fbpx

Tahun Baru 2020 Tak Akan Berlaku di Negara-negara Ini

Tahun baru 2020 akan segera datang. Tentunya, kamu sudah menyiapkan agenda untuk merayakan libur akhir tahun, bukan? Akan tetapi, ternyata tidak semua negara di dunia akan merayakan tahun baru 2020, lho. Iya, tidak semua negara di dunia menggunakan Kalender Gregorian. Berikut negara-negara yang tak akan rayakan tahun baru 2020.

Korea Utara

Korea Utara - Tahun Baru
Sumber: mirror.co.uk

Kalender Gregorian dipercaya dimulai dari hari kelahiran Yesus Kristus, akan tetapi, konsep tersebut tidak berlaku di Korea Utara. Di negara tersebut, kalender yang digunakan dimulai dari lahirnya sosok yang didewakan di sana, yakni Kim Il-Sung. Kalender yang dikenal sebagai Kalender Juche ini dimulai pada tahun 1912. Otomatis, tahun depan Korea Utara tidak akan merayakan tahun baru 2020.

Iya, berarti tahun depan Korea Utara akan menyambut tahun baru 110. Nama Juche sendiri berasal dari ideologi yang diusung oleh Kim Il-Sung sendiri.

Thailand

Berbeda dengan Korea Utara, Thailand menggunakan penanggalan Buddha. Kalender Buddha dimulai ketika Buddha mencapai Nirwana. Hal ini menjadikan tahun depan menjadi tahun ke-2.563 bagi Thailand.

Sebetulnya, cukup mudah untuk menentukan Kalender Buddha. Kamu hanya perlu menambahkan 543 tahun pada Kalender Gregorian. Oh, ya, tidak hanya Thailand saja yang meggunakan kalender ini. Negara-negara seperti Sri Lanka, Kamboja, Laos, dan Myanmar juga menggunakan Kalender Buddha ini.

Ethiopia

Tahun Baru - Ethiopia
Sumber: afrotourism.com

Kalau di Ethiopia, mereka akan merayakan tahun baru 2013. Iya, di negara ini, kalender yang mereka gunakan 7 tahun lebih lambat dari Kalender Gregorian. Kalender tersebut adalah Kalender Koptik Kuno atau yang biasa disebut Kalender Aleksandria.

Menurut kalender ini, mereka percaya bahwa Yesus Kristus baru lahir di tahun ke-7 dari Kalender Gregorian. Selain itu, keunikan lainnya dari kalender ini adalah, satu tahun dalam Kalender Koptik Kuno terdiri dari 13 bulan. Lalu, tiap harinya dimulai saat matahari terbit. Berbeda dengan Kalender Gregorian yang dimulai pada tengah malam.

Israel

Tahun Baru Israel
Sumber: goextramilesafari.com

Tentu tidak mengherankan bukan apabila salah satu peradaban terkuno di dunia juga memiliki sistem penanggalan yang juga kuno? Contohnya adalah Kalender Ibrani yang dimulai sejak 7 Oktober 3761 SM. Otomatis, hal ini membuat Israel akan merayakan tahun baru ke-5.780 di tahun baru 2020 Kalender Gregoria.

Meski demikian, Israel juga tetap menggunakan Kalender Gregorian, lho.

Iran

Tahun baru - Iran
Sumber: surfiran.com

Tidak seperti negara-negara lain yang menggunaka kalender berdasarkan tradisi keagamaan, kalender yang digunakan di Iran lebih berdasarkan astronomi. Kalender Persia atau Kalender Solar Hijri dibuat oleh sekelompok astronomer.

Kalender tersebut mengukur waktu berdasarkan gerakan bumi mengelilingi matahari. Karena Kalender Solar Hijri terikat pada hitungan astronomis, dapat dibilang bahwa kalender ini lebih akurat dibandingkan Kalender Gregorian.

Selain Iran, Afghanistan juga memakai sistem penanggalan yang sama.

Wah, ternyata tidak semua negara yang merayakan tahun baru 2020. Meski demikian, semangat tahun baru untuk terus menjadikan kita sebagai pribadi yang lebih baik perlu terus kita pertahankan. Apakah kamu setuju, Anak Rantau?

Baca juga English Breakfast, Santapan Unik dengan Tradisi Ratusan Tahun