fbpx

Nama-Nama Hari Libur Nasional di Dunia, Apa dan Kapan Saja?

Hari libur merupakan waktu bersantai bersama kerabat dekat. Setiap negara memiliki istilah liburan yang berbeda, bahkan penetapan tanggal merahnya memiliki sejarah yang unik. Bagi kamu yang ingin melepas penat di tanggal merah, berikut nama-nama hari libur nasional di beberapa negara yang dapat kamu simak di artikel ini!

1. Hari Libur Nasional di Perancis: Bastille Day

Sumber: Pinterest

Tanggal 14 Juli diperingati sebagai Bastille Day di Perancis. Hari bersejarah itu menjadi tonggak lahirnya Revolusi Perancis dan berakhirnya ancien régime. Bastille sendiri merupakan penjara yang dianggap sebagai simbol keangkuhan kerajaan. Akhirnya, benteng dirobohkan oleh rakyat Perancis dan tak pernah dibangun kembali.

Hingga saat ini, masyarakat Perancis mengenang kemenangannya itu di setiap tahun dengan merayakan hari penting ini di seluruh kota. Tahun ini ribuan pasukan tentara turun ke jalan untuk parade militer di Champs-Elysées, Paris serta dipimpin oleh Presiden Emmanuel Macron.

2. Hari Libur Nasional di Amerika Serikat: The Fourth of July

fireworks over the manhattan bridge

Tanggal 4 Juli merupakan hari kemerdekaan Amerika Serikat pasca lepas dari jajahan Inggris pada 1776 silam. Di Amerika Serikat sendiri hari bersejarah itu ditetapkan sebagai hari libur nasional. Para warga di seluruh penjuru kota merayakannya dengan pagelaran pesta besar. Wisatawan yang berkunjung dapat mengabadikan beragam momen saat itu.

3. Korea Selatan: Chuseok

Sumber: leesle.kr

Chuseok merupakan perayaan musim panen dan dirayakan dengan liburan besar-besaran setiap hari ke-15 bulan ke-8 kalendar lunar. Dilansir dari Google Calender, libur nasional tersebut akan jatuh pada 13 September 2019. Jika kamu mengikuti Kpop, para artis juga berlibur dan mengucapkan selamat sambil mengenakan hanbok, pakaian tradisional Korea.

Ketika Chuseok, kantor-kantor akan tutup selama 3 hari karena masyarakat Korea mudik ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga. Selain itu, mereka juga ziarah ke makam leluhur sebagai rasa syukur dan berbagi kebahagiaan berupa hasil panen kepada kaum kurang beruntung.

4. Australia: Boxing Day

Sumber: http://www.businessinsider.com.au

Boxing Day jatuh pada tanggal 26 Desember setiap tahunnya dan merupakan bagian dari perayaan Natal di Australia. Secara tradisional, asal usul liburan ini berasal dari pembagian amal yang dilakukan oleh gereja kepada masyarakat yang membutuhkan. Lalu pada abad ke-19, Ratu Victoria menjadikan Boxing Day sebagai hari libur nasional.

Di zaman modern sekarang, perayaannya bertambah seru dengan menjamurnya diskon dan acara olahraga. Warga rela antri berjam-jam di depan mal untuk menyerbu diskon spesial. Uniknya, Natal dan Boxing Day selalu berbarengan, apabila salah satunya jatuh di akhir pekan, maka hari libur bertambah. Dengan begitu, kadang-kadang bisa ada 4 hari istirahat bagi sebagian warga Australia.

5. Kamboja: Ulang Tahun Raja

Sumber: http://www.scoopnest.com

Kamboja merupakan negara monarki dengan masyarakat yang sangat menyanjung rajanya. Festival ini merupakan selebrasi ulang tahun King Norodom Sihomoni dengan perayaan yang sederhana. Masyarakat dan pemerintah memberikan persembahan kepada biarawan dan orang yang membutuhkan. Pemerintah pun menetapkannya sebagai hari libur nasional selama 3 hari.

Pada saat itu, jalanan akan dipenuhi oleh masyarakat yang membawa spanduk dan papan reklame berisi ucapan selamat kepada raja. Parade juga semakin semarak dengan tarian indah dari masyarakat Kamboja.

Demikian nama-nama hari libur nasional di beberapa negara yang dapat kamu ikuti ketika sedang menyambangi ke sana. Sesekali cobalah berkunjung ke pertunjukkan sambil mempelajari sejarah hari libur nasional di suatu negara. Sampai di sini dulu artikel kali ini, sampai jumpa di lain kesempatan!


Ingin mengetahui cerita lain di New York?