5 Hal Yang Kamu Belum Tahu Tentang Budaya Jepang

Jepang dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki tradisi dan budaya yang melimpah. Tentunya, apabila kamu ingin berkunjung ke Jepang, atau bahkan tinggal di sana untuk kuliah atau bekerja, maka setidaknya kamu harus mengetahui sedikit tentang budaya yang ada di Jepang. Ternyata banyak lho budaya Jepang yang belum tentu kamu tahu.

Kira-kira apa saja yang belum tentu kamu tahu tentang budaya Jepang? Mari simak pembahasannya di bawah ini.

Natal punya esensi yang sama dengan hari Valentine

anakrantau-tahu-tentang-budaya-jepang.jpg
Sumber: theculturetrip.com

Penganut kritiani di Jepang hanya ada sekitar 2% dari seluruh jumlah populasi sehingga Natal bagi orang Jepang bukanlah hari libur keagamaan. Memang, dekorasi lampu dan pohon natal akan kalian temukan di Jepang ketika memasuki bulan Desember, akan tetapi kalian akan melihat bahwa lebih banyak orang yang merayakan malam natal dibandingkan dengan hari natal.

Bagi orang Jepang, malam natal punya esensi yang sama dengan hari Valentine. Banyak pasangan di Jepang yang memanfaatkan malam natal untuk makan malam bersama sembari bertukar hadiah romantis.

Makan dan minum sambil berjalan itu tidak sopan

anakrantau-tahu-tentang-budaya-jepang-2.jpg
Sumber: livejapan.com

Well, ternyata sangat tidak sarankan bagi kamu untuk makan dan minum sambil berjalan. Hal ini dapat dianggap sebagai suatu tindakan yang tidak sopan. Bahkan, dapat dikatakan sebagai tingkah laku masyarakat kelas bawah.

Meski kamu melihat banyak sekali vending machine yang ada di Jepang, kebanyakan orang Jepang akan memilih untuk memakan atau minuman apa yang mereka beli dari mesin tersebut sambil berdiri di samping mesin. Mereka tidak akan coba-coba untuk berjalan sambil makan atau minum.

Makan daging kuda itu sudah biasa

anakrantau-budaya-jepang-3.jpg
Sumber: tasteatlas.com

Daging kuda telah dikonsumsi di Jepang sejak akhir abad ke-16. Kemudian, daging ini menjadi marak dimasak pada tahun 1960-an karena peran kuda di bidang agrikultur dan transportasi sudah mulai menurut.

Daging kuda mentah, atau yang biasa disebut sebagai basashi, dapat kamu temukan di restoran-restoran yang ada di Jepang.

Menghirup makanan itu bagian dari pujian

anakrantau-budaya-jepang-4.jpg
Sumber: hindustantimes.com

Mungkin kamu akan merasa terganggu dengan fakta bahwa banyak sekali orang Jepang yang menghirup mi atau sup dengan suara yang keras. Iya, ternyata di Jepang menghirup kuah makanan dengan suara keras itu bagian dari pujian. Dengan melakukan hal tersebut, kamu saja dengan mengatakan bahwa makan yang kamu santap itu sangatlah enak.

Posisi sumpit memiliki banyak arti

anakrantau-posisi-sumpit-5.jpg
Sumber: justhungry.com

Ketika kamu sedang makan, sangatlah penting untuk tidak meninggalkan sumpitmu di dalam makananmu ketika kamu tidak makan. Posisi sumpi tersebut sebetulnya menggambarkan salah satu upacara yang dulakukan ketika pemakaman. Pada akhirnya, hal tersebut diyakini dapat membawa sial.

Selain itu, kamu juga tidak diperbolehkan membagi makananmu dengan orang lain dengan cara mengopernya dengan sumpit ke sumpit. Lebih baik, gunakan sumpitmu dan pindahkan makanan tersebut langsung ke piring temanmu.

Budaya Jepang memang sangatlah beragam dan punya kekhasan masing-masing. Sayangnya, belum tentu kita tahu tentang budaya Jepang secara keseluruhan. Tentunya, akan sangat menarik apabila bisa mempelajarinya lebih lanjut. Uniknya, Ritsumeikan University pernah menawarkan program semester pendek yang berisikan pembahasan mengenai kelahiran, kondisi terkini, hingga prospek ke depan dari budaya pop Jepang.

Berbagai unsur dari budaya pop Jepang akan dibahas dalam program ini, mulai dari manga, anime, gim komputer, hingga bisnis penciptaan krakter. Wah, menarik, ya. Pembahasan mengenai budaya Jepang memang tidak akan ada habisnya. Pasti akan menyenangkan apabila kita bisa mempelajarinya langsung di negeri Sakura ini. Setuju tidak, Anak Rantau?