fbpx

Penurunan Jumlah Pelajar Internasional yang Datang ke Belanda Tahun 2020

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Immigration and Naturalisation Service, terdapat penurunan jumlah pelajar internasional yang datang ke Belanda sebanyak 50%. Salah satu penyebab utamanya tentu saja dampak dari COVID-19.

Laporan terbaru

Penurunan pelajar internasional Belanda
Sumber: dabangasudan.org

Berdasarkan laporan dari DutchNews, selama tujuh bulan pertama tahun 2020, IND memproses 8.440 aplikasi untuk pengajuan visa pelajar. Jumlah tersebut menurun dari angka yang tercapai pada tahun sebelumnya. Pada tahun 2019, dalam jangka waktu yang sama, IND menerima sekitar 14.350 aplikasi pendaftaran.

Meskipun demikian, para pimpinan universitas di Belanda menampik terdapat penurunan jumlah pelajar internasional. Dilansir dari The PIE News, terungkap bahwa jumlah pelajar internasional yang mendaftar di universitas Belanda meningkat.

“Tahun ini, pengajuan visa datang lebih lambat dan dalam jumlah yang lebih sedikit,” ujar Jacqueline Neumann yang bekerja sebagai bagian dari Tim Bisnis IND.

“Saya rasa, sekarang ini kami telah menerima 50-70% dari jumlah pendaftar secara normal. Institusi pendidikan yang ada di Belanda sendiri terus mengupayakan supaya mereka mampu menawarkan pendidikan yang terbaik. Tentunya, hal ini bergantung pada aturan yang dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan Belanda.”

“Pada akhirnya, hal tersebut menjadi faktor penentu bagi pelajar internasiona: bisakah saya mendapat visa? Bisakah saya pergi ke Belanda? Dan apakah program yang saya inginkan akan tetap dibuka? Ketidakpastian tersebut lah yang membuat jumlah pengajuan visa menurun.”

Penjelasan dari pihak universitas

Penurunan pelajar internasional Belanda
Sumber: student.uva.nl

Pada dasarnya, pihak universitas di Belanda menyatakan bahwa terdapat penjelasan lain mengapa jumlah pelajar yang mengajukan visa menurun. Akan tetapi di lain sisi, jumlah pelajar internasional pada dasarnya tetap meningkat.

Han van Dissel, dekan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, University of Amsterdam menyatakan bahwa pihaknya mengalami kenaikan jumlah pelajar internasional dibandingkan tahun lalu.

“Tahun lalu, terdapat sekitar 60% pelajar internasional di jenjang sarjana. Tahun ini, diperkirakan jumlahnya tetap sama. Perbedaan besarnya adalah, sekitar setengah dari jumlah tersebut tetap berada di rumah dan menjalani program perkuliahan secara daring,”jelas van Dissel.

Menurut van Dissel, para pelajar ini tidak mengajukan izin tinggal ke IND. Untuk menyatakan bahwa apakah mereka akan segera datang ke Amsterdam untuk menjalani perkuliahan dapat dibilang masih terlalu cepat untuk disimpulkan. Yang pasti, selama ketidakpastian akibat COVID-19 masih memberikan dampak, maka kedatangan pelajar internasional ke Belanda masih belum dapat diperkirakan.

Menurut Bertyl Lankhaar, selaku juru bicara dari University of Twente, menyatakan bahwa jumlah dari pelajar internasional yang mendaftar di universitas yang ada di Belanda masih menjadi data yang sangat kompleks. Belum ada hasil akhir mengenai himpunan data tersebut.

Akan tetapi, tidak dapat dipungkiri memang terdapat penurunan jumlah pelajar internasional di Belanda untuk jenjang magister. Berdasarkan data yang ada, Lankhaar mengungkap bahwa jumlah pendaftar dari Uni Eropa maupun luar Uni Eropa untuk program magister mengalami penurunan hingga 50%. Faktor utama penyebab penurunan ini tentu saja akibat pandemi COVID-19.

Baca juga minat pelajar internasional untuk melanjutkan studi ke Inggris penurunan.

For Your Information

Bagaimana kondisi pelajar internasional di Belanda?

Terdapat penurunan jumlah pelajar internasional yang datang ke Belanda sebanyak 50%.

Mengapa terjadi penurunan jumlah pelajar internasional ke Belanda?

Tentu hal ini disebabkan oleh pandemi COVID-19.

Apakah jumlah pelajar internasional yang mendaftar di universitas Belanda ikut menurun?

Tidak, Kawan Rantau. Baca informasi lengkapnya di artikel berikut ini.

Ingin mengetahui cerita lain di Amsterdam?