fbpx

Pekerjaan Masa Depan yang Tidak Bisa Tergantikan oleh Mesin. Pahami 4 Skill yang Kamu Butuhkan!

Revolusi industri 4.0 merupakan revolusi yang digerakkan oleh teknologi, sebut saja teknologi kecerdasan buatan, internet, mobil tanpa awak, ataupun virtual reality. Setiap pekerjaan yang dibutuhkan di masa depan nantinya juga akan banyak berkiblat ke arah pekerjaan yang fokus di bidang teknologi. Namun apakah pekerjaan masa depan hanya berfokus kepada teknologi saja? Ternyata tidak demikian!

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Carl Benedikt dan Michael Osborne dari Oxford Martin School kepada 702 profesi yang ada, didapatkan 10 profesi yang paling sulit untuk digantikan oleh mesin (semakin kecil persentasenya semakin sulit):


Sumber : Scwab, K. (2016). The Fourth Industrial Revolution. Geneva : World Economic Forum.

Ternyata pekerjaan yang bergerak di bidang kemanusiaan, sains, koordinasi merupakan kategori pekerjaan yang paling sulit untuk digantikan oleh mesin. Mengapa demikian? Hal ini karena dunia pekerjaan di masa depan lebih membutuhkan orang-orang yang memiliki pemikiran kritis, mampu menyelesaikan permasalahan kompleks, serta memiliki kemampuan kerjasama yang baik antar satu sama lain. World Economic Forum mengeluarkan 10 skill yang paling dibutuhkan di tahun 2020 nanti, dapat diperhatikan terdapat 2 skill baru yang dibutuhkan yaitu emotional intelligence dan cognitive flexibility:

10 skill di atas menunjukkan bahwa manusia masa depan tidak hanya dituntut sebagai orang yang mampu beradaptasi dengan teknologi, tetapi lebih bagaimana kita bisa menyikapi perubahan dengan lebih bijaksana lagi. Dengan lebih mampu menggunakan akal sehat, kreativitas, kepekaan akan kondisi sosial, dan kemauan untuk selalu mencari tahu hal-hal yang baru. Apakah setiap skill di atas sudah anda miliki ? Jika belum sekarang adalah saat yang tepat untuk melatih diri anda. 

Klaus Scwab sebagai mantan ketua World Economic Forum menyimpulkan 4 hal kunci yang dapat memudahkan kita untuk bisa terus berkembang menjadi manusia yang lebih berarti di era revolusi industri 4.0 ini:

4. Contextual (pikiran)

Related image

Tentang bagaimana kita bisa mengaplikasikan keragaman pengetahuan yang kita miliki sesuai konteks yang terjadi. Dengan adanya industri 4.0 kita bisa memanfaatkan teknologi yang ada seperti internet untuk menggali informasi lebih dalam lagi. 

3. Emotional (rasa)

long black haired woman smiling close-up photography

Bagaimana kita bisa menempatkan diri dengan orang lain sebagai satu bagian kesatuan manusia yang tidak terpisahkan. Menggunakan rasa bukan berarti tidak menggunakan akal sehat dalam berperilaku, melainkan mengintegrasikan keduanya. Bahwa setiap perilaku kita harus digerakkan oleh rasa empati untuk menciptakan inovasi yang bermanfaat.

2. Inspired (jiwa)

man standing on sand while spreading arms beside calm body of water

Tentang kita sebagai manusia mau memahami kebutuhan individu lain dan cita-cita bersama sebagai komunitas. Kita dituntut untuk memiliki rasa keingin tahuan yang tinggi untuk terus mencari makna yang ada. Rasa keingin tahuan itu kemudian harus diarahkan untuk meningkatkan derajat hidup sesama manusia.

1. Physical (tubuh)

person about to lift the barbel

Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat pula. Menjaga kesehatan tubuh akan menjadi isu besar di masa depan ketika harus menghadapi isu kelaparan ataupun penyakit. Kita diminta untuk menjaga kesehatan tubuh agar bisa berperforma lebih baik dan mengusahakan kesehatan orang lain juga. 

Selamat berusaha lebih lagi untuk meningkatkan kapasitas diri anda untuk saat ini dan masa depan!