fbpx

Pilihan Sulit Para Ilmuwan Akibat Kebijakan Lockdown COVID-19

Sejumlah tempat di berbagai dunia telah menerapkan kebijakan lockdown untuk mencegah penyebaran dari COVID-19. Otomatis, seluruh orang di tempat tersebut didorong untuk belajar maupun bekerja dari rumah. Akan tetapi, ternyata hal ini membuat para ilmuwan mengalami pilihan yang cukup sulit.

Tak bisa mengunjungi laboratorium

Sumber: pexels.com

Bagi para ilmuwan di bidang sains dan teknologi, otomatis laboratorium menjadi salah satu tempat paling penting bagi mereka untuk melakukan penelitian. Akan tetapi, akibat kebijakan lockdown COVID-19, keluar dari rumah tidak bisa menjadi pilihan.

Hal ini membuat pekerjaan para ilmuwan tak bisa dilakukan dengan lancar. Bahkan, banyak pula yang pekerjaannya betul-betul terhambat karena kebijakan ini.

Banyak percobaan yag tertinggal

Di Italia, para ilmuwan memiliki concern tersendiri, yakni penelitian-penelitian yang masih berjalan dapat terlantar begitu saja. Hal inilah yang dimaksud sebagai pilihan sulit bagi para ilmuwan tersebut.

“Kami ingin menyelamatkan penelitian yang telah berjalan berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun. Akan tetapi, di satu sisi, kami memahami bahwa kami juga harus berusaha untuk tidak keluar dari rumah apabila betul-betul tidak diperlukan,” ujar Marco Foiaini, salah satu ilmuwan di FIRC Institute of Molecular Oncology.

Upaya untuk tetap meneliti

Sumber: pexels.com

Sesuai dengan arahan pemerintah, maka para peneliti yang ada di Italia memutar otak bagaimana caranya supaya penelitian tetap dapat bisa berjalan dengan baik. Salah satu penelitian di FIRC Institute yang masih terus berjalan adalah penelitian jangka panjang seperti ageing cells.

Maka dari itu, pihak institusi memberlakukan kerja shift dan hanya berkunjung seefektif dan seefisien mungkin. Kemudian, para ilmuwan juga disarakan untuk menggunakan laboratorium terpisah untuk mengurangi kontak.

Sedangkan, untuk pekerjaan yang berhubungan dengan administratif, dilakukan sebisa mungkin dari rumah. Penggunaan teknologi untuk mengadakan rapat daring menjadi sangat penting.

Meskipun demikian, banyak ilmuwan yang ketakutan akan penelitian yang masih berjalan. Seolah, hasil kerja mereka bertahun-tahun dapat menghilang begitu saja. Maka dari itu, para ilmuwan ini memperingatkan para ilmuwan lainnya di seluruh dunia untuk bersiap akan kemungkinan kebijakan lockdown COVID-19 dilakukan di tempat mereka.

Baca juga upaya-upaya universitas di dunia untuk mencegah penyebaran COVID-19.

For Your Information

Apa dampak kebijakan lockdown COVID-19 bagi para ilmuwan?

Salah satunya adalah tidak bisa mengunjungi laboratorium tempat mereka melakukan percobaan.

Apakah ada langkah yang diambil orang para ilmuwan di tengah kebijakan lockdown COVID-19?

Salah satunya adalah melakukan kerja secara bergantian dan di laboratorium yang terpisah.

Mengapa para ilmuwan menghadapi pilihan yang sulit akibat kebijakan lockdown COVID-19?

Baca artikel ini untuk tahu jawaban lengkapnya.