fbpx

Universitas di China Tiadakan Ujian Masuk Universitas bagi Pelajar Internasional

Semester genap akan segera berakhir. Para pelajar tingkat akhir telah bersiap untuk mendaftar di universitas impian mereka. Bagi kamu yang kuliah di China, ada berita menarik yang harus kamu simak. Dilansir dari The Pie News, sejumlah universitas terkemuka di China mengumumkan bahwa ujian masuk tertulis bagi pelajar internasional ditiadakan karena COVID-19.

Mulai dari Tsinghua hingga Peking University

Sumber: tsighua.edu.cn

Peking, Tsinghua, Renmin, dan Shanghai Jiao Tong University merupakan sejumlah universitas yang meniadakan persyaratan tes masuk tertulis bagi para pelajar internasional. Nantinya, tahapan pendaftaran yang akan dilalui oleh para calon mahasiswa adalah wawancara secara daring. Sedangkan, untuk persyaratan terkait kecakapan bahasa masih diharuskan.

“Dalam rangka untuk melindungi kesehatan dari mayoritas kandidat, maka pihak universitas mengambil keputusan untuk meniadakan tes tertulis untuk tahapan pendaftaran jenjang sarjana bagi pelajar internasional,” tulis Peking University di situs resmi mereka.

“Pihak universitas akan mengadakan wawancara secara remote bagi para kandidat yang memenuhi persyaratan.” Dengan demikian, ujian masuk universitas di China yang biasa terdiri dari tes tertulis, tidak dilaksanakan untuk tahun ini.

Ketidaksetujuan pelajar lokal

Sumber: chinadaily.com.cn

Tentu pengumuman mengenai pembatalan ujian tersebut disambut hangat bagi para calon mahasiswa. Akan tetapi, bagi para pelajar lokal, mereka memprotes bentuk perlakuan khusus bagi pelajar internasional tersebut.

Pihak universitas di China sering mendapat kritikan karena memberikan akomodasi yang lebih baik bagi pelajar internasional. Kemudian, nilai yang disyaratkan bagi pelajar internasional pun lebih rendah bila dibandingkan dengan pelajar lokal.

Setiap tahunnya, para calon mahasiswa harus melewati ujian Gaokao. Ujian tersebut dapat dibilang merupakan ujian penentu kehidupan para pelajar di China. Banyak yang menyebutkan bahwa ujian tersebut sangatlah kompetitif.

Bagi para pelajar di Beijing, tingkat penerimaan di Tsinghua dan Peking University hanya mencapai 0.91% pada tahun 2017. Jelas untuk masuk ke kedua institusi prestisius tersebut, kamu harus betul-betul menjadi yang terbaik dari yang terbaik. Tak heran apabila penghapusan ujian masuk tertulis bagi pelajar internasional ini menuai kritik di dalam negeri.

Kalau kamu, bagaimana, Kawan Rantau? Apakah kamu punya rencana untuk berkuliah di China? Selalu perhatikan persyaratan dari masing-masing universitas tujuanmu, ya.

Baca juga pengalaman Nikko Akbar yang sedang menempuh jurusan kedokteran di Chongqing Medical University, China.

For Your Information

Saya ingin kuliah di China tahun ini. Apa yang harus saya tahu?

Bagi kamu yang kuliah di China, ada berita menarik yang harus kamu simak. Dilansir dari The Pie News, sejumlah universitas terkemuka di China mengumumkan bahwa ujian masuk tertulis bagi pelajar internasional ditiadakan karena COVID-19.

Apa pengganti ujian masuk universitas tertulis di China?

Kamu harus melakukan wawancara secara daring.

Apa respons dari adanya pembatalan ujian ini?

Baca artikel ini untuk tahu jawabannya.

Ingin mengetahui cerita lain di Beijing?