fbpx

Kutaisi International University, Georgia, Siap Terima Mahasiswa Pertama

Kutaisi International University merupakan universitas pertama yang didirikan setelah Georgia merdeka. Kali ini, KIU telah bersiap untuk menerima mahasiswa baru pertama kalinya. Para pimpinan dari KIU mengharapkan bawa universitas ini bisa menjadi pusat teknologi dan inovasi baru di Georgia sembari merangkul internasionalisme.

Pendirian Kutaisi International University di Georgia

Wolfgang A. Hermann. Sumber: tum.de

Pada dasarnya, Kutaisi International University ini berhasil berdiri atas kerja sama yang terjalin dengan Technical University of Munich. Kemudian, pendirian universitas ini juga didukung oleh bantuan dana dari Cartu Foundation. Cartu Foundation sendiri merupakan yayasan yang dikelola oleh salah seorang milyuner dan mantan Perdana Menteri Georgia, Bidzina Ivanishvili. 

KIU terletak di Kota Kutaisi yang berada sekitar 200 km ke arah barat dari ibu kota Georgia, Tbilisi.

“Konsep panduan dari KIU adalah untuk menghubungkan bakat lokal dan internasional untuk menjadi Kutaisi sebagai pusat ilmu pengetahuan dan kewirausahaan di Georgia. Pada akhirnya, KIU dapat berkontribusi pada negara dan masa depan ekonomi,” ujar Wolfgang A. Hermann, mantan rektor dari TUM dan sekarang menjabat sebagai rektor pertama KIU.

“Aliansi dengan TUM dapat membuka horizon baru, khususnya di bidang ilmu pengetahuan dan teknik untuk menciptakan industri baru di Kawasan Kaukasia. KIU kan berupaya untuk menemukan titik temu dari sains, teknik, dan juga humaniora,” tambah Hermann.

Peran TUM

Dalam pendirian dari KIU ini, TUM membantu KIU dalam mengembangkan model operasional dan juga konten dari masing-masing materi perkuliahan. Untuk tahun ini, terdapat delapan profesor Jerman dari TUM yang akan bergabung menjadi staf. Nantinya, perkuliahan di KIU akan ditawarkan dalam bahasa Georgia dan Inggris.

Kemudian, KIU sekarang ini juga sedang melakukan kerja sama dengan British Council. Nantinya, KIU juga akan berpartisipasi dengan sejumlah program pertukaran pelajar seperti Erasmus+, Fullbright, dan juga DAAD.

Sebagai universitas baru, KIU tetap percaya bahwa akan banyak pelajar internasional yang akan memilih KUI. Sampai sekarang, meskipun terdampak COVID-19, KIU terus aktif melakukan perekrutan pelajar internasional dari berbagai negara.

Dilansir dari National Statistics Office of Georgia, terdapat lebih dari 13.000 pelajar internasional yang memilih untuk melanjutkan studi di Georgia pada tahun 2019-2020. Dengan demikian, Georgia bisa menjadi negara pilihan kamu, Kawan Rantau

Tentang Kutaisi International University

Sumber: thepienews.com

Sebagai universitas pertama yang didirikan setelah merdeka, tentu KIU akan membawa semangat baru dalam pembelajaran dan penelitian yang ada. Universitas satu ini menawarkan berbagai program, mulai dari kejuruan, sarjana, pascasarjana, dan lainnya. Salah satu tujuan utama dari KIU adalah menghasilkan lulusan yang siap kerja dan dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di Georgia.

Sejumlah jurusan yang ditawarkan di KIU adalah, manajemen, matematika, dan ilmu komputer.

Nah, itulah pembahasan mengenai KIU, Kawan Rantau. Bagaimana menurut kamu mengenai universitas terbaru di Georgia ini? Apakah menarik perhatianmu?

Baca juga MUST Faculty of Medicine, sekolah kedokteran pertama yang ada di Makau.

For Your Information

Apa itu Kutaisi International University?

Kutaisi International University merupakan universitas pertama yang didirikan setelah Georgia merdeka.

Apa keistimewaan dari Kutaisi International University?

Temukan jawaban lengkapnya di artikel ini.

Ingin mengetahui cerita lain di Tbilisi?