Penting! Panduan Persiapan Pendaftaran Beasiswa AAS Australia 2021

Sekilas Tentang Beasiswa AAS 2021

Ada kabar bahagia, nih buat kamu yang mendambakan kuliah di Australia. Sebuah beasiswa pemerintah nan bergengsi bernama Australia Awards menawarkan kesempatan bagi para calon pemimpin Indonesia di masa depan untuk menjalani perkuliahan, penelitian, dan pengembangan profesional. Bekerjasama dengan 40 kampus ternama di Australia, beasiswa ini siap menampung mahasiswa S2 dan S3 internasional.

Tujuan kerjasama Australia-Indonesia ialah untuk meningkatkan pertumbuhan inklusif dan pekerjaan yang produktif. Untuk mencapainya, maka kemampuan kompetitif warga negara Indonesia harus ditingkatkan melalui penguatan dampak dari sumber daya manusia yang dimiliki oleh Indonesia. Australia Awards scholarships (AAS) terutama mendukung pengembangan manusia untuk mewujudkan masyarakat sehat dan produktif di Indonesia.

Para pendaftar yang lolos seleksi akan diberikan kursus persiapan akademis dan Bahasa Inggris hingga 9 bulan di Indonesia sebelum berangkat ke Australia. Penerima beasiswa harus melalui program persiapan ini dengan nilai memuaskan supaya kuliah di negeri kangguru berjalan lancar tanpa terhalang komunikasi.

Perlu diketahui bahwa beasiswa AAS selalu ditulis dengan tahun awal mula menjadi mahasiswa baru di sana. Misal, pendaftaran beasiswa yang dibuka tahun 2019 akan disebut AAS 2020 karena kuliah dimulai di tahun 2020. Begitupula pendaftaran beasiswa yang dibuka tahun 2020 akan disebut AAS 2021 sesuai tahun keberangkatan.

Bagi kamu yang berminat, sebaiknya siapkan segala berkas sejak setahun sebelum penutupan pendaftaran. Buat langkah kecil terlebih dahulu dengan rajin mengecek informasi terbaru dari sumber resminya. Lalu, belajar teknik wawancara yang baik dan benar melalui internet atau lembaga yang bisa memberikan trik terbaik lolos beasiswa ke luar negeri. Jika masih ragu, segera konsultasi kepada ahli beasiswa.

Tanggal penting

Berikut adalah perkiraan tanggal atau periode waktu untuk Beasiswa AAS 2021 karena informasi resmi memang belum ada. Tulisan ini dibuat saat proses seleksi beasiswa AAS 2020 masih berlangsung. Supaya tidak ketinggalan informasi, lakukan pengecekan rutin ke situs resminya, ya!

1 Februari 2019 : Pendaftaran Beasiswa AAS 2020 dibuka

30 April 2019 : Pendaftaran Beasiswa AAS 2020 ditutup

Juni/Juli 2019 : Pengumuman pendaftar beasiswa AAS 2020 yang lolos ke tahap wawancara dan tes IELTS

(ini merupakan pengumuman lolos berkas yang terpilih untuk tahap selanjutnya. Biasanya, pengumuman disampaikan melalui surat elektronik (surel) pribadi)

Juli/Agustus 2019 : Pelaksanaan seleksi beasiswa AAS tahap wawancara dan tes IELTS di beberapa kota terpilih (belum tentu sama dengan pilihan kamu saat mendaftar)

Agustus 2019 : Pengumuman penerima Beasiswa AAS (Australia Awards in Indonesia Long Term Awards)

Sydney

Bagaimana cara mendaftar beasiswa AAS 2021?

1. Pendaftaran Online

Seluruh pelamar wajib mendaftar secara online melalui: https://oasis.dfat.gov.au 

Ketika mendaftar secara daring, kamu juga harus mengunggah seluruh dokumen pendukung ke OASIS, jadi siapkan sebaik mungkin seluruh berkas yang dibutuhkan. Kamu harus jeli memerhatikan bahwa akan ada persyaratan khusus bagi pelamar dari Indonesia yang sudah ditetapkan oleh panitia. Terkadang, ada beberapa perbedaan kecil, maka dari itu bacalah dengan seksama buku panduan untuk pendaftaran pada tahun yang sesuai. Guidebook dapat kamu unduh di situs resmi AAS.

