Jejak Bong Joon-ho di Jurusan Sosiologi, Yonsei University

Para pemenang dari Academy Awards 2020 atau yang lebih dikenal dengan Oscars baru saja diumumkan. Yang menarik, film asal Korea Selatan, Parasite berhasil menyabet sejumlah penghargaan utama, mulai dari best original screenplay, best foreign language film, best director, dan juga best picture. Bong Joon-ho selaku sutradara memang pantas mendapatkan penghargaan ini. Ternyata, laki-laki kelahiran Daegu, Korea Selatan ini, merupakan lulusan dari Yonsei University jurusan Sosiologi.

Kira-kira, seberapa jauh latar belakang Joon-ho mempengaruhi film-filmnya?

Bong Joon-ho dan Yonsei University

Bong Joon-ho. Sumber: deadline.com

Bog Joon-ho merupakan anak terakhir dari empat bersaudara. Ia adalah sosok yang introvert dan jarang berkomunikasi dengan keluarganya. Padahal ayah dari Joon-ho, Park Taewon, merupakan seorang penulis berbakat pada zaman kolonial jepang. Sejumlah karya miliknya menjadi terkenal di Korea kala itu.

Meskipun demikian, ketertarikan Joon-ho pada seni mulai berkembang sedemikian rupa. Joon-hon banyak menghabiskan masa kecilnya dengan berada di ruang kerja ayahnya. Bukan hanya membaca, tapi juga mengagumi berbagai gambar serta ensiklopedia yang ada di ruang tersebut. Tak heran apabila ia pun menjadi pandai menggambar.

Ketika berada di sekolah menengah, guru kesenian Joon-ho menyarankan supaya Joon-ho masuk universitas seni. Hal ini disebabkan oleh karya seni Joon-ho yang menawan. Akan tetapi, Joon-ho memutuskan untuk tetap belajar seni sembari mengambil jurusan humaniora di perkuliahan.

Maka dari itu, pada akhirnya Bong Joon-ho memilih untuk mengambil jurusan Sosiologi di Yonsei University pada tahun 1988.

Sebagai seorang mahasiswa, Joon-ho aktif dalam berbagai pergerakan demokrasi di Korea Selatan. Ia tak segan-segan untuk ikut serta dalam setiap demonstrasi mahasiswa. Apa yang ia pelajari di Yonsei inilah yang kemudian memberikan perspektif tersendiri bagi film-film yang ia hasilkan.

Jurusan Sosiologi Yonsei University

Yonsei University. Sumber: pinterest.com

Departemen Sosiologi Yonsei University tempat Bong Joon-ho berkuliah telah berdiri sejak tahun 1972. Jurusan ini merupakan bagian dari College of Liberal Arts. Tentu, ada banyak hal yang berubah selama 30 tahun terahir. Mulai dari ketiadaan profesor pada awal mula pendiriannya, hingga sekarang telah ada 11 profesor penuh waktu di jurusan ini.

Sebagai universitas yang termasuk ke dalam 3 universitas paling prestisius di Korea, maka seleksi masuk di jurusan-jurusan Yonsei University sangatlah ketat. Di jurusan sosiologi sendiri, sempat terjadi banyak perubahan dalam jumlah mahasiswa yang diterima. Dari tahun 2005, jurusan ini hanya menerima maksimal 70 orang mahasiswa saja per tahunnya.

Dalam perkembangannya, departemen sosiologi berhasil menerbitkan Yonsei Journal of Sociology, kumpulan berbagai bahan akademis dari tahun 1976. Jurnal ini menjadi penting digunakan bagi seluruh sivitas akademika dari Yonsei University di bidang sosiologi.

Sosiologi dan Karya Bong Joon-ho

Sumber: YouTube.com

Karya Bong Joon-ho yang terbaru dan masih banyak dibicarakan adalah Parasite. Film drama satir berdurasi 132 menit ini pada dasarnya menyampaikan premis yang sederhana, yakni mengenai mobilitas sosial. Tentu, isu ini menjadi isu yang sentral dalam sosiologi.

Mobilitas Sosial dapat diartikan sebagai pergerakan individu, keluarga, atau kelompok dalam suatu hierarki atau stratifikasi sosial. Hal ini jelas digambarkan dari awal Keluarga Kim berusaha mengubah status hidup mereka.

Kemudian, saling ketergantungan antar kelas pun terlihat dalam film ini. Bong Joon-ho menyatakan bahwa judul Parasite dipilih karena kata tersebut memiliki dua makna.

Kalau kalian melihat film ini hanya sekadar tentang keluarga miskin yang mencoba untuk “menginfiltrasi” kehidupan keluarga kaya, maka itu adalah makna pertama dari judul yang diambil. Makna kedua yang dimaksud merujuk pada kenyataan bahwa keluarga kaya juga merupakan parasit, dalam hal pekerjaan. Sejumlah pekerjaan domestik seperti memasak, mencuci, maupun berkendara diserahkan kepada keluarga miskin. Hal inilah yang membuat judul Parasite begitu relevan dan betul-betul menyentil realitas sosial yang ada.

Pada dasarnya, setiap latar belakang seseorang akan mempengaruhi pemikiran dan perspektif dari orang tersebut. Hal inipun juga dapat dilihat dari karya yang dihasilkan. Parasite berhasil memenangkan Oscars karena selain sisi teknisnya yang mencengangkan, juga dari cerita yang akan terus diingat dan menjadi kritik bagi masyarakat.

Kamu juga bisa membaca rekomendasi buku bacaan bagi kamu yang ingin mendalami sosiologi dari awal.

Siapa itu Bong Joon-ho?

Bong Joon-ho merupakan sutradara film Parasite yang berhasil menyabet penghargaan Best Director di Oscars 2020. Laki-laki kelahiran Daegu, Korea Selatan ini, merupakan lulusan dari Yonsei University jurusan Sosiologi.

Apa keistimewaan dari Yonsei University?

Yonsei University merupakan satu dari tiga universitas ternama di Korea Selatan, bersama dengan Seoul National University dan Korea University.

Bagaimana latar belakang seseorang mempengaruhi karyanya?

Baca artikel ini untuk tahu lebih lanjut. Dalam artikel ini, kami mengulas bagaimana film Parasite masih berhubungan dengan latar belakang Joon-ho yang pernah mengeyam pendidikan di jurusan Sosiologi, Yonsei University.