fbpx

Mengulas Erasmus+, Program Pertukaran Pelajar di Eropa

Apakah kamu ingin merasakan tinggal di luar negeri dan belajar bahasa asing di negaranya langsung? Kalau iya, kamu harus mencoba untuk mendaftar Erasmus+, sebuah program pertukaran pelajar di Eropa yang dibiayai oleh Uni Eropa.

Ingin tahu lebih lanjut soal program ini? Mari simak informasinya di bawah ini:

Tentang Erasmus+

Sumber: ec.europa.eu

Erasmus+ merupakan sebuah program pendanaan yang didanai oleh Uni Eropa sejak tahun 1987. Melalui program ini, seorang mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk melakukan pertukaran pelajar atau magang di negara lain selama 3 bulan hingga 12 bulan.

Tujuan diadakannya program ini adalah untuk mendukung peningkatan pendidikan, pelatihan, pemuda, dan juga olahraga di Eropa. Terdapat berbagai kesempatan yang bisa kamu ikuti melalui program ini, mulai dari program pertukaran pelajar, volunteer, pelatihan, hingga magang. Kamu bisa melihatnya secara lengkap di sini.

Awalnya, universitas yang terlibat dalam program ini hanya terbatas di universitas-universitas yang ada di Eropa saja. Akan tetapi, kemudian, kesempatan tersebut pun meluas.

Tujuan khusus program

Sumber: mystudentvoices.com

Program Erasmus+ bertujuan untuk ikut berkontribusi pada Europe 2020 Strategy. Startegi tersebut meningkatkan pertumbuhan, lapangan kerja, kesetaraan sosial, dan juga inklusi. Dengan demikian, ada sejumlah isu khusus yang disasar oleh program ini:

  1. Mengurangi tingkat pengangguran di antara para pemuda
  2. Mempromosikan pembelajaran kedewasaan, khususnya kemampuan baru yang dibutuhkan di pasar pekerja
  3. Mendorong pemuda untuk mengambil bagian dalam demokrasi Eropa
  4. Mendukung inovasi, kerja sama, dan reformasi
  5. Mendorong kerja sama dan pergerakan di antara negara-negara mitra Uni Eropa

Apa yang bisa kamu dapatkan?

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pada dasarnya melalui program Erasmus+ ini, seluruh biaya saat kamu melakukan program akan ditanggung oleh Uni Eropa. Meskipun demikian, memang tidak semua biaya akan ditanggung.

Silakan tanyakan informasi lengkapnya di kantor internasional universitas asalmu.

Apa bahasa yang digunakan?

Sumber: emergingeurope.com

Hampir semua universitas yang terlibat dalam program Erasmus+ membuka program internasional. Jadi, kebanyakan bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa Inggris. Jadi, kamu tidak perlu khawatir kesulitan dalam berbahasa.

Bagaimana cara saya mendaftar?

Berhubung program yang termasuk ke dalam Erasmus+ sangat beragam, kamu harus mencari informasi terlebih dahulu mengenai program ini. Untuk program pertukaran pelajar, tentu menanyakan kemitraan antara universitas asalmu dengan universitas tujuanmu di kantor internasional menjadi penting.

Kemudian, setelah kamu bisa mendapatkan informasi yang kamu butuhkan, kamu bisa segera mempersiapkan pendaftaranmu. Ikuti petunjuk yang ada, dan pada akhirnya kamu bisa berkesempatan untuk mengikuti program ini secara penuh. Kesempatan untuk melakukan program pertukaran pelajar dan didanai oleh Uni Eropa ada di depan mata.

Untuk mendaftar program Erasmus+, setidaknya kamu haruslah berada di tahun kedua di universitas asalmu. Kemudian, jurusan yang kamu ambl setidaknya harus berhubungan dengan jurusan yang kamu ambil sekarang.

Kalau kamu ingin mengetahui program ini lebih lanjut, kamu bisa membaca informasi lengkapnya di sini.

Jadi, bagaimana Kawan Rantau? Apakah kamu tertarik untuk mendaftar di program pertukaran pelajar di Eropa melalui Erasmus+? Mengapa tidak?

Kamu juga bisa membaca tentang UGRAD AMINEF, program pertukaran pelajar di Amerika Serikat.

For Your Information

Apakah bisa melakukan pertukaran pelajar di Eropa?

Dengan adanya program Erasmus+, kamu bisa mendapatkan kesempatan untuk melakukan program pertukaran pelajar di Eropa.

Apakah saya bisa mendaftar program Erasmus+?

Tentu bisa apabila universitas asalmu memiliki perjanjian dengan universitas tujuanmu melalui skema program Erasmus+.

Apa saja syarat pendaftaran program Erasmus+?

Baca artikel ini untuk tahu jawaban lengkapnya ya, Kawan Rantau.

Ingin mengetahui cerita lain di Amsterdam?