreksi bacaan dengan mudah, tetapi juga artikulasi penyanyi terdengar lebih jelas. Jika sudah lancar, maka tingkatkan levelmu dengan membaca lirik lagu yang lebih cepat.

Di zaman serba modern ini, peningkatan kemampuan berbahasa juga harus dilakukan dengan modern, seperti aplikasi bahasa. Kamu dapat belajar bahasa korea di manapun dan kapanpun dengan aplikasi setipe Duolingo dan HelloTalk-Learn Languages Free. Ajaibnya lagi, aplikasi memungkinkan kamu untuk berkomunikasi dengan warga korea yang sedang belajar bahasa kita.

3. Mencoba Latihan Melalui Website

Sumber: Pexels

Saat ini, terdapat banyak media daring yang memfasilitasi kamu untuk belajar Bahasa Korea secara mudah. Website dapat membantumu untuk belajar dari tahap dasar hingga ahli karena levelnya sudah disesuaikan sesuai kemampuan. Dari sekian banyak situs, terdapat dua yang dapat menjadi andalanmu, yaitu How to Study Korean dan Talk to Me in Korean. Dua situs tersebut tidak menyediakan fitur romanisasi, sehingga memaksamu untuk tahu abjad korea terlebih dahulu. Paksaan bisa menjadi kebiasaan yang baik.

4. Belajar Struktur Kalimat Melalui Youtube

Sumber: Pexels

Saat ini sudah banyak beragam youtuber, baik Korea, atau berdarah campuran yang memberikan pengetahuan tentang struktur kalimat atau istilah populer dalam Bahasa Korea. Mereka sering membahas struktur kalimat Korea melalui tayangan televisi di sana. Langsung mampir ke sana, ya!

Kamu tidak harus menjadi pengemar K-Pop untuk belajar bahasa baru. Selama kamu memiliki niat untuk meningkatkan level, maka semuanya akan terasa menyenangkan. Lain hal jika kamu ingin mengambil sertifikasi ujian TOPIK untuk keperluan beasiswa, maka membutuhkan biaya lebih besar untuk memperbesar peluang skor tinggi. Kalau kamu belum ada niat lebih jauh, ada tips lebih banyak di video ini untuk menguasai level dasar Bahasa Korea. Selamat belajar!