Pada beasiswa ini, pelamar wajib mengisi formulir online di 2 tempat, yaitu OASIS dan sebuah tautan pranala. Sebagai perbandingan, pelamar Beasiswa AAS 2019 dari Indonesia yang mendaftar secara online juga wajib mengisi formulir tambahan melalui pranala yang disediakan. Hal ini sesuai dengan pernyataan tertulis pada website maupun dokumen resmi AAS bahwa setiap pelamar beasiswa ini juga wajib melengkapi hal-hal tambahan yang berbeda-beda antar negara. Formulir tambahan ini sering disebut dengan istilah “global alumni form” atau “cognito form”. Di antara dua pilihan, pendaftar cukup melengkapi satu jenis saja.

Kuliah ke luar negeri memang membutuhkan tenaga ekstra dalam pengumpulan dokumen. Maka dari itu, kurangi waktu santaimu! Segera lengkapi bundel dan kumpulkan sebelum tenggang waktu. Pasalnya, OASIS selaku situs resmi pendaftaran online diperkirakan akan kebanjiran pengguna pada hari-hari terakhir pendaftaran, sehingga mengakibatkan situs web menjadi kelebihan kapasitas server. Jangan sampai berkas sudah lengkap, tapi kamu harus menunda mimpi hanya karena gangguan server.

Melbourne

2. Pendaftaran Offline

Kamu juga dapat mendaftar secara offline apabila terkendala menggunakan OASIS dan formulir tambahan. Kamu dapat mengirimkan berkas yang dicetak (hardcopy) melalui pos ke Australia Award Office. Kirimanmu harus sampai di lokasi paling lambat hari terakhir pendaftaran. Berhubung risikonya lebih tinggi, cobalah untuk aktif bertanya ke panitia melalui surel longtermawards@australiaawardsindonesia.org sesegera mungkin.

Dewan juri akan menilai pendaftar beasiswa AAS (Australia Awards in Indonesia Long Term Awards) berdasarkan kualitas pribadi dan profesionalnyakompetensi akademik, serta potensi untuk memberikan dampak pada kemajuan Indonesia. Sebenarnya, hal itu merupakan standar penilaian yang berlaku di beasiswa manapun. Supaya lebih menonjol, perbaiki pengalaman kerja dan pengabdianmu di masyarakat sejak sekarang.

Beasiswa pemerintah Australia ini membuka kesempatan untuk semua latar belakang. Pun, beasiswa ini juga dapat diikuti oleh penyandang disabilitas dan penduduk daerah tertentu (Geographic Focus Areas), yang mencakup Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara. Perlu diingat bahwa Geographic Focus Areas dapat berubah sewaktu-waktu. Panitia juga siap memberikan bantuan sebelum pendaftaran ditutup, seperti misalnya pelatihan bahasa Inggris dan penyusunan berkas pendaftaran bagi mereka yang memerlukan.

Beasiswa S2 dan S3 dari Australia

Beasiswa Australia Awards Indonesia tersedia untuk meraih gelar Master degree (S2) dan Doctorate Degree (phD). Sehubungan kamu dituntut untuk menyumbangkan kontribusi keilmuan pasca kuliah, maka pastikan program studi yang dipilih masuk dalam prioritas Beasiswa AAS. Prioritasnya terbagi ke dalam tiga golongan, yaitu Lembaga dan Infrastruktur Perekonomian yang Efektif, Pengembangan Manusia untuk untuk Masyarakat Produktif dan Sehat, lalu terakhir Masyarakat Inklusif Melalui Pemerintahan yang Efektif.

