fbpx

Mengupas Hal-hal yang Tak Perlu Kamu Cantumkan di CV

Membuat CV untuk melamar pekerjaan memang bukan suatu hal yang mudah. Banyak hal yang bisa membuat CV kamu menarik. Akan tetapi ada juga hal-hal yang tak perlu kamu cantumkan di CV. Bukannya membuat pihak perusahaan tertarik padamu, hal-hal tersebut malah bisa membuat nilai CV-mu berkurang.

Berikut sejumlah hal yang tak perlu kamu cantumkan di CV saat kamu melamar pekerjaan.

Pengalaman kerja yang tidak relevan

Sumber: issuu.com

Salah satu poin penting dalam CV adalah pengalaman kerja yang kamu cantumkan. Tentu memiliki pengalaman kerja yang banyak bisa menjadi nilai tambah. Akan tetapi, jangan pernah mencoba mencantumkan pengalaman kerja kamu yang tidak relevan.

Sebagai contoh, kamu sekarang ingin melamar pekerjaan sebagai seorang peneliti di lembaga penelitian. Akan tetapi, sebelumnya kamu pernah melakukan magang menjadi seorang desainer grafis. Kedua bidang ini tidaklah terlalu relevan. Jadi, sebaiknya tidak perlu kamu cantumkan.

Perhatikan job description dari pekerjaan yang kamu lamar. Hal ini akan membantu kamu memilih pengalaman kerja mana saja yang sebaiknya kamu cantumkan.

Pencapaian yang tidak relevan

Sama seperti bagian pengalaman kerja, mencantumkan pencapaian yang tidak relevan sebaiknya juga dihindari. Buka suatu hal yang pentingbukan apabila kamu mencantumkan keberhasilan kamu memenagkan lomba menyanyi apabila kamu mendaftar sebagai data analyst?

Jadi, pilah kembali pencapaian-pencapaian yang pernah kamu dapatkan.

Sumber: business.linkedin.com

Deskripsi fisik

Mencantumkan deskripsi fisik bukanlah suatu hal yang perlu dalam CV. Bahkan, bisa dianggap sebagai tindakan yang kurang profesional.

Dewasa ini, banyak perusahaan maupun institusi yang menghargai kebebasan bagi siapa saja untuk mendapatkan pekerjaan. Dalam artian, mereka tidak akan menilai diri kamu melalui jenis kelamin, umur, atau bahkan penampilan.

Bahkan, informasi pribadi seperti agama dan alamat lengkap pun disarankan untuk tidak dicantumkan juga.

Informasi kontak yang tidak jelas

Salah satu poin penting dalam membuat CV adalah mencantumkan informasi kontak. Kontak tersebut bisa berupa alamat surel atau nomer telepon. Akan tetapi, sangatlah tidak disarankan apabila kamu mencantumkan informasi yang tidak jelas.

Sebagai contoh, gunakan alamat surel yang normal. Jangan menggunakan nama-nama yang aneh dan tidak pantas. Bahkan, kalau bisa kamu membuat surel khusus untuk pekerjaan dan pisahkan dari surel pribadi.

Penilaian pertama dari para pencari kerja adalah melalui CV. Jadi, siapkan CV kamu sebaik mungkin. Ingat baik-baik hal-hal apa saja yang sebaiknya tidak kamu cantumkan dalam CV yang kamu buat.

Semangat selalu, Kawan Rantau!

Baca juga hal-hal yang bisa kamu lakukan sebelum lulus kuliah di luar negeri.

For Your Information

Apakah perlu mencantumkan alamat lengkap di CV?

Tidak perlu, Kawan Rantau. Melampirkan informasi pribadi bukan suatu keharusan.

Apakah saya bisa melampirkan semua pengalaman kerja yang saya miliki?

Tidak perlu mencantumkan pengalaman kerja yang tidak relevan, Kawan Rantau.

Apa saja hal-hal yang tidak perlu saya cantumkan di CV?

Baca artikel ini untuk tahu jawabannya.

Ingin mengetahui cerita lain di Worldwide?