fbpx

Respons Cepat COVID-19, Popularitas Jerman Meningkat di Mata Pelajar

Banyak pelajar yang memutuskan untuk memikirkan kembali rencana studi mereka. Khususnya bagi mereka yang ingin melanjutkan studi ke Inggris dan Amerika Serikat. Akan tetapi, ada satu tren yang tercipta. Saat ini, Jerman terkenal sebagai salah satu negara yang cepat dan tepat dalam menanggapi COVID-19. Maka dari itu, popularitas dari Jerman pun meningkat di mata pelajar.

Rendahnya tingkat kematian akibat COVID-19 di Jerman

Angela Merkel - Popularitas Jerman meningkat di mata para pelajar
Kanselir Jerman, Angela Merkel. Sumber: Reuters

Pandemi COVID-19 memang telah menyebar di berbagai belahan dunia, tak terkecuali di Jerman. Tercatat ada lebih dari 100.000 orang yang terinfeksi COVID-19. Yang mengherankan, tingkat kematian di negara satu ini sangatlah rendah apabila dibandingkan dengan negara-negara tetangga.

Hal tersebut dapat terjadi karena respons yang cepat dan tepat dari pemerintah. Para tenaga kesehatan menggunakan alat pelindung diri secara lengkap sembari terus memeriksa para pasien yang melakukan karantina mandiri di rumah.

Kemudian, pihak pemerintah Jerman aktif melakukan tes darah untuk mencari pasien yang memiliki gejala. Bahkan, bagi mereka yang menunjukkan gejala ringan, langsung diberi tindakan untuk dirawat di rumah sakit.

Hal tersebutlah yang menjadi beberapa faktor mengapa Jerman memiliki tingkat kematian yang rendah.

Meningkatnya popularitas Jerman di mata pelajar

Popularitas Jerman meningkat di mata para pelajar
Humbold University. Sumber: lindemannhotels.de

Pada akhirnya, popularitas Jerman di mata pelajar internasional terus meningkat. Keberhasilan Jerman dalam merespons COVID-19 dengan tepat membuat negara ini dinobatkan sebagai salah satu negara dengan sistem kesehatan terbaik di dunia.

Akos Kiraly selaku director of marketing and recruitment di Lancaster University Leipzig menyatakan bahwa di masa depan, jumlah pelajar Internasional di Jerman akan meningkat, khususnya para pelajar dari negara-negara Uni Eropa. Pada tahun sebelumnya, telah ada 276.122 pelajar Internasional yang memilih Jerman sebagai negara tujuan mereka.

Alasan popularitas Jerman meningkat

Popularitas Jerman meningkat di mata para pelajar
Sumber: coindesk.com

Pada dasarnya, dua negara yang paling banyak diminati oleh para pelajar adalah Amerika Serikat dan Inggris. Sayangnya, kedua negara ini tampaknya mengalami kesulitan dalam menghadapi pandemi COVID-19. Perbatasan-perbatasan di Amerika Serikat masih ditutup dan kebijakan lockdown di Inggris terus dilaksanakan. Tanpa ada tanda kapan akan berakhir.

Di lain sisi, popularitas Jerman semakin meningkat karena sejumlah faktor lainnya. Tidak adanya biaya perkuliahan dan tersedianya program berbahasa Inggris membuah Jerman menjadi negara yang tepat untuk dipilih para pelajar.

Selain program kuliah biasa, banyak juga pelajar yang tertarik untuk mengambil program kuliah daring di Jerman. Hal ini dipertimbangkan karena para pelajar nantinya tak perlu mengajukan visa dan menghabiskan waktu di Jerman, tapi bisa mendapat gelar dari universitas ternama di Jerman. Selain itu, para pelajar juga mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan visa kerja di Jerman.

Jadi, apakah kamu tertarik untuk kuliah di Jerman, Kawan Rantau? Tentu menjadi pengalaman yang cukup menarik, bukan?

Baca juga universitas di Jerman yang menawarkan jurusan filsafat terbaik.

For Your Information

Apa keistimewaan Jerman dalam hadapi COVID-19?

Pandemi COVID-19 memang telah menyebar di berbagai belahan dunia, tak terkecuali di Jerman. Tercatat ada lebih dari 100.000 orang yang terinfeksi COVID-19. Yang mengherankan, tingkat kematian di negara satu ini sangatlah rendah apabila dibandingkan dengan negara-negara tetangga

Apa dampak COVID-19 terhadap rencana studi para pelajar?

Saat ini, Jerman terkenal sebagai salah satu negara yang cepat dan tepat dalam menanggapi COVID-19. Maka dari itu, popularitas dari Jerman pun meningkat di mata pelajar.

Bagaimana Jerman merespons COVID-19?

Baca penjelasan lengkapnya di artikel berikut ini.

Ingin mengetahui cerita lain di Berlin?