fbpx

Mahasiswa PhD Diizinkan Masuk Selandia Baru Pada November 2020

Pemerintah Selandia Baru telah mengumumkan bahwa pihaknya akan mengizinkan 250 pelajar internasional untuk masuk negaranya. Kemungkinan, gelombang pertama mahasiswa yang masuk ke Selandia Baru adalah para mahasiswa PhD yang akan datang pada November 2020. 

Waktu kedatangan dari para mahasiswa ini nantinya menyesuaikan ketersediaan tempat di fasilitas isolasi dan karantina yang dikelola oleh pemerintah.

“Pengecualian ini pada dasarnya merupakan hasil keputusan yang mengakui peran penting dari sektor pendidikan internasional terhadap perkembangan Selandia Baru,” ujar Menteri Pendidikan, Chris Hipkins.

Hipkins menekankan bahwa sebagai permulaan, mahasiswa PhD serta S2 lah yang akan diperbolehkan masuk ke Selandia Baru. Khususnya, bagi mereka yang memang harus berada di Selandia Baru untuk menyelesaikan studi mereka.

Persyaratan masuk

Sumber: ucol.an.nz

Kriteria kunci bagi pelajar internasional yang boleh masuk ke Selandia Baru adalah, mereka terdaftar di program PhD. Kemudian, persyaratan lainnya adalah, kebutuhan bagi para mahasiswa ini untuk melakukan praktik, seperti program kedokteran, kedokteran hewan, teknik, dan juga agrikultur. Tentunya, program-program tersebut tidak dapat serta-merta dilakukan secara jarak jauh.

Apabila nanti kuota 250 orang belum terpenuhi oleh mahasiswa PhD, maka para mahasiswa S2 dengan kategori yang sama akan disilakan untuk mengisi kuota tersebut.

Dalam hal ini, Kementerian Pendidikan bekerja sama dengan Organisasi Pendidikan Tersier dan Imigrasi Selandia Baru untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan para mahasiswa yang layak masuk ke Selandia Baru.

Mekanisme kedatangan dan karantina

Sebelum diterima masuk ke Selandia Baru, para mahasiswa nantinya akan menjalani masa karantina selama 14 hari di fasilitas yang tersedia. Kemudian, mereka juga harus menjalani serangkaian tes COVID-19 pada saat kedatangan.

Hipkins menjelaskan bahwa pendekatan pemerintah memang cukup pragmatis. Akan tetapi, mereka akan berusaha untuk mengedepankan kehati-hatian ketika menyilakan para pelajar internasional untuk masuk kembali.

Sumber: aut.ac.nz

“Memperbolehkan para pelajar untuk masuk ke Selandia Baru merupakan langkah yang tepat dalam sektor pendidikan internasional. Pemerintah akan terus meninjau kemungkinan pengecualian perbatasan lainnya apabila aman untuk dilakukan,” ujar Hipkins.

“Para mahasiswa PhD dan pascasarjana internasional telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penelitian kami dan juga sistem inovasi. Kemudian, mereka juga meningkatkan reputasi dan tingkat kompetisi global dari institusi yang ada di Selandia Baru,” tambah Hipkinis.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Selandia Baru, Grant Robertson menyatakan bahwa kemungkinan pelajar internasional tidak akan bisa kembali ke Selandia Baru pada tahun 2020.

Pemerintah pun menyadari bahwa sejumlah universitas dan institusi pendidikan tinggi di Selandia Baru akan kecewa terhadap keputusan tersebut.

“Pemerintah akan meninjau lebih jauh kemungkinan pengecualian perbatas, apabila memang aman untuk dilakukan,” ujar Menteri Pendidikan, Chris Hipkins.

Baca juga hasil survei yang menyatakan bahwa Selandia Baru jadi negara yang paling diminati oleh pelajar internasional.

For Your Information

Apakah pelajar internasional dapat kembali ke Selandia Baru?

Bisa, Kawan Rantau. Akan tetapi, mahasiswa PhD dan pascasarjana yang lebih dulu diprioritaskan.

Apa saja persyaratan untuk bisa masuk kembali ke Selandia Baru?

Temukan jawaban lengkapnya di artikel ini.

Ingin mengetahui cerita lain di Wellington?