fbpx

Pelajar Internasional di Selandia Baru Berisiko Kehilangan Visa

Pemegang visa pelajar internasional di Selandia Baru berisiko kehilangan status mereka karena perbatasan negara ditutup untuk hampir semua orang asing dan aplikasi untuk visa pelajar ditangguhkan sementara. Hal ini membuat pelajar internasional kembali ke Selandia Baru semakin tidak pasti.

Menurut The Indian Weekender, lebih dari 1.700 siswa internasional yang masih berada di luar negeri dan negara asal telah kehilangan status visa mereka pada Agustus 2020.

Jumlah tersebut termasuk pemegang visa pelajar dalam kategori yang berbeda, yakni studi bahasa Inggris, pertukaran pelajar, pembayaran penuh biaya, jalur dan pemegang beasiswa. Menurut Imigrasi Selandia Baru, Badan pemerintah mengungkapkan bahwa pada 23 Agustus 2020 terdapat 5.182 siswa internasional berada di luar perbatasan Selandia Baru, di mana 1.704 di antaranya kehilangan status visa mereka pada akhir Agustus.

New Zealand. Sumber: Pexels

Badan Imigrasi menambahkan, visa 2.247 pelajar internasional yang saat ini berada di luar negeri akan habis masa berlakunya pada akhir tahun. Jumlah tersebut termasuk mereka yang sebelumnya pernah bepergian ke Selandia Baru dan mereka yang belum pernah bepergian ke negara tersebut.

Bagaimana Nasib Siswa Internasional di New Zealand?

Badan Imigrasi menangguhkan sementara aplikasi untuk visa, termasuk visa pelajar. Peraturan ini berlaku sejak 10 Agustus 2020 hingga tiga bulan ke depan. Menteri Pendidikan Chris Hipkins juga mengatakan bahwa kecil kemungkinan siswa internasional akan diizinkan masuk tahun ini karena COVID-19 “mengamuk di luar negeri”. Selain itu, menurut menteri keuangan New Zealand, Grant Robertson menyatakan bahwa negara butuh waktu untuk membangun fasilitas karantina.

Ilustrasi kuliah daring. Sumber: Pexels

Meski begitu, pelajar internasional yang sudah memiliki visa pelajar dan berada di luar kawasan Selandia Baru tetap bisa belajar secara daring. Dikutip dari situs resmi Imigrasi Selandia Baru, pihaknya menyatakan bahwa pelajar internasional perlu mengajukan visa perjalanan baru ketika perbatasan dibuka kembali. Hal ini berlaku bagi seluruh pengunjung yang ingin datang ke Selandia Baru, baik visa sebelumnya sudah dikonfirmasi atau belum memiliki visa.

Siswa yang memutuskan untuk membatalkan atau menunda rencana studinya harus menghubungi instansi pendidikan terkait. Badan Imigrasi Selandia Baru akan membantu permintaan tersebut.

“Jika aplikasi visa Anda belum diproses, Anda dapat menghubungi kami untuk menariknya. Permintaan pengembalian biaya aplikasi visa akan dipertimbangkan berdasarkan kasus per kasus,” jelasnya.

Berikan Bukti Belajar Online Sebagai Dokumen Pendukung

Ilustrasi belajar di rumah. Sumber: Pexels


Badan Imigrasi menjelaskan pelajar yang berada di luar Selandia Baru tetap dapat belajar secara daring tanpa visa. Setelah batasan perbatasan negara dicabut, siswa dapat memberikan bukti studi online mereka untuk mendukung aplikasi visa mereka.

Mereka yang memilih untuk belajar online di negara asalnya terlebih dahulu masih harus memenuhi persyaratan visa pelajar standar untuk mendapatkan visa pelajar. Persyaratan ini termasuk menjadi siswa berkelakuan baik, memiliki dana yang cukup untuk tinggal, dan memiliki kesehatan dan karakter yang baik.

For Your Information

Bagaimana kasus Covid-19 di Selandia Baru?

Selandia Baru menemukan kembali tiga kasus covid-19 setelah tuntas pada gelombang pertama.

Bagaimana nasib visa pelajar internasional?

Perbatasan negara untuk pengunjung internasional ditutup dan visa ditangguhkan sementara, termasuk visa pelajar. Penangguhan visa berlaku sejak 10 Agustus 2020 hingga tiga bulan ke depan.

Bagaimana jika sudah membuat visa?

Dikutip dari situs resmi Imigrasi Selandia Baru, pihaknya menyatakan bahwa pelajar internasional perlu mengajukan visa perjalanan baru ketika perbatasan dibuka kembali. Hal ini berlaku bagi seluruh pengunjung yang ingin datang ke Selandia Baru, baik visa sebelumnya sudah dikonfirmasi atau belum memiliki visa.

Ingin mengetahui cerita lain di Auckland?