Demi menjalani kuliah di Australia tanpa beban, maka bacalah dengan teliti senarai yang dapat kamu lakukan selama menuntut ilmu di sana. Berikut panduannya:

Master Degree Courses

  • Durasi maksimum 2 tahun.
  • Penerima dapat mencapai gelarnya melalui coursework (full kuliah), research (penelitian/tesis), atau kombinasi (Masters by Research).
  • Masters by research atau kuliah sambil penelitian hanya akan diberikan pada pendaftar yang memang membutuhkan keterampilan riset ketika lulus kelak. Biasanya, itu dilakukan oleh seseorang yang memilih prospek karier sebagai peneliti atau akademisi.
  • Jika ingin meraih Masters by research, maka sebaiknya sudah memiliki penyelia di universitas tujuan. Pihak kampus sudah melampirkan nama-nama staf yang dapat menjadi calon supervisor yang dapat dilihat melalui situs web. Penetapannya berdasarkan minat riset dan kontaklah melalui email sebagai bukti korespondensi. Pada bagian ini, pendaftar juga harus memberikan bukti penelitian yang sudah pernah dilakukan dengan rangkuman hasil penelitiannya sebagai bahan pertimbangan pada proses seleksi beasiswa ini.
  • Boleh ambil Double Master degrees asalkan memang sudah ditawarkan sepaket oleh universitas tujuan dan dapat diraih dalam waktu maksimum 2 tahun.

Doctorate Degree (PhD) Program

  • Durasi maksimum 4 tahun.
  • Untuk meraih PhD di Australia dengan Beasiswa AAS harus tunduk pada persetujuan pemerintah Indonesia. Normalnya, persetujuan pasti diberikan jika pelamar sudah atau disiapkan untuk menduduki posisi senior di bidang penelitian di Indonesia.
  • Sehubungan program ini menekankan penelitian sebagai basis, maka sebaiknya sudah punya penyelia favorit di universitas tujuan. Website masing-masing kampus sudah menyediakan informasi mengenai minat riset utama beserta nama-nama staf yang dapat menjadi calon supervisor. Pendaftar juga harus memberikan bukti penelitian serta korespondensi sebagai syarat utama pada seleksi beasiswa.
  • Sangat disarankan untuk memiliki surat dukungan dari universitas tujuan terkait bidang studi yang diminati.

Kuota Beasiswa Australia Awards Indonesia

  • Hingga 70% beasiswa akan diberikan pada pelamar dari Targeted Category (area geografis tertentu, mitra kedutaan, atau lembaga pemerintah pusat);
  • Hingga 30% beasiswa akan diberikan pada pelamar dari area geografis tertentu, yaitu pelamar dari: Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara;
  • 85% beasiswa untuk Masters level dan 15% beasiswa untuk PhD level.
  • Penerima beasiswa akan terbagi rata antara pria dan wanita.
  • Kandidat disabilitas atau yang bekerja di lembaga yang menangani orang dengan disabilitas namun memenuhi syarat sangat disarankan untuk mendaftar beasiswa ini.

Ketentuan Umum Pendaftar Beasiswa AAS

  • WNI yang tinggal dan mendaftar dari Indonesia.
  • Tidak menikah atau bertunangan dengan pemegang kewarganegaraan atau pemilik status permanent resident Australia atau Selandia Baru. Hal itu berlaku sejak mendaftar beasiswa ini hingga selesai kuliah dan pulang kembali ke Indonesia.
  • Memenuhi persyaratan Pemerintah Australia sebagai mahasiswa internasional (misalnya, syarat kesehatan dan kepribadian).
  • Tidak sedang mengurus visa tinggal di Australia.
  • Tidak pernah mendapat beasiswa long-term Australia Award lainnya kecuali sudah tinggal di luar Australia selama minimal dua kali masa kuliah sebelumnya (contohnya, jika sebelumnya mendapat beasiswa untuk kuliah di Australia selama 2 tahun maka tidak boleh mendaftar beasiswa Australia Awards lainnya hingga telah tinggal di luar Autralia atau kembali tinggal di Indonesia selama 4 tahun.
  • Memenuhi kriteria khusus yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia.
  • Bukan anggota militer aktif.
  • Memenuhi persyaratan pengurusan visa pelajar.
  • Memenuhi persyaratan masing-masing program studi tujuan.

Pastikan anda sanggup memenuhi hal-hal ini sebelum mulai mendaftar

  • Memilih bidang perkuliahan yang sesuai prioritas pengembangan: Effective economic institutions and infrastructure (PDA 1), Human development for a productive and healthy society (PDA 2), An inclusive society through effective governance (PDA 3).
  • Memiliki IPK minimal 2,9.
  • Untuk pendaftar tingkat Master: memiliki nilai IELTS 5,5 atau TOEFL PBT 525 atau TOEFL IBT 69 atau PTE Academic 42. Tes tersebut harus dilaksanakan dalam 2 tahun terakhir. Tes lain, termasuk TOEFL prediction test tidak akan diterima.
  • Untuk pendaftar PhD: memiliki nilai IELTS 6,0 atau TOEFL PBT 550 atau TOEFL IBT 79 atau PTE Academic 50. Tes tersebut harus dilaksanakan dalam 2 tahun terakhir. Tes lain, termasuk TOEFL prediction test tidak akan diterima.
  • Untuk pendaftar dari area geografis tertentu (Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara) atau disabilitas: memiliki IPK minimal 2,75 dan nilai IELTS 5,0 atau TOEFL PBT 500 atau TOEFL IBT 59 atau PTE Academic 36. Tes tersebut harus dilaksanakan dalam kurun waktu 2 tahun terakhir. Tes lain, termasuk TOEFL prediction test tidak akan diterima.
  • Sertakan rincian tempat tes bahasa Inggris untuk keperluan verifikasi hasil tes kemampuan bahasa Inggris.
  • Sertakan setidaknya 1 lembar salinan asli hasil tes kemampuan bahasa Inggris.
  • Sudah bergelar S1 jika mendaftar Master. Lalu sudah bergelar Master jika mendaftar PhD.
  • Mengisi seluruh pertanyaan yang relevan di formulir pendaftaran.
  • Menyisihkan waktu untuk menjalani pelatihan English for Academic Purposes (EAP) di Indonesia jika dinyatakan menerima beasiswa ini. Pelatihan dilaksanakan secara full-time setiap Senin-Jumat, jam 08.00 hingga 16.00.

Tips Pengisian Formulir dan Pendaftaran Online Beasiswa AAS

  • Ketika registrasi online OASIS, akan ada pertanyaan yang terkait “academic qualifications”. Bagi pendaftar beasiswa S2, isilah dari SMA atau Diploma 1/2/3, baru kemudian diploma 4 atau S1. Selanjutnya, bagi pendaftar beasiswa S3, mulailah dari diploma atau S1. Cantumkan tanggal dan bulan yang masuk akal jika kamu lupa awal mula akademik terdahulu.
  • Kamu perlu memasukkan kode CRICOS untuk mengisi program studi tujuan. Cek di google dengan kata kunci: nama course/prodi yang dituju + nama univ + cricos code. Kamu juga dapat mencocokan melalui website cricos di bagian course finder. Jika dirasa digitnya kurang artinya CRICOS code tersebut adalah kode universitas. Akan tetapi, jika jumlah digit terasa pas maka itu adalah kode tepat sesuai dengan program studi.
  • Scan dokumen untuk diunggah berasal dari dokumen asli, bukan fotokopi. Salinan/fotokopi dokumen yang dilegalisir dibawa saat tahap wawancara (hanya bagi yang lolos berkas/shortlisted).
  • Oasis ID yang telah diisi di additional form (cognito atau global alumni) adalah sama dengan AAS applicant number di OASIS.
  • Obtained GPA: Indeks Prestasi (IP) yang diperoleh. Misalnya 3.51. Max GPA: skala IP maksimum. Isilah 4.00 kalau IP maksimumnya 4,00.
  • Latest Post Secondary Certificate & Transcript merupakan ijazah dan transkrip kuliah terakhir. Sementara, Nominating Agency Declaration merupakan surat keterangan dari atasan langsung. Khusus PNS, tersedia form khusus lainnya.

Jangan biarkan mimpimu kuliah di luar negeri menjadi bunga tidur. Semoga kabar bahagia menghampirimu saat pengumuman Beasiswa AAS 2021. Sukses selalu untuk pembaca anak rantau!