fbpx

Untuk Pelajar di Inggris, Berikut Aturan Social Distancing Baru yang Berlaku

Baru-baru ini, Pemerintah Inggris menerapkan aturan baru untuk social distancing. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kasus COVID-19 dan berlaku bagi siapa saja yang bermukim di Inggris. Tentunya, para pelajar internasional juga harus menaati aturan ini, Kawan Rantau.

Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock menyatakan bahwa pemberlakuan aturan ini akan berlaku hingga waktu yang belum ditentukan. Meskipun demikian, pihak pemerintah mengharapkan situasi akan membaik pada saat Natal.

Aturan social distancing di Inggris yang baru: pembatasan pertemuan

Aturan social distancing baru di Inggris
Sumber: news.co.uk

Mulai dari 14 September 2020, pertemuan lebih dari enam orang akan dilarang di Inggris. Selain itu, apabila kamu memang melakukan pertemuan, maka kamu wajib menjaga jarak sepanjang satu meter. Hal ini berlaku bagi semua orang baik di rumah, maupun asrama.

Tentunya, sangat jelas apabila aturan ini juga berlaku di tempat umum seperti di restoran maupun kafe.

Sebagai contoh, restoran diperbolehkan menerima pelanggan enam orang dalam satu meja. Tidak diperbolehkan lebih. 

Pertemuan di sekolah, kampus, tempat kerja, pernikahan, maupun pemakaman akan mendapatkan pengecualian atas aturan ini. Apabila ada yang melanggar, kamu bisa dikenakan denda mencapai 100-3.200 pounds.

Hancock menyatakan bahwa aturan baru ini akan secara ketat diterapkan oleh pihak kepolisian. Aturan social distancing yang berlaku di Inggris sekarang ini memperbolehkan pertemuan 30 orang dari dua rumah atau enam orang dari kediaman yang berbeda di luar ruangan.

Apa dampak terhadap pelajar?

Aturan social distancing baru di Inggris
Sumber: timeshighereducation.com

Bagi kamu yang tinggal di kampus, maka kamu harus dengan bijak untuk tidak seenaknya pergi ke luar untuk sekadar ngopi cantik di kafe. Apalagi kalau kamu mengajak temanmu lebih dari enam orang.

Kemudian, pastikan tidak ada orang dari luar asramamu yang menginap. Apabila kamu melanggar aturan ini, bisa jadi kamu akan dikeluarkan dari kampus.

Tentunya, pihak universitas akan secara aktif bertanggung jawab mengawasi pelaksanaan social distancing di lingkungan kampus.

Pelajar dilarang meninggalkan kampus

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson telah memberikan instruksi bagi universitas untuk tidak mengirim para pelajar kembali ke rumah. Meskipun terjadi ledakan kasus COVID-19. Hal ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran virus ke seluruh negeri.

Apabila kamu merasa sakit saat berada di kampus, maka disarankan bagimu untuk melakukan isolasi mandiri dan pihak universitas bertanggung jawab untuk merawatmu.

Selain itu, Johnson juga memberikan nasihat bagi para mahasiswa untuk selalu mencuci tanah, menggunakan masker, dan tidak berkumpul beramai-ramai lebih dari enam orang ketika semester baru telah dimulai.

Baca juga alasan mengapa University of Cambridge memperpanjang pelaksanaan kuliah dari hingga tahun 2021.

For Your Information

Mengapa terdapat aturan social distancing baru di Inggris?

Hal ini disebabkan oleh meningkatnya jumlah kasus COVID-19 di Negeri Ratu Elizabeth tersebut.

Apa aturan social distancing baru yang berlaku?

Baca pembahasannya di artikel ini.

Ingin mengetahui cerita lain di London?