fbpx

Perubahan Aturan Kerja Bingungkan Pelajar Internasional di Kanada

Akibat pandemi COVID-19. Pemerintah Kanada mengubah aturan kerja bagi pelajar. Akan tetapi, terdapat kesimpangsiuran mengenai aturan ini.

Dilansir dari CBC News, universitas-universitas di Quebec memberikan aturan yang salah bagi pelajar internasional mengenai jumlah jam kerja yang diperbolehkan oleh pemerintah. 

Sebelum pandemi, pelajar internasional diperbolehkan bekerja maksimal 20 jam per minggu. Pada bulan April lalu, pemerintah Kanada mengubah tersebut dan memperbolehkan pelajar untuk bekerja lebih dari 20 jam per minggu apabila mereka bekerja di sektor pelayanan esensial.

Akan tetapi, terdapat kesan bahwa status visa para pelajar akan terpengaruh. Maka dari itu, banyak pelajar yang memilih untuk mengurangi jam kerja mereka. Baru-baru ini, beberapa pelajar diberitahu oleh universitas dan pengusaha bahwa mereka tidak lagi diizinkan untuk bekerja lebih dari 20 jam seminggu.

Lalu, manakah sebetulnya aturan yang benar? Berikut akan kami bahas lebih lanjut.

Siapa yang bisa bekerja lebih dari 20 jam?

Peurbahan aturan kerja bagi pelajar internasional di Kanada
Sumber: canadianimmigrant.ca

Apabila pelajar internasional melakukan pekerjaan di sejumlah sektor yang esensial, maka mereka diperbolehkan untuk bekerja lebih dari 20 jam per minggu.

Yang termasuk ke dalam sektor esensial di Kanada adalah sebagai berikut:

  • Energi dan utilitas
  • Teknologi informasi dan komunikasi
  • Keuangan
  • Kesehatan
  • Pangan
  • Perairan
  • Transportasi
  • Keamanan
  • Pemerintahan

Untuk informasi lebih lanjut mengenai masing-masing sektor, kamu bisa mengeceknya langsung di tautan berikut.

Untuk berapa lama perubahan ini berlaku?

Perubahan aturan kerja bagi pelajar internasional di Kanada
Sumber: ptpimmigration.com

CBC News melaporkan bahwa kesimpangsiuran aturan kerja bagi pelajar internasional di Quebec, Kanada ini dimulai pada saat bisnis-bisnis di sana mulai buka kembali.

Pihak universitas dan perusahaan berasumsi bahwa perubahan tersebut tidak lagi berlaku karena banyak pelayanan yang tidak lagi dianggap penting.

Pada akhirnya, pelajar internasional diberitahu bahwa mereka tidak lagi bisa bekerja lebih dari 20 jam per minggu.

Akan tetapi, apabila merujuk pada rilis yang dikeluarkan oleh Immigration, Refugees and Citizenship Canada (IRCC), aturan perubahan kerja ini masih berlaku hingga 31 Agustus 2020. Hingga saat ini, tidak aturan yang menyatakan sebaliknya.

Dengan demikian, Kawan Rantau, apabila kamu diberitahu bahwa kamu tidak bisa bekerja, maka tunggulah aturan resmi yang akan memperjelas kesimpangsiuran yang ada.

Tentunya, banyak pelajar di Kanada sekarang ini yang mengharapkan adanya kejelasan dari pemerintah, universitas, dan juga para pengusaha. Dengan keadaan yang serba tidak menentu, maka sangat penting bagi pelajar internasional untuk mendapat kepastian tentang jam kerja mereka.

Baca juga pembahasan mengenai Trump yang membatalkan kebijakan yang mengancam deportasi pelajar internasional karena digugat oleh Harvard dan MIT.

For Your Information

Apa perubahan aturan kerja bagi pelajar internasional di Kanada?

Perubahan mengenai jumlah maksimal jam kerja.

Mengapa kesimpangsiuran dapat terjadi?

Bacalaha artikel ini untuk tahu jawabanya.

Ingin mengetahui cerita lain di Montreal?