fbpx

King’s College London: Kolaborasi Semua Bidang untuk Tanggulangi COVID-19

Bagi para praktisi kesehatan, dalam menghadapi pandemi seperti COVID-19, isu kesehatan bukan lagi sekadar tentang isu kedokteran dan pengobatan penyakit. Menurut Dr. Ann Kelly, Associate Professor di King’s College London, dibandingkan dengan Ebola, COVID-19 jauh lebih berbahaya. Maka dari itu, seluruh pihak, baik organisasi kesehatan maupun pemerintah harus menyadari COVID-19 bukan sekadar tentang penyembuhan penyakit.

Kolaborasi semua bidang

Sumber: csp.org.uk

Pandemi COVID-19 memang tak dapat dipungkiri telah memberikan dampak yang besar. Berbagai faktor pun mempengaruhi, termasuk faktor geografi dan politik. Maka dari itu, pandemi COVID-19 ini membutuhkan kolaborasi dari berbagai bidang untuk menanggulanginya.

Pada dasarnya, tak ada penyakit yang bisa secara efektif ditanggulangi tanpa partisipasi aktif dari pihak yang terdampak. Kebutuhan akan dukungan publik, baik untuk kesehatan hingga penelitian menjadi sangat penting.

“Untuk melakukan penelitian di tengah tantangan pandemi seperti ini, kita membutuhkan kolaborasi yang maksimal antara pemerintah, perusahaan, dan juga data,”terang Dr. Kelly.

“Kebutuhan akan data terbuka memang telah jelas, akan tetapi kolaborasi dari berbagai bidang belum pernah terjadi sebelumnya. Untuk menjamin jalannya penelitian, harus ada pemahaman bagaimana kemitraan dari berbagai pihak dapat berjalan meski terdapat perbedaan sumber daya dan kapasitas.”

Di sisi lain, kesadaran penduduk mengenai pembatasan sosial da juga swakarantina menjadi penting untuk terus dilakukan. Tanpa adanya kesadaran tersebut, maka usaha pemerintah dan tenaga kesehatan dapat menjadi percuma.

Pentingnya ilmu sosial

Sumber: en.wikipedia.org

Dalam menanggulangi COVID-19, memang dibutuhkan kolaborasi di berbagai bidang. Penemuan akan vaksin memang membutuhkan ilmu alam dan kesehatan. Akan tetapi, ilmu sosial juga memiliki peran tersendiri.

Ketika terjadi krisis seperti ini, maka analisis kritis sebagai dasar mengambil kebijakan politik sangat dibutuhkan. Seluruh pemerintah di dunia berlomba dengan waktu dan kekuatan virus untuk memutuskan kebijakan seperti apa yang harus diambil demi keselamatan warganya.

Maka dari itu, di fakultas kedokteran King’s College London, para mahasiswa akan mempelajari pendekatan interdisiplin, mulai dari epidemiologi, demografi, antropologi, dan juga psikologi. Hal ini ditujukan untuk memberikan pemahaman bahwa masalah kesehatan bukan hanya tentang pengobatan penyakit.

Dengan demikian jelas bahwa kolaborasi dari berbagai pihak sangatlah dibutuhkan di tengah kondisi seperti ini. Maka dari itu, kita harus tetap berusaha sebaik mungkin untuk mendukung kebijakan untuk menanggulangi pandemi ini.

Baca juga panduan kesehatan mental untuk hadapi COVID-19. Jangan terlalu stres ya, Kawan Rantau!

For Your Information

Apa yang harus dilakukan untuk menanggulangi COVID-19?

Kolaborasi di semua bidang menjadi salah satu jawabannya.

Apa pentingnya ilmu sosial dalam menanggulangi dampak COVID-19?

Baca artikel ini untuk tahu jawaban lengkapnya.

Ingin mengetahui cerita lain di London?