fbpx

Tercatat ada Lebih dari 1.000 Kasus Positif COVID-19 di University of Sheffield

Lebih dari 1.000 pelajar dan staf di University of Sheffield terindikasi positif COVID-19 semenjak awal semester. Berdasarkan data yang ada, terdapat 1.007 pelajar dan 12 staf yang terindikasi.

Sedangkan, di Sheffield Hallam University, terdapat 784 pelajar yang terindikasi positif pada 11 Oktober.

Meskipun jumlah penderita positif terus meningkat, pengajaran secara tatap muka di University of Sheffield akan tetap dilanjutkan pada Senin, 19 Oktober 2020.

Tak terhindarkan

Meningkatnya kasus positif COVID-19 di University of Sheffield
Sumber: theguardian.com

Dilansir dari BBC News, Florence Hill, salah seorang pelajar yang tinggal di Ranmoor menyatakan bahwa orang-orang di gedungnya telah terindikasi positif. Untungnya, sejauh ini teman-teman satu flat-nya tidak ada yang terkena.

“Pada akhirnya sekarang lebih ke kapan. Ini hampir terasa tidak terhindarkan kita terkena virus tersebut.

Situasi yang demikian membuat Florence mempertimbangkan untuk mengambil gap year. Sayangnya, tidak adanya pengalaman kerja dan kesempatan untuk melakukan perjalanan membatasi pilihan tentu.

“Saya merasa aman, tapi juga terasa aneh. Di sini terasa seperti kota hantu,” tambah Florence.

Di sisi lain, ada Ellie Fish yang diharuskan menjalani isolasi mandiri setelah enam orang di flat-nya di Endcliffe terindikasi positif.

Ellie menyatakan bahwa dirinya tidak menyesal untuk tinggal di akomodasi universitas dan merasa jauh lebih aman.

“Ssaya tahu risiko yang bisa saya dapat adalah berada dalam isolasi, akan tetapi hal tersebut dapat terjadi di mana saja,” ujarnya.

“Saya tidak merasa tidak aman karena ada sejumlah aturan yang berlaku di asrama. Kami memiliki sistem satu arah untuk tempat-tempat tertentu. Orang-orang pun mengikuti aturan tersebut.”

Tanggapan universitas

Meningkatnya kasus positif COVID-19 di University of SHeffield
Sumber: sheffield.ac.uk

University of Sheffield merupakan universitas dengan jumlah pelajar mencapai sekitar 29.000 siswa. Mereka menyatakan bahwa keselamatan dari para staf dan pelajar menjadi prioritas utama.

Kemudian, pihak universitas saat ini telah berupaya mengambil langkah dalam melindungi kesehatan para staf dan pelajar. Beberapa langkah yang mereka ambil terdiri dari mengurangi jumlah orang yang berada di kampus, mengenal sistem satu arah, dan juga pembersihan reguler untuk tempat-tempat yang sering digunakan.

Pada dasarnya, peningkatan jumlah kasus COVID-19 tidak hanya terjadi di University of Sheffield. Sebelumnya, dua universitas besar di Manchester juga mengalami hal yang sama. Setidaknya, terdapat lebih dari 1.600 kasus yang dilaporkan. Hal tersebut mendorong University of Manchester dan juga Manchester Metropolitan University mengalihkan perkuliahan menjadi daring.

Dengan demikian, apabila kamu memang akan memulai perkuliahan pada tahun akademis kali ini, kamu harus lebih berhati-hati. Bagaimanapun, penyebaran dari kasus COVID-19 masih tetap ada dan bisa menjadi salah satu ancaman kesehatan terbesar.

Baca juga optimisme dari universitas-universitas di Inggris akan kedatangan dari pelajar internasional.

For Your Information

Apa yang terjadi di University of Sheffield?

Tercatat ada lebih dari 1.000 kasus positif COVID-19 yang menyerang para pelajar dan staff di University of Sheffield.

Bagaimana tanggapan dari University of Sheffield?

Baca pembahasannya di artikel berikut ini.

Ingin mengetahui cerita lain di Sheffield?