Perkenalkan Yosandre Wira: Menempuh S1, S2, dan Pekerjaan Logistik di China.

Halo teman-teman Anak Rantau! Hari ini kita ingin mengenalkanmu kepada Yosandre.

1. Ceritakan awalnya bagaimana lu studi ke luar negeri?

Pertama awalnya berangkat ke China itu sebenernya unexpected, karena sebetulnya sebelum ke China gw udah berdomisili di Singapore (buat SMA) dan udah planning untuk lanjut kuliah disitu. Tetapi karena ada masalah terkait Permanent residence gw, makanya student permit gw gak di approve. Singkat cerita, akhirnya gw cari negara lain untuk kuliah, dan end up di China. 


2. Ceritakan jurusan/pekerjaan yang lu tempuh di luar negeri?

Total durasi gw selama di Suzhou, China udah 6,5 tahun. Dari kuliah bahasa sampai selesai S2 lalu kerja. Pada saat S1 gw ambil International Business Management (IBM) di Global Institute of Software Engineering, dan waktu S2 gw specialize di operations and supply chain di Xian Jiaotong Liverpool University. Waktu itu juga gw sempet Internship di Robert Walters Ltd sebagai associate consultant & full time employer di Pacific Coffee China sebagai Logistic staff.


3. Ceritakan tantangan terbesar / culture shock ketika di luar negeri?

Tantangan terbesar saat pindah ke China adalah ketika baru pertama pindah dan gak bisa ngomong mandarin sama sekali. Unlike di kota-kota maju lain, orang-orang di kota sebesar Shanghai pun masih gak banyak yang bisa ngomong bahasa Inggris. Jadi saran untuk yg lain, lebih baik untuk ambil basic Chinese course dulu sebelum pindah ke China. Kalau dari segi penduduk lokal nya, mungkin untuk pertama kali mereka akan terkesan kasar, karena logat bicaranya atau nadanya yg suka teriak-teriak (dibanding orang Indo kalau ngomong halus banget). Tetapi that’s just how their culture is. 


4. Ceritakan perubahan individu yang lu alami ketika di luar negeri?

Selama beberapa tahun ngerantau keluar negeri, kalian akan lebih terbiasa utk tinggal mandiri. Hidup di luar negeri itu seperti dikasih kepercayaan sama orang tua, mau ngapain aja bebas, asal harus selalu inget tujuan awalnya berangkat itu untuk apa. Personally, gw menjadi orang yang lebih bersih dan teratur. Selain itu gw juga belajar untuk lebih bisa mengekspresikan pendapat atau opini ke orang lain tanpa harus ditutup-tutupin. 


5. Bagaimana rasanya ketika balik ke Indonesia?

Ketika balik ke Indo, yang pertama pasti dirasain adalah weather nya; lembab banget dan panas. Terkait kerjaan, gw ngerasa kalau orang Indo lebih gak enakan hati untuk mengungkapkan pendapat. Saat dulu gw kerja di luar, mereka lebih bisa mengungkapkan opini dengan tegas dan apa adanya.


6. Ada pesan untuk pembaca yang ingin merantau ke luar negeri?

Buat pembaca yang ingin merantau ke luar negeri, it will be a rewarding experience, untuk tinggal jauh dari keluarga dan beradaptasi di lingkungan baru yang gak kamu kenal. Semasa lagi ngerantau, coba lah untuk lebih meng-embrace culture mereka, jangan stay di zona nyaman dan hanya mau ketemu sama pelajar Indo yang lain. Ketika kita udah lebih embrace culture lain diluar, akan ada banyak yang bisa kita pelajari dan kita bandingkan dengan culture kita sendiri di Indo. Ini akan membuat kamu jadi orang yang lebih berwawasan dan open-minded ketika nantinya pulang kembali ke Indonesia.

Submission: Profil Rantau dibangun oleh rekomendasi komunitas Anak Rantau; jadi bila kamu mengetahui seseorang yang dapat berbagi pengalaman hidup di luar negeri, tolong beritahu kita di sini.