Penting! Inilah Panduan Kuliah Sambil Bekerja di Australia

Part Time Job di Australia untuk Mahasiswa Segala Jenjang

Australia termasuk negara yang mengizinkan mahasiswa internasional kuliah sambil kerja paruh waktu. Kamu akan menemukan bahwa hal itu lumrah dilakukan oleh para mahasiswa asing untuk bertahan hidup di sana. Ingatlah, hidup di luar negeri dan jauh dari keluarga merupakan hal susah-susah gampang. Kamu dituntut mandiri dan memiliki mental sekuat baja untuk menaklukkan masalah yang berbeda dengan budaya asalmu.

Sumber: thebalance.com

Belajar sambil bekerja di Australia dapat meningkatkan daftar riwayat hidupmu karena mendapatkan pengalaman kerja sedari dini. Selain itu, honornya dapat kamu tabung untuk membantu biaya hidup dan biaya kuliah. Dilansir dari educationone, pendapatan per jamnya sebesar $15-25 AUD dan jika dirupiahkan menjadi Rp 149.083 hingga Rp 248.464. Part time job dapat dilakukan oleh pemegang visa pelajar di Australia, jadi kalau kamu tidak memilikinya akan dianggap ilegal. Demi menjaga keseimbangan hidup, pemerintah membatasi waktu kerja mahasiswa program sarjana sebanyak 20 jam per minggu pada masa kuliah dan jam tak terbatas selama libur semester. Akan tetapi, mahasiswa S2 dan S3 dapat bekerja 40 jam per minggu karena kuliahnya tidak terlalu padat.

Tips Menemukan Lowongan Kerja Sambilan di Australia

Australia menjadi negara idaman para mahasiswa yang ingin merasakan kuliah sambil bekerja di luar negeri. Sebelum berburu kerjaan, kamu harus menyiapkan segalanya dengan tenang supaya tidak tertipu. Inilah hal yang harus kamu persiapkan ketika memutuskan kuliah sambil bekerja di Australia:

1. Menyiapkan Dokumen Secara Lengkap

Sumber: www.anao.gov.au

Sebelum melamar, pastikan kamu memenuhi berkas administrasi wajib seperti Tax File Number (TFN) dan nomor rekening bank di Australia. Sebagai pendatang, kamu harus mematuhi hukum pajak di sana karena mengais rezeki di tanah orang. Lalu, layaknya mencari kerja, kamu juga harus menyiapkan resume dan cover letter terbaikmu.

2. Bergabung dalam Situs Online Pencarian Kerja di Australia

Sumber: Pexels

Perluas kesempatanmu dengan bergabung bersama komunitas pencari kerja di gumtree, seek, jobs, dan lain sebagainya. Di sana para mahasiswa pemburu pat time mendapatkan informasi seputar peluang kerja. Enaknya lagi situsnya gratis dan mudah diakses dari manapun.

3. Selalu Up to Date dengan Informasi Kantor Tujuanmu

Sumber: Google Images

Jika kamu sudah mantap ingin bekerja di perusahaan Australia, maka rajinlah cek informasi melalui situs resmi kantor tujuanmu. Selain berburu pekerjaa, kamu juga dapat mempelajari profil perusahaan yang kamu tuju. Beberapa perusahaan besar di Australia seperti McDonald, KFC, Woolswooth, dan Cole sering memberikan kesempatan kerja kepada mahasiswa internasional melalui job portal sendiri. Jika kamu kandidat terpilih, maka wawancara biasanya dilakukan melalui video online dan jawablah dengan sebaik mungkin.

4. Cek Papan Pengumuman di Kampus

Sumber: www.operation-karriere.de

Masyarakat Australia masih percaya dengan cara konvensional ini untuk mencari tenaga kerja dengan menempelkan lowongan di papan pengumuman kampus. Maka dari itu, rajin-rajinlah mampir ke papan pengumuman supaya kamu mendapatkan informasi lowongan. Jangan bosan, ya!

5. Pelajari Akses Transportasi Umum

Sumber: Pexels

Ini juga merupakan poin penting ketika kamu memutuskan kuliah sambil bekerja di Australia. Baik sebelum melamar atau wawancara. kamu harus pelajari akses transportasi umum. Ini wajib kamu ketahui agar dapat memperkirakan waktu tempuh kosan-kampus-kerja dan tidak nyasar. Malu, kan, jika telat wawancara karena salah jalan?

Itulah pedoman mencari kerja sampingan di Australia. Bagi adik-adik yang ingin melanjutkan kuliah di luar negeri, bekerja sambilan dapat menjadi pengalaman tak terlupakan, loh! Tapi, berhati-hatilah dengan aturan supaya tidak menjadi pekerja ilegal yang dapat berakibat deportasi. Semoga artikel ini dapat mencerahkan pikiran dan langkahmu. Semangat menggapai impian!