Kehidupan Jadi Tukang Nasi Goreng di Amerika

Andrianto merupakan seorang perantau asal Indonesia yang telah bekerja di restoran Jepang di Washington, Amerika Serikat sejak tahun 2012.

Pria berumur 25 ini menceritakan proses kehidupan sehari-harinya bekerja sebagai chef tepanyaki nasi goreng di restoran Jepang bernama Shogun.

Andri mulai rutinitas dengan memakai seragam chef, kemudian menyiapkan berbagai potongan daging sapi mentah. Baru setelah itu selesai, Andri sarapan bubur bersama rekannya.

Kembali bekerja, Andri menerima orderan pertama dan situasi dapur mulai sibuk. Persiapan potong-memotong bahan-bahan makanan hampir selesai dan Andri siap untuk melanjutkan proses selanjutnya, yaitu untuk memasak di depan pelanggan langsung.

Andri menampilkan berbagai tricks menggunakan alat-alat dapurnya dan berhasil membuat para penonton kagum, apalagi bagi pelanggan anak-anak kecil.

Baca juga Bekerja di Amerika sebagai Satpam Kampus

Selesai bekerja, Andri beristirahat sejenak di luar restoran untuk menghirup udara segar dan menghindari panasnya dapur. “Terkadang udara di dalam lebih panas dari luar.”

Balik di dapur, Andri curhat ketika menghadapi tantangan pekerjaan dan rasa lelah menjadi seorang perantau. “Ketika ada teman di sekelilingku, membuat rasa khawatir hilang. Candaan, tawaan, membuatku selalu ingin berjuang dan tetap sabar.”

Andri mengakhiri rutinitas kerjanya dengan menghitung pendapatan di hari itu. Semangat sobat rantau!