fbpx

Pelajar Internasional Terancam Harus Meninggalkan Amerika Serikat

Pelajar internasional yang sedang menempuh studi di Amerika Serikat terancam harus meninggalkan negara tersebut atau harus menghadapi risiko deportasi apabila universitas mereka memberlakukan perkuliahan secara daring. Hal ini diumumkan oleh Immigration and Custome Enforcement pada Senin (06/07/2020).

Langkah ini tentu memberikan dampak bagi ribuan pelajar internasional yang datang ke Amerika Serikat untuk melanjutkan studi di universitas, maupun mengikuti program pelathan di sana.

Banyak universitas yang memberlakukan perkuliahan daring

Sumber: koreatimes.co.kr

Akibat dari pandemi COVID-19, sejumlah universitas di Amerika Serikat memutuskan untuk mengganti perkuliahan menjadi perkuliahan daring. Sebagai contoh, Harvard University memerintahkan seluruh perkuliahan dilaksanakan secarang, bahkan bagi para pelajar yang tinggal di kampus.

“Ada banyak sekali ketidakpastian. Hal ini membuat saya frustrasi,” ujar Valeria Mendiola, siswa pascasarjana di Harvard Kennedy School. “Apabila saya harus kembali ke Meksiko, saya bisa kembali. Akan tetapi, banyak pelajar internasional yang tidak bisa kembali ke negara asalnya.”

Berdasarkan rilis dari ICE, pelajar yang merupakan pemegang visa tertentu tidak akan bisa mengambil perkuliahan daring secara sepenuhnya dan tinggal di Amerika Serikat.

The U.S. Department State tidak akan mengeluarkan visa bagi pelajar yang terdaftar di sekolah atau program yang melaksanakan perkuliahan daring secara penuh. Akan tetapi, akan terdapat pengecualian bagi universitas yang melaksanakan metode pengajaran secara hybrid, campuran perkuliahan daring dan tatap muka.

Permasalahan yang jadi lebih kompleks

Sumber: unsplash.com

Tentunya, keputusan dari Pemerintah Amerika Serikat ini menimbulkan concern bagi sejumlah pihak. Apabila memang para pelajar terancam harus meninggalkan Amerika Serikat, hal tersebut tidak akan mudah dilaksanakan. Pasalnya, banyak negara yang memberlakukan pelarangan perjalanan. Otomatis, para pelajar internasional tidak bisa kembali ke negara asalnya.

Kemudian, pemberlakuan kebijakan ini akan menambah ketidakpastian bagi para pelajar internasional. Kemungkinan besar, para pelajar internasional akan lebih memilih untuk mendaftarkan diri di universitas di negara lain selain Amerika Serikat.

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, pengecualian yang diberikan adalah bagi para pelajar yang menjalani pembelajaran hybrid. Apabila kamu bermaksud untuk mengajukan aplikasi visa untuk semester ini, pastikan terlebih dahulu bahwa universitas tujuanmu mengadopsi pembelajaran hybrid untuk semester gugur.

Baca juga alasan mengapa banyak pelajar internasional lebih memilih untuk belajar di Kanada dibandingkan Amerika Serikat.

For Your Information

Apa permasalahan yang dihadapi pelajar internasional di Amerika Serikat?

Para pelajar internasional terancam harus meninggalkan Amerika Serikat.

Mengapa pelajar internasional harus meninggalkan Amerika Serikat?

Baca pembahasan kami melalui artikel berikut ini.

Ingin mengetahui cerita lain di Boston?