fbpx

Menghubungkan Pop Culture dengan Dunia Akademis

Pop Culture atau budaya pop merupakan kumpulan gagasan yang hidup di masyarakat dan memberikan dampak yang nyata. Pada akhirnya, banyak perdebatan yang muncul apakah memungkinkan untuk mempelajari Pop Culture secara akademis?

Well, Kawan Rantau, nyatanya mempelajari Pop Culture di bidang akademis memang memungkinkan. Buktinya banyak course yang ditawarkan di dunia mengambil pembahasan Pop Culture lebih jauh dan spesifik. Berikut merupakan beberapa course, artikel jurnal, dan hasil penelitian yang pernah ada.

Lady Gaga and the Sociology of the Fame

Sumber: harpersbazaar.com

Pada tahun 2010, University of South Carolina mengembangkan sebuah course sosiologi yang didedikasikan khusus untuk mempelajari kehidupan dan karya dari Lady Gaga. Course unik satu ini diajarkan oleh Profesor Mathieu Deflem yang juga merupakan penggemar dari Gaga.

Melalui course ini, para pelajar diajak untuk memahami dimensi sosiologi dari popularitas Lady Gaga. Hal ini berarti mencoba melihat dari sisi strategi bisnis dan pemasaran, peran dari media, budaya, agaman, politik, seksualitas, hingga status dari Kota New York dan Hollywood.

Pada akhirnya, buku dengan judul Lady Gaga and the Sociology of Fame: The Rise of a Pop Star in an Age of Celebrity hadir sebagai salah satu bukti bahwa pembahasan mengenai Lady Gaga bisa dibawa ke tataran akademis.

Sumber: amazon.com

Harry Potter and the Age of Illusion

Sumber: independent.co.uk

Pada tahun 2010, sama dengan munculnya course tentang Lady Gaga, Durham University menawarkan satu course yang membahas lebih jauh karya dari J.K. Rowling, yakni Harry Potter. Course ini merupakan bagian dari program Education Studies di Durham University.

Dalam pembahasannya, siswa akan diajak memahami prejudis, kewarganegaraan, dan perundungan yang terjadi di masyarakat modern. Tentunya dengan mengambil konteks sosial dan budaya yang lebih luas dari Harry Potter.

Media Genres: Media Marvels

SumbeR: tokopedia.id

Pada tahun 2014, University of Baltimore mengumumkan akan membuka course yang membahas seluk-beluk dari dunia Marvel. Iya, para siswa akan diajak untuk memahami karakter-karakter Marvel seperti Iron Man, Captain America, dan juga Thor.

Course ini akan melihat bahwa serial Marvel ini pada dasarnya berkontribusi terhadap budaya modern. Kemunculan dari The Guardian of Galaxy memberikan dampak terhadap film mengenai superhero secara umum.

Big Hit Entertainment and Blockbuster Band BTS: K-Pop Goes Global

SumbeR: tribunnews.com

Melalui Harvard Business School (HBS) Case Collection, Anita Elberse dan Lizzy Woodham membahas keberhasilan dari BTS sebagai salah satu fenomena luar biasa di bidang industri musik. Hal ini melibatkan analisis mengenai peran dari Big Hit sebagai agensi dari BTS.

Jelas pembahasan mengenai BTS bukan sekadar tentang idol group, tapi juga pengaruhnya di bidang ekonomi dan budaya. Tak heran apabila pembahasan mengenai BTS bisa masuk dalam pembahasan sekolah bisnis nomer satu di dunia ini.

Pada akhirnya, keberadaan pop culture akan terus relevan untuk dibahas dalam dunia akdemis. Sebuah pengaruh bisa hadir dari mana saja, termasuk dari keberadaan para tokoh maupun selebritas dunia.

Baca juga perkembangan Korean Wave di bidang literatur dan akademis.

For Your Information

Apa itu pop culture?

Pop Culture atau budaya pop merupakan kumpulan gagasan yang hidup di masyarakat dan memberikan dampak yang nyata.

Apakah memungkinkan untuk mempelajari pop culture di tataran akademis?

Baca pembahasa kami melalui artikel berikut ini.

Ingin mengetahui cerita lain di Boston?