fbpx

Optimisme Universitas Inggris Akan Kedatangan Pelajar Internasional

Para pimpinan universitas Inggris menyatakan optimis–dengan kehatian-hatian–akan jalannya semester ke depan. Hal ini dilihat dari hasil laporan universitas yang menyatakan bahwa ratusan mahasiswa telah kembali ke kampus untuk melakukan karantina mandiri. Dengan demikian, dapat dibilang bahwa universitas Inggris cukup optimis menghadapi semester musim gugur karena kedatang para pelajar internasional sekarang ini.

Penurunan jumlah pelajar yang tidak signifikan

Sumber: onestopenglish.com

Dilansir dari The PIE News, Nick Hillman mengaku cukup optimis terhadap jumlah pelajar internasional untuk semester ke depan. Ia pun menyatakan bahwa kemungkinan penurunan jumlah pelajar internasional tidak akan terlalu signifikan.

“Seluruh vice-chancellor yang telah mengobrol dengan saya… mereka terdengar cukup optimis dengan jumlah pelajar internasional,” ujar Hillman.

Kedatangan pelajar Internasional di Inggris

Sejumlah pelajar internasional memang telah datang di kampus-kampus yang ada di Inggris, meskipun jumlah pastinya sulit dikuantifikasi. Hal tersebut disebabkan oleh fleksibilitas dari tanggal dimulainya perkuliahan.

Berdasarkan laporan dari The PIE News, University of Warwick telah kedatangan ratusan pelajar internasional di kampus mereka. Sekarang ini, mereka telah menjalani setengah dari masa karantina mandiri yang harus kamu lakukan sebelum memulai semester yang baru.

“Banyak pelajar lainnya yang telah melakukan karantina mandiri di akomodasi luar kampus. Kami tidak akan tahu detail sepenuhnya, akan tetapi kami yakin hal ini menunjukkan indikator positif,” ujar Peter Dunn, direktur pers dan hubungan media Warwick.

Sedangkan, Swansea University yang berada di Wales, telah melaksanakan meet and greet untuk pelajar internasional yang telah sampai di Bandara Heathrow, London, Inggris.

Pelajar bersedia menjalani program karantina

Sumber: sustainabilityexchange.ac.uk

Berdasarkan survei yang dikeluarkan pada bulan Juli, tiga perempat pelajar internasional menyatakan bersedia untuk menjalani program karantina mandiri apabila itu memungkinkan mereka menjalani perkuliahan di kampus sesegera mungkin.

Meskipun demikian, universitas di Inggris ini telah diperingatkan bahwa situasi sekarang ini masihlah belum stabil.

“Data terbaru dari IDP mengindikasikan bahwa lebih banyak pelajar internasional yang menginginkan memulai perkuliahan pada musim gugur ini dibandingkan pada bulan April. Meskipun demikian, masih banyak hal yang harus diupayakan untuk memastikan rencana para pelajar untuk memilih Inggris sebagai tempat studi mereka,” jelas juru bicara UUK pada The PIE.

UUK menjelaskan bahwa penurunan jumlah pelajar internasional yang besar dapat memberikan dampak yang sangat serius pada keuangan universitas. Pelajar internasional membawa lebih dari 6.9 miliar untuk pendapatan universitas Inggris dari biaya perkuliahan.

Sebelumnya, dikhawatirkan bahwa Inggris akan menghadapi risiko yang cukup tinggi akibat penurunan pelajar internasional. Negara satu ini memang dikenal banyak bergantung terhadap jumlah pelajar internasional yang memilih negara tersebut sebagai negara tujuan.

Keadaan yang sekarang memang masih belum dapat dikatakan aman. Tapi sejauh ini, universitas di Inggris mulai mendapatkan optimisme tersendiri akan jumlah kedatangan pelajar internasional musim gugur ini. 

Baca juga pelajar internasional alami kesulitan untuk masuk ke Inggris.

For Your Information

Apa kabar terbaru dari perkuliahan di Inggris?

Sejumlah universitas mulai optimis akan kedatang para pelajar internasional.

Mengapa kedatangan pelajar internasional penting untuk Inggris?

Karena Inggris termasuk salah satu negara yang bergantung pada jumlah pelajar internasionl tiap tahunnnya

Ingin mengetahui cerita lain di